By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Luruskan Sejarah, Anasom Tegaskan Syair Lingsir Wengi Berbeda dengan Rumeksa ing Wengi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
KKNUIN WalisongoVaria Kampus

Luruskan Sejarah, Anasom Tegaskan Syair Lingsir Wengi Berbeda dengan Rumeksa ing Wengi

Last updated: 20 Januari 2021 4:44 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 17 Januari 2021
Share
SHARE
Tangkapan layar diskusi KKN MIT DR, (16/01/2021) (Dok. Istimewa).

Amanat.id- Tim Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah (KKN MIT DR) Angkatan 11 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menggelar webinar dengan tema “Mengupas Makna Dakwah Sunan Kalijaga Dalam Syair Lingsir wengi”, Sabtu (16/01/2021).

Acara yang berlangsung melalui Zoom Meeting tersebut menghadirkan Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo, Anasom sebagai pembicara.

Dalam penyampaiannya, Anasom menjelaskan syair Lingsir Wengi yang populer di kalangan masyarakat bukan berasal dari dakwah Sunan Kalijaga.

“Syair Lingsir Wengi bukan dari Sunan Kalijaga. Tapi itu Kidung Rumekso ing Wengi,” jelasnya.

Anasom ingin meluruskan sejarah bahwa masih banyak masyarakat yang salah persepsi dengan menganggap sama antara Kidung Rumekso ing Wengi dengan Lingsir Wengi.

Tembang Lingsir Wengi, lanjut Anasom merupakan adopsi dari kidung Rumeksa Ing Wengi ciptaan Sunan Kalijaga dinilai mengalami penyimpangan makna. Sunan Kalijaga menggunakan kidung Rumeksa ing Wengi untuk sarana dakwah, bukan sarana memanggil makhluk halus.

“Banyak masyarakat menganggap sama, sebenarnya berbeda. Karena, Kidung rumekso ing wengi adalah doa tolak balak yang dibuat lagu dengan unsur tembang mocopat dandhang gulo dikutip dari Syair Abad 11. Sementara Lingsir wengi adalah lagu cinta yang keluar tahun 90an, penciptanya Sukap Jiman,” terangnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana, Puja Hayati Noor berharap setelah mengikuti kegiatan tersebut masyarakat tidak salah persepsi terhadap syair Lingsir Wengi.

“Semoga setelah mengikuti diskusi ini masyarakat lebih memahami lagu Lingsir wengi agar tidak salah persepsi,” jelasnya.

Reporter: Nur Rozikin
Editor: Nabila

Bersama dengan Mahasiswa Lain, Dellavera Sebut Perppu Ciptaker Menyulitkan Rakyat
Teater Mimbar Gelar Studi Pentas, Adaptasi Naskah “Matahari ½ Mati”
Talkshow Moderasi Beragama, Fahmi Latifudin Ajak Generasi Milenial Tolak Radikalisme
Cegah Abrasi, Mahasiswa KKN Tanam 2021 Pohon Mangrove
Elizabeth: Insecure Aktifkan Otak Reptil Manusia
TAGGED:#kknuinwalisongoKknmitdrlp2m uin walisongosunankalijaga
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Puisi

Cumbu Sayur Brokoli

Ibnu A
13 September 2019
Gedung Rektorat UIN Walisongo Ditempeli Vandel-vandel Keresahan Wajib Ma’had
Datangkan Pembicara dari Iran, PBI Gelar Workshop Akselerasi Jurnal Vision
Catatan Pandemi Mematikan yang Pernah Melanda Dunia
Pentingnya Jurnalisme Data, Amcor UIN Walisongo Fasilitasi LPM untuk Ikut Pelatihan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Luruskan Sejarah, Anasom Tegaskan Syair Lingsir Wengi Berbeda dengan Rumeksa ing Wengi
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Luruskan Sejarah, Anasom Tegaskan Syair Lingsir Wengi Berbeda dengan Rumeksa ing Wengi
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?