By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Tanggapan Mahasiswa Terhadap Pemilwa UIN Walisongo 2024
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Tanggapan Mahasiswa Terhadap Pemilwa UIN Walisongo 2024

Last updated: 13 Januari 2025 9:09 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 13 Januari 2025
Share
SHARE
Pemilwa UIN Walisongo, DEMA UIN Walisongo, Tanggapan Pemilwa UIN Walisongo, Pemilwa, UIN Walisongo, Pemilwa 2024
Anggota Partai Mahasiswa Demokrat (PMD) melakukan aksi kampanye di depan Landmark Kampus 3 UIN Walisongo (20/12/2024). (Amanat/Niliyal)

Amanat.id– Seluruh proses Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) telah diselenggarakan dengan terpilihnya Tasim-Awan sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo periode 2025, Kamis (9/1/2025).

Berbeda dari tahun sebelumnya, Pemilwa UIN Walisongo 2024 berjalan cukup kondusif tanpa ada tindakan represif, tetapi beberapa mahasiswa mengaku masih ada beberapa hal yang masih kurang maksimal pelaksanaannya.

Menurut Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Aldi Ilham, tidak adanya sosialisasi mengenai Pemilwa membuat mahasiswa menjadi bingung.

“Banyak dari teman-teman saya yang bingung kapan Pemilwa dilaksanakan,” ujarnya saat diwawancarai oleh tim Amanat.id, Sabtu (11/1).

Menurut Aldi juga sulit untuk mengetahui informasi dan kualifikasi yang detail dari para kandidat.

“Kandidat hanya diketahui lewat postingan media sosial saja, tidak ada informasi mengenai latar belakang dan keahlian mereka,” ucapnya.

Mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), Alya Meylyana mengatakan seluruh lembaga Pemilwa dirasa kurang tegas mengenai aturan-aturan yang ada.

“Jika ada hal yang tidak sesuai dengan aturan seharusnya diberi tindakan tegas, bukan malah memakluminya,” tuturnya.

Alya menganalogikan tidak ada bedanya Pemilwa UIN Walisongo dengan Pemilu pemerintah.

“Seakan-akan Pemilwa ini meniru Pemilu saat ini. Padahal UIN Walisongo termasuk vokal dalam mengkritik pemerintah,” ucapnya.

Ia juga sangat menyayangkan tidak adanya tayangan ulang debat kandidat.

“Hanya ada dokumentasi foto di instagram saja. Siaran debatnya tidak dishare ulang,” ujarnya.

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Unaf mengatakan beberapa kandidat yang mencalonkan diri dirasa kurang memiliki potensi yang cukup.

“Beberapa kandidat tidak unggul dalam akademiknya. Bahkan tidak aktif dalam kegiatan intra kampus,” ucapnya.

Menurut Unaf, seorang pemimpin harus juga unggul dalam akademik.

“Organisasi itu penting, tapi tidak dapat menjamin pengetahuan seseorang,” ucapnya.

Unaf menambahkan, banyak mahasiswa berpotensi untuk mencalonkan diri, tetapi terkendala oleh ketidakterlibatan mereka dalam beberapa hal.

“Adanya keterikatan dalam beberapa hal menjadi penghambat orang-orang yang berpotensi,” tuturnya.

Ia juga mengatakan kandidat yang terpilih terkadang bukan orang yang diinginkan mayoritas mahasiswa.

“Proses demokrasi harusnya mencerminkan aspirasi mahasiswa bukan hanya yang berpihak terhadap kelompok tertentu,” ujarnya.

Mahasiswa Fakultas Ushuludin dan Humaniora (FUHUM), Catlin (bukan nama asli) cukup kecewa karena tidak adanya sosialisasi khusus yang menyebabkan mahasiswa lalai untuk memberikan hak suaranya.

“Di Prodiku hanya ada 65 mahasiswa saja yang menggunakan hak suaranya,” ujarnya.

Catlin mengatakan Pemilwa 2024 berjalan cukup baik karena adanya Koordinasi Lapangan (Korlap) dan Koordinasi Jurusan (Korjus) untuk mendata setiap kelas.

“Adanya Korlap dan Korjus untuk mendata menjadikan pemilwa tahun ini cukup terukur,” ucapnya.

Sayangnya menurut Catlin banyak Korjus yang tidak bertanggung jawab dengan tugasnya.

“Sosialisasi hanya dilakukan online menjadikan banyak korjus yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya

Reporter: Emma Delvina Andisty
Editor: Gojali

Optimalisasi Perkuliahan Online dan Pelaksanaan Wisuda, Ini Kebijakan Terbaru UIN Walisongo
WR 3 UIN Walisongo Imbau Aktivis Mahasiswa Lulus di Bawah Semester 8
UIN Walisongo Riliskan Ketentuan Program Wajib Ma’had 2024/2025
Umar Sahid; Keberkahan dari Pengalaman Menulis di SKM Amanat
Motivasi yang Kuat Antarkan Rahma Jadi Wisudawan Terbaik FSH
TAGGED:dema uin walisongopemilwapemilwa 2024pemilwa uin walisongotanggapan pemilwa uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Lokasi KKN MIT Periode Januari Belum Bisa Dipastikan, Ini Penjelasan LP2M

Fika Eliza
18 Oktober 2019
Membangkitkan Semangat Ilmiah Bersama UKM KSMW UIN Walisongo
Inilah Para Juara Lomba MMF di Anniversary FUPK ke-12
Lewat Webinar, HMJ Ilmu Politik Ajak Mahasiswa Baru Melek Dunia Politik
KUPI II Gandeng LPDP Adakan Seminar Meraih Peluang Beasiswa
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Tanggapan Mahasiswa Terhadap Pemilwa UIN Walisongo 2024
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Tanggapan Mahasiswa Terhadap Pemilwa UIN Walisongo 2024
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?