By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Maba FTIK Gelar Aksi Bawakan 3 Tuntutan di PBAK UIN Walisongo 2026
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN Walisongo

Maba FTIK Gelar Aksi Bawakan 3 Tuntutan di PBAK UIN Walisongo 2026

Maba UIN Walisongo Gelar Aksi menuntut persoalan pendidikan hingga perampasan wilayah adat pada PBAK 2026

Last updated: 20 Agustus 2026 7:40 am
Dinda Alfiani
Published: 20 Agustus 2026
Share
SHARE
maba uin walisongo, ftik uin walisongo, pbak 2026, pbak uin walisongo, uin walisongo
Mahasiswa baru FTIK UIN Walisongo adakan aksi orasi pada PBAK 2026 hari ke dua di depan landmark, (Rabu, 19/8/2026). (Syifa/Amanat).

Amanat.id- Mahasiswa baru Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo melaksanakan aksi orasi pada hari kedua pelaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 di depan landmark, Rabu (19/8/2026).

Mahasiswa baru FTIK menyampaikan tiga isu utama dalam aksi tersebut:

1. Menuntut berbagai persoalan yang terjadi dalam pendidikan di Indonesia mulai dari akses, infrastruktur, komersialisasi, serta kasus kekerasan seksual yang terjadi dalam dunia pendidikan

2. Menuntut pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menghentikan kriminalisasi terhdap aktivis, mahasiswa, jurnalis, pembela Hak Asasi Manusia (HAM), serta masyarakat dalam menyuarakan hak konstitusinya.

3. Mendesak pemerintah untuk menghentikan perampasan wilayah serta menjamin hak-hak masyarakat adat.

Koordinator lapangan aksi tersebut, Muslih Afina menyebutkan tiga isu utama tersebut merupakan tuntutan yang perlu disuarakan karena melenceng dari koridor demokrasi.

“Kami menilai persoalan tersebut sudah melenceng dari koridor demokrasi serta kepentingan rakyat sehingga kami harus segera menyuarakannya agar persoalan tersebut tidak membusuk semakin lama,” ujarnya.

Ia menjelaskan aksi tersebut merupakan simbol kegelisahan terhadap berbagai isu yang terjadi.

“Aksi ini merupakan simbol akumulasi kegelisahan kami terhadap berbagai isu yang terjadi, dari isu lama yang sangat lambat penanganannya hingga persoalan baru akibat ketidaktegasan pemerintah,” ungkapnya.

Dirinya berharap pemerintah mampu menindaklanjuti persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Pastinya kami ingin suara kami bukan hanya sekadar didengar, tapi pemerintah juga harus mampu menanggapi berbagai persoalan tersebut secara terbuka dan transparan,” lanjutnya.

Muslih mengatakan bahwa aksi tersebut juga bagian dari pengenalan kepada maba akan tanggung jawab moralnya sebagai mahasiswa.

“Ini juga merupakan bentuk pengenalan dan pengingat mengenai tanggung jawab kita sebagai mahasiswa dan kaum berpendidikan untuk selalu tanggap terhadap berbagai persoalan yang hadir di negeri ini,” pungkasnya.

Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Reza Dwi Aditnya mendukung adanya pelaksanaan aksi tersebut.

“Sebagai mahasiswa baru FTIK, kami juga mempertanyakan kesejahteraan guru, apalagi orientasi kami sebagai mahasiswa Tarbiyah adalah sebagai guru,” ujarnya.

Reza juga mempertanyakan hak-hak guru yang ada di Indonesia.

“Dengan keadaan yang seperti ini apakah layak bagi seorang guru yang mencerdaskan bangsa, seorang pahlawan tanpa tanda jasa diperlakukan sedemikian rupa hak-haknya?” terangnya.

Bagi Reza, pemimpin negeri seharusnya mampu memahami kepentingan masyarakat.

“Saya menentang kebijakan yang tumpul dan tidak mementingkan pendidikan di Indonesia. Sudah seharusnya para pemimpin negeri lebih memahami hal tersebut,” tuturnya.

Senada dengan Reza, mahasiswa Prodi PAI lainnya, Mohammad Dimas Ardiansyah turut menanggapi aksi tersebut dengan terbuka.

“Sebagai mahasiswa baru, saya menanggapi aksi tersebut dengan sikap terbuka dan positif,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa dengan adanya aksi tersebut membuatnya sadar bahwa mahasiswa harus pedli dengan lingkungan sekitar.

“Aksi ini memberikan impresi kepada saya bahwa dinamika mahasiswa di kampus ini sangat hidup. Saya sadar menjadi mahasiswa tidak hanya soal belajar di kelas, tapi juga tentang peduli pada lingkungan sekitar,” tutupnya.

Reporter: Dinda Alfiani

Demisioner PU SKM Amanat Berikan Tips Jaga Keamanan Pers Mahasiswa
Terinspirasi Film Bergenre Kriminal, Nuurun Najmi Qonita Raih Predikat Skripsi Terbaik dengan Ciptakan Chatbot Digital Forensik
Tanggapan Wamenag RI dan Rektor UIN Walisongo atas Aksi Jilid II
Tata Cara Registrasi Ulang Camaba UIN Walisongo Jalur SNBT 2023
Artikel Terbaik Penugasan PBAK Akan Mendapatkan Reward
TAGGED:ftik uin walisongomaba uin walisongopbak 2026pbak uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Pramoedya Sosok Sastrawan, Akademisi, dan Sejarawan

Wiwid Saktia
11 April 2017
Lawan Ketakutan dan Keraguan, Nilam Sukses Jadi Wisudawan Terbaik FDK
Padukan Kebebasan dengan Cinta, Konser Simfoni 20 Sajikan Berbagai Jenis Genre Musik
Pastikan Awal Safar 1439 H, Prodi Ilmu Falak Adakan Rukyatul Hilal
Beasiswa Djarum Plus Periode 2019/2020 Resmi Dibuka
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Maba FTIK Gelar Aksi Bawakan 3 Tuntutan di PBAK UIN Walisongo 2026
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Maba FTIK Gelar Aksi Bawakan 3 Tuntutan di PBAK UIN Walisongo 2026
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?