By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Aksi Mahasiswa FISIP Tuntut Pemerintah Jateng di Pembukaan PBAK 2026
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
PBAKUIN Walisongo

Aksi Mahasiswa FISIP Tuntut Pemerintah Jateng di Pembukaan PBAK 2026

Kordinator Lapangan PBAK 2026 menjelaskan aksi yang dilakukan oleh mahasiswa FISIP yang mengkritisi kebijakan pemerintah Jateng dalam menangani fenomena kebanjiran di daerah pesisir

Last updated: 19 Agustus 2026 10:16 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 19 Agustus 2026
Share
SHARE
aksi mahasiswa, fisip uin walisongo, pbak 2026, pbak uin walisongo, maba uin walisongo, uin walisongo
Perwakilan mahasiswa sedang menyampaikan aspirasi dalam dialog terbuka bersama Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin di lapangan UIN Walisongo, Senin (18/8/2026). (Amanat/Maulana).

Amanat.id- Pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universita Islam Negeri (UIN) Walisongo 2026 diwarnai aksi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang menyampaikan aspirasi kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Selasa (18/8/2026).

Dengan membawa beberapa spanduk, mahasiswa FISIP menyampaikan tuntutan isu agraria Jawa tengah di antaranya fenomena penurunan muka tanah yang terjadi di daerah pesisir.

Koordinator Lapangan (Korlap) PBAK 2026 FISIP, Faqih Abdul menuturkan isu yang diangkat perlu disampaikan secara langsung kepada yang berwenang.

“Kami menganggap isu ini harus disampaikan secara langsung agar sampai ke pemerintah,” tuturnya.

Faqih menilai pemerintah kurang memperhatikan permasalahan banjir akibat penurunan muka tanah.

“Banjir di Sayung, Mangkang, Genuk terjadi karena banyaknya masalah yang tak kunjung dibenahi sebelum bencana terjadi,” katanya.

Ia menerangkan aksi tersebut termasuk bentuk pengenalan kewajiban mahasiswa dalam mengadvokasi pemerintah.

“Aksi ini sebagai pengenalan kehidupan mahasiswa, mulai dari proses dialog dengan pemerintah hingga membentuk konsolidasi yang baik,” terangnya.

Faqih menilai pernyataan Taj Yasin mengenai kewajiban mahasiswa menyertakan solusi ketika menyampaikan kritik perlu dipertimbangkan kembali.

“Harusnya pemerintah itu lebih tahu dari pada masyarakat mengenai solusi, sudah tugas mereka melayani masyarakat beserta permasalahannya,” ujarnya.

Salah satu Mahasiswa Baru (Maba) Program Studi (Prodi) Ilmu Hadis, Ayla (bukan nama sebenarnya) mengaku terkejut dengan aksi mahasiswa di tengah PBAK.

“Agak kaget, kenapa harus ada acara kayak gitu,” ungkapnya.

Ia menambahkan penyampaian aspirasi pada acara PBAK kurang pas.

“Menurut saya tempat dan waktunya kurang cocok jika aksi di tengah acara PBAK,” tambahnya.

Berbeda dengan Ayla, Maba Prodi Studi Agama-Agama (SAA), Laisa kagum dengan keberanian mahasiswa FISIP.

“Keren sih, soalnya mereka berani menyampaikan aspirasi mengenai isu-isu di Jawa Tengah,” katanya.

Ia mengungkapkan sikap mahasiswa FISIP menggambarkan peran mahasiswa dalam mengadvokasi pemerintah.

“Sangat menggambarkan mahasiswa sebenarnya, dengan adanya momen seperti ini dapat menyampaikan aspirasi secara langsung,” titahnya.

Laisa berharap pemerintah dapat memprioritaskan rakyat.

“Saya berharap ke depannya pemerintah betul-betul mendengarkan suara rakyat,” harapnya.

Reporter: Putri Natasya Islamadina

Editor: Irbah Fatin

Ketua FORMAKIP UIN Walisongo Pastikan Tidak Ada Pemotongan Biaya Living Cost
Ade Bhakti; 5 Cara Meningkatkan Personal Branding bagi Mahasiswa
Fatah Syukur; Pendidikan Mengharuskan Institusi Menjadi Dinamis
Nizar Ali Sampaikan Wisuda sebagai Titik Awal Pengabdian kepada Masyarakat
Guru Besar UIN Walisongo; Akademisi Jangan Seperti Politisi
TAGGED:aksi mahasiswafisip uin walisongoheadlinemaba uin walisongopbak 2026pbak uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

UIN Walisongo Jalin Kerjasama dengan Kemenaker RI Tangani BLK Komunitas

Redaksi SKM Amanat
30 Desember 2019
Atasi Middle Income Trap dengan Investasi Saham
Kenali Pilihanmu, Profil 4 Paslon Dema-U
Optimalisasi Perkuliahan Online dan Pelaksanaan Wisuda, Ini Kebijakan Terbaru UIN Walisongo
SKM Amanat Rayakan HUT ke-33 Bersama Alumni
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Aksi Mahasiswa FISIP Tuntut Pemerintah Jateng di Pembukaan PBAK 2026
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Aksi Mahasiswa FISIP Tuntut Pemerintah Jateng di Pembukaan PBAK 2026
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?