By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pemilwa UIN Walisongo Usai, WR 3: Kritik dan Gugat Harus Diberi Ruang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Pemilwa UIN Walisongo Usai, WR 3: Kritik dan Gugat Harus Diberi Ruang

Last updated: 10 Januari 2025 11:01 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 10 Januari 2025
Share
SHARE
Pemilwa UIN Walisongo, DEMA UIN Walisongo, Sengketa Hasil Pemilwa, UIN Walisongo, Pemilwa 2024
Hasyim Asy’ari sedang memberikan sambutan dalam PBAK UIN Walisongo 2024, Jumat (9/8/2024). (Dok. Amanat).

Amanat.id- Muhammad Mu’tasim Billah dan Syahrun Himawan resmi menjadi Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo terpilih, Kamis (9/01/2025).

Digelar secara langsung oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) di Ruang Teater Prof. Qodri Azizy, sidang sempat berlangsung panas ketika pembacaan surat keputusan pengesahan hasil Pemilwa.

Di mana adanya penolakan oleh pasangan calon (paslon) 02 yang menganggap kemenangan paslon 01 tidak sah.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor III UIN Walisongo, Hasan Asy’ari Ulama’i mengatakan tidak campur tangan dalam pemilwa tersebut.

“Sejak awal saya memantapkan diri untuk tidak ikut campur tangan alias tidak memihak, sehingga saya ingin mengawal proses-proses itu berjalan dengan baik dimulai dari UU yang dilaksanakan dengan jujur,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun hasil Pemilwa sudah diumumkan, kritik ataupun gugat harus diberi ruang.

“Meskipun selama Pemilwa banyak kecatatan, mekanisme kritik dan gugat harus diberikan ruang dan jadwal yang jelas,” katanya.

Ia menginginkan adanya gugat yang diproses melalui mekanisme yang semestinya.

“Surat Keputusan memang telah dibacakan, tetapi bukan berarti sudah selesai. Bagaimana nasib kedepan jika kita menormalisasikan pelanggaran dan tidak ditindaklanjuti,” tegasnya.

Hasan Asy’ari mengatakan Pemilwa 2024 UIN Walisongo mirip dengan Pemilu di Indonesia saat ini.

“Ketika ada gugatan tapi tidak diusut tuntas, artinya Pemilu kita seperti di negeri ini. Gugat hanya sebagai formalitas, hasil sudah dibacakan sehingga tidak bisa digugat, serta keputusannya bersifat final,” ujarnya.

Ia berharap, model Pemilwa UIN Walisongo menjadi contoh baik untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

“Saya berharap Pemilwa UIN Walisongo menjadi model untuk PTKIN di Indonesia, yang bisa berjalan sesuai aturan dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dan selalu mengevaluasi untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Menanggapi polemik Indeks Penilaian Kumulatif (IPK) Wakilnya, Ketua DEMA UIN Walisongo terpilih Muhammmad Mu’tasim Billah mengatakan agar mengkonfirmasi terlebih dahulu kebenaran tersebut.

“Coba dikonfirmasi itu semester berapa, agar tidak bias terhadap opini masyarakat,” tegasnya.

Ia menduga ada akses illegal yang mengatasnamakan Syahrun Himawan meminta transkrip nilai.

“Jika kami mengacu pada chat illegal, kemungkinan dari berita yang beredar ada benarnya semester 1-7 karena di tanggal 31 Desember,” ucapnya.

Lebih lanjut, menurutnya, IPK yang diajukan sebagai persyaratan sudah memenuhi kriteria.

“Kalau input nilai semester 7 itu di atas tanggal 20 Desember,” imbuhnya.

Tasim berpendapat, transkrip nilai merupakan ranah personal yang seharusnya tidak semua orang dapat mengakses.

“Transkrip nilai termasuk hak dari akademik mahasiswa itu sendiri,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui IPK asli dari Syahrun Himmawan karena yang mengurus segala persyaratan adalah partai.

“Saya pribadi tidak mengetahui, karena yang mengurus partai,” akunya.

Menurutnya, semua proses pendaftaran hingga pengusungan telah dilakukan oleh partai.

“Partai yang mengurus persyaratan kemudian pendaftaran, karena kami hanya peserta,” tutupnya.

Reporter: Irbah Fatin
Editor: Azkiya Salsa Afiana

Bawakan Tajuk Monoplay Tema Kemerdekaan, Teater Mimbar Sukses Gelar Pertunjukan
Tabloid SKM Amanat Sabet Gold Winner di Ajang ISMA 2024
Tidak Selesaikan Pembayaran Ma’had sampai 29 Januari, Sistem KRS Mahasiswa Akan Di-hold
UIN Walisongo Kukuhkan 4.105 Mahasiswa Baru
Terima Aduan Mahasiswa, WD I FDK Beri Imbauan Kepada Dosen
TAGGED:dema uin walisongopemilwa 2024pemilwa uin walisongosengketa hasil pemilwauin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Pemilwa 2024, DEMA UIN Walisongo, Program DEMA UIN Walisongo, UIN Walisongo, Pemilwa
UIN WalisongoVaria Kampus

Pemilwa 2024: Tanggapan Ketua dan Wakil Ketua DEMA UIN Walisongo Periode 2025

Redaksi SKM Amanat
13 Januari 2025
3 Tingkat Kecerdasan Finansial dan Strategi Investasi Masa Kini
Ketua SPS Januar Tegaskan Komitmen terhadap Kualitas Jurnalisme
Catat Tanggalnya, UIN Walisongo Buka Pengajuan Keringanan UKT Semester Genap 2021/2022
Antusisme Dzikir dan Maulidurrasul dalam Dies Natalis UIN Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pemilwa UIN Walisongo Usai, WR 3: Kritik dan Gugat Harus Diberi Ruang
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Pemilwa UIN Walisongo Usai, WR 3: Kritik dan Gugat Harus Diberi Ruang
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?