By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Berikut Tanggapan Mahasiswa atas Pemilwa 2025 dan Calon Tunggal DEMA UIN Walisongo
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Berikut Tanggapan Mahasiswa atas Pemilwa 2025 dan Calon Tunggal DEMA UIN Walisongo

Beberapa mahasiswa memberikan tanggapan terkait berlangsungnya Pemilwa 2025 dan calon tunggal DEMA UIN Walisongo

Last updated: 26 Desember 2025 8:12 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 26 Desember 2025
Share
SHARE
dema uin walisongo, pemilwa uin walisongo, pemilwa 2025, kpm uin walisongo, uin walisongo
As’ad Hasanuddin sedang menyampaikan visi misinya dalam kegiatan forum debat kandidat ketua dan wakil ketua DEMA UIN Walisongo di depan Landmark, Senin (22/12/2025). (Amanat/Rizqi).

Amanat.id– Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang telah menyelenggarakan Debat Calon ketua dan wakil ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) yang bertempat di Landmark Kampus 3, UIN Walisongo Semarang, Rabu (25/12/2025).

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Marwan mengatakan munculnya calon tunggal tidak lepas dari timeline Pemilwa 2025 yang terlalu singkat.

“Kalau dilihat dari timeline memang sangat mepet. Dari birokrasi semuanya mendadak karena ada batas waktu yang harus segera diselesaikan,” katanya saat diwawancarai Tim Amanat.id, (22/12).

Ia mengaku prihatin atas munculnya calon tunggal DEMA Universitas yang menandakan turunnya demokrasi di lingkup UIN Walisongo.

“Saya sangat prihatin pada kemerosotan demokrasi yang ada di UIN Walisongo sekarang. Hal ini direalisasikan dengan hanya ada satu paslon yang mencalonkan diri sekelas DEMA-U,” ujarnya.

Marwan mengatakan timeline pemberkasan yang singkat menyulitkan partai mahasiswa dalam menyiapkan dan melengkapi persyaratan pencalonan.

“Pemberkasan itu cuma diberi waktu satu hari. Mau tidak mau, kalau partai ingin mencalonkan kadernya, semua berkas harus langsung lengkap di hari itu,” sambungnya.

Serupa dengan pendapat Marwan, Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH), Muhammad Zaki Indra mengatakan bahwa KPM merancang timeline Pemilwa 2025 secara tidak logis.

“Karena KPM memiliki tugas untuk melaksanakan Pemilwa, perancangan timeline pemberkasan hanya satu hari itu menurut saya tidak logis,” ucapnya saat diwawancarai Tim Amanat.id, (24/12).

Zaki menambahkan jika adanya kotak kosong adalah bentuk demokrasi yang tidak sehat dalam kampus.

“Saya kira kotak kosong itu mencerminkan demokrasi yang tidak sehat di dalam kampus. Karena pemilihan tanpa adanya pilihan itu merupakan bentuk demokrasi yang gagal,” tambahnya.

Berbeda pandangan dengan Zaki dan Marwan, Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM), Muhammad Adika Arifin mengatakan bahwa adanya kotak kosong merupakan bentuk demokrasi yang sah.

“Bagiku sah-sah saja calonnya tunggal dan lawannya kotak kosong. Memilih kotak kosong itu bentuk ekspresi mahasiswa, setidaknya masih menghargai proses demokrasi di kampus,” paparnya saat diwawancarai Tim Amanat.id (24/12).

Menanggapi Adanya calon tunggal pada Pemilwa 2025, Adika mengatakan hal tersebut merupakan representasi turunnya daya kompetitif mahasiswa.

“Jika banyak terdapat calon tunggal dalam Pemilwa kali ini, dari situ terlihat bahwa daya kompetitif mahasiswa yang menurun,” ujarnya.

Ketua KPM, Akhmad Maskuri mengatakan calon DEMA UIN Walisongo 2025 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu hanya ada satu kandidat.

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kandidat DEMA-U 2025 itu hanya satu pasangan. Ketua dan wakilnya saja,” ujarnya.

Menurutnya hal tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan waktu dalam proses pemberkasan pencalonan.

“Karena mahasiswa semester tujuh dan delapan fokusnya sudah berbeda. Juga proses pemberkasan pengajuan calon DEMA yang panjang, dinamikanya banyak, dan berkas pencalonannya cukup rumit,” sambungnya.

Meski hanya diikuti oleh satu pasangan calon, Maskuri menegaskan tetap menjaga prinsip demokrasi dengan menghadirkan kotak kosong sebagai pilihan.

“Walaupun tidak ada lawan calon, pemilihan nanti tetap ada kotak kosong dan tetap diuji oleh panelis serta audiens,” jelasnya.

Maskuri mengaku Pemilwa 2025 mengalami banyak tantangan, diantaranya tahapan Pemilwa yang harus dilaksanakan secara padat tanpa jeda.

“Biasanya setelah Ujian Akhir Semester (UAS) sudah tidak ada aktivitas. Tapi sekarang jadwalnya padat tanpa jeda. Hari ini debat, besok langsung pemilihan. Sejauh ini kendala teknis tidak ada, cuma timeline pengerjaannya sedikit mundur ke akhir Desember,” tutupnya.

Reporter: Ahmad Dawud Khairudin
Editor: Melini Rizki

Ini Alasan Yel-yel UKT Mahal Menggema di GSG
5 Tahun Belum Resmi, Komunitas Ruang Inklusi Walisongo Berjuang untuk Eksis
Sempat Terjadi Kekacauan Antarmahasiswa, Korlap Aksi Beri Tanggapan
Dua Cabor dalam Korelasi 2022 Dibatalkan, DEMA-F dan Peserta Beri Tanggapan
Kepala PSGA: 41,2% Mahasiswa Pernah Mengalami Pelecehan Seksual di Kampus
TAGGED:calon tunggaldema uin walisongoheadlinepemilwa 2025pemilwa uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Nasional

SKM Amanat Raih Gold Winner dalam Ajang ISPRIMA 2019

Marzuki S
8 Februari 2019
KIP Kuliah Gantikan Beasiswa Bidikmisi
Potensi Jadi Objek Fisik, Beberapa Mahasiswa UIN Walisongo Keluhkan Akun Kampus Cantik di TikTok
Hanya 2 Bulan, Mahasiswi UIN Walisongo Lulus Taklukkan SINTA 3
Berkat Aksi Demo, PKL Ini Raih Keuntungan Lebih
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Berikut Tanggapan Mahasiswa atas Pemilwa 2025 dan Calon Tunggal DEMA UIN Walisongo
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Berikut Tanggapan Mahasiswa atas Pemilwa 2025 dan Calon Tunggal DEMA UIN Walisongo
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?