Sastra

Find More: Cerpen Puisi

Pergi Tanpa Pamit

"Bu", ucap lirih dalam hati Kupandang sejenak, dalam Peluk hangat kan terlewati Lupa tuk mengucap aku pamit pergi Lidahku kelu…

Penerimaan Diri

Dalam cermin kulihat diriku, Segala kurang dan lebihnya, Kulihat tawa, kulihat luka, Itulah aku, tanpa topeng Ketika tak mampu mengendali…

Perempuan Yang Jatuh Cinta Pada Laut

Aku sama sekali tidak ingin mengatakan ini, meski hanya sekali. Ini sangat berat. Jika terlanjur terjadi, kau akan semakin jauh.…

- Advertisement -
Ad imageAd image
Latest Sastra News

Penyapa

Binar matanya lirih, bak semilir yang mengelus pedih sembilu Ia bertanya "Mampukah…

Rindu di Penghujung Raya

Kutulis rindu pada selembar cerita merangkai cinta demi hangatnya keluarga Lewat aroma…

Membacamu

Jemarimu terus menari Merangkai setiap tutur dari hatimu Menjelma menjadi rangkaian yang…

Dengung Telinga

Dalam telinga yang berdengung ‎Katanya aku dirindukan ‎Tapi, perilakuku saja seperti tak…

Jelaga

Tangan-tangan besi penguasa membedah dada rimba, Menanam barisan sawit sebagai nisan bagi…

Garis Luka

Ia berdiri di sudut ruang sunyi, Menggenggam harapan yang patah Tubuhnya memberi…

Menggila Karena-Nya

Tuhan berlari-lari penuh dipikiran Terjal takdir dibuatnya tak apa Dalam sumur bukan…

Penunggang Cita

‎Mau jadi apa? ‎Kata mereka lewat kerongkongan yang dicekik asa ‎ ‎Mereka…

Sendok, Garpu, dan Piring Ketiga

Sendok jatuh hati pada piring, Sejak pertama kali mereka makan bubur bersama.…