Puisi

Telaga Cinta

Sejak Rama tak lagi berkata dan biru telaga mulai menjingga Kicauan burung membunuh asa cita-citaku adalah binasa “Seisi dunia adalah…

Keterasingan

Di malam sunyi Ku linting tembakau dan mengisapnya perlahan Merasuk ke dalam intuisi Bebaskan belenggu lara Di tengah bisingnya Kota…

Krusak Krusuk

Kehidupan bak perlombaan Tangan tangan-tangan rakus Tamak Peduli apa terhadap sesama? Mulut seakan terkunci Bungkam melempem Bisu Teriak meminta tolong?…

- Advertisement -
Ad imageAd image
Latest Puisi News

Bunga Gila

Dia Bunga Berakar tapi tak mampu berdiri Bertahan tak mampu berseri Mahkota…

Lapuk

Puk puk puk Puk puk puk Pemerintah lapuk Tak ada kemarahan Lelucon…

Di Siang Bolong

"Carilah kerja,” Tegur mereka setiap kali di sapa. Seolah budak mengenakan kain…

Penyapa

Binar matanya lirih, bak semilir yang mengelus pedih sembilu Ia bertanya "Mampukah…

Rindu di Penghujung Raya

Kutulis rindu pada selembar cerita merangkai cinta demi hangatnya keluarga Lewat aroma…

Membacamu

Jemarimu terus menari Merangkai setiap tutur dari hatimu Menjelma menjadi rangkaian yang…

Dengung Telinga

Dalam telinga yang berdengung ‎Katanya aku dirindukan ‎Tapi, perilakuku saja seperti tak…

Jelaga

Tangan-tangan besi penguasa membedah dada rimba, Menanam barisan sawit sebagai nisan bagi…

Garis Luka

Ia berdiri di sudut ruang sunyi, Menggenggam harapan yang patah Tubuhnya memberi…