Puisi

Peluk Erat Kemelut

Menyambar kisah dalam ingatan usang Bertandang di antara ribuan bandang Menemui diri tengah dibui Terpatri dalam hati ingin melarikan diri…

Sejak Itu

Samar-samar rayuan keheningan menggema Aroma konifer menyeruak ke seluruh ruang Kini hati siapa, dibawa mendayu bernari-nari Kau katakan aku separuh…

Alur yang semu

Alur yang semu

Sekat

- Advertisement -
Ad imageAd image
Latest Puisi News

Bunga Gila

Dia Bunga Berakar tapi tak mampu berdiri Bertahan tak mampu berseri Mahkota…

Lapuk

Puk puk puk Puk puk puk Pemerintah lapuk Tak ada kemarahan Lelucon…

Telaga Cinta

Sejak Rama tak lagi berkata dan biru telaga mulai menjingga Kicauan burung…

Di Siang Bolong

"Carilah kerja,” Tegur mereka setiap kali di sapa. Seolah budak mengenakan kain…

Penyapa

Binar matanya lirih, bak semilir yang mengelus pedih sembilu Ia bertanya "Mampukah…

Rindu di Penghujung Raya

Kutulis rindu pada selembar cerita merangkai cinta demi hangatnya keluarga Lewat aroma…

Membacamu

Jemarimu terus menari Merangkai setiap tutur dari hatimu Menjelma menjadi rangkaian yang…

Dengung Telinga

Dalam telinga yang berdengung ‎Katanya aku dirindukan ‎Tapi, perilakuku saja seperti tak…

Jelaga

Tangan-tangan besi penguasa membedah dada rimba, Menanam barisan sawit sebagai nisan bagi…