Mukhsin Jamil Sampaikan Empat Program Unggulan dalam Debat Calon Rektor UIN Walisongo

Pada debat calon rektor UIN Walisongo Mukhsin Jamil menjelaskan 4 visi misinya yaitu internasionalisasi, transformasi digital, pembangunan, dan tata kelola kampus

2 Min Read
Mukhsin Jamil sedang menyampaikan visi misinya dalam forum debat kandidat di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa, (2/12/2025). (Amanat/Yumna).
7. mukhsin jamil, uin walisongo, calon rektor uin walisongo, debat calon rektor, ksmw
Mukhsin Jamil sedang menyampaikan visi misinya dalam forum debat kandidat di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa, (2/12/2025). (Amanat/Rizqi).

amanat.id- Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menyelenggarakan acara Debat Calon Rektor periode 2026-2030 di Auditorium II Kampus 3, Selasa (2/12/2025).

Pada debat tersebut, calon rektor Mukhsin Jamil menyampaikan visinya yang ia sebut dengan UIN Walisongo berintegritas.

“Saya mempunyai visi yang disebut UIN Walisongo berintegritas. Menjadikan UIN Walisongo sebagai kampus berkelas dunia,” tuturnya.

Mukhsin Jamil menjelaskan terkait beberapa program yang disampaikan, di antaranya menyelenggarakan pendidikan berstandar internasional.

“Yang pertama internasionalisasi, yaitu menyelenggarakan pendidikan dengan standar internasional yang dibuktikan dengan diterapkannya kurikulum Outcome Based Education (OBE), lalu dengan penelitian yang kolaboratif,” imbuhnya.

Program selanjutnya yang ia sampaikan yaitu transformasi digital pada pendidikan.

“Kedua, transformasi digital dengan cara mengembangkan infrastruktur digital yang kita punya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan,” paparnya.

Ia juga menjelaskan terkait program ketiganya, yaitu pembangunan UIN Walisongo menjadi kampus yang lestari.

“Untuk pembangunan, di saat yang sama kampus kita juga menjadi smart dan green campus,” ucapnya.

Untuk program terakhir yang ia paparkan yaitu tata kelola kampus yang unggul dan berintegritas.

“Kita harus mewujudkan UIN Walisongo sebagai perguruan tinggi dengan tata kelola yang bagus dengan ciri-ciri profesional, efisien, produktif, inovatif, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Mukhsin juga menjelaskan terkait kolaborasi riset dan perkembangan teknologi pendidikan.

“Untuk penelitian, kita mempunyai skema kolaborasi antar mahasiswa dan dosen. Untuk perkembangan teknologi, kita sudah mempunyai sistem aplikasi yang bagus seperti e-laerning pembelajaran,” jelasnya

Selain itu Mukhsin juga menjelaskan diperlukannya penyelarasan Informasi Teknologi (IT) dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Namun, permasalahannya dosen belum mempunyai skill yang bagus dalam dalam penggunaannya sehingga diperlukan penyelarasan IT dan SDM,” tutupnya.

 

Reporter: Yumna Amiliatun Nida
Editor: Azkiya Salsa Afiana

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.