Abdul Ghofur Prioritaskan Green Campus, Riset, dan Penguatan SDM dalam Debat Calon Rektor UIN Walisongo

Pada debat kandidat calon rektor UIN Walisongo Abdul Ghofur menjelaskan visi misinya, yaitu green campus, riset mahasiswa, dan penguatan SDM

2 Min Read
Abdul Ghofur sedang menyampaikan visi misinya dalam forum debat kandidat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa (2/12/2025). (Amanat/Rizqi).
abdul Ghofur, uin walisongo, calon rektor uin walisongo, debat calon rektor, green campus, riset mahasiswa
Abdul Ghofur sedang menyampaikan visi misinya dalam forum debat kandidat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa (2/12/2025). (Amanat/Rizqi).

amanat.id- Salah satu kandidat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Abdul Ghofur memaparkan visi misinya pada kegiatan debat calon yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) di Auditorium II kampus 3, Selasa (2/12/2025).

Abdul Ghofur mengusung tiga visi misi utamanya untuk UIN Walisongo.

“Saya memiliki rencana menggencarkan Green Campus, mencerdaskan para mahasiswa, dan membawa UIN Walisongo menuju World Class University (WCU),” tuturnya.

Ghofur menjelaskan bahwa melestarikan lingkungan sudah menjadi perhatian dunia, sehingga green campus merupakan salah satu upaya penghijauan.

“Gerakan penghijauan sudah menjadi kebijakan dunia dan mengarah ke ramah lingkungan. Maka proses pendidikan, proses penelitian, proses pengabdian juga perlu diarahkan ke sana,” jelasnya.

Ia mengungkapkan keinginannnya untuk menjadikan UIN Walisongo sebagai kampus dengan mereformasi sistem yang mengarah pada perguruan tinggi terdepan.

“Dalam perancangan kampus terdepan kita belum maksimal dalam merealisasikanya, maka kita akan adakan upaya-upaya mengaplikasikan sistem dengan mengarah ke perguruan tinggi terdepan,” tuturnya.

Ghofur berencana melibatkan mahasiswa dalam proses riset dengan berbasis ajaran Islam.

“Yang perlu kami tekankan adalah riset. Manakala kebijakan sepenting apapun tanpa adanya riset maka fondasinya akan kurang. Maka dari itu kami akan melibatkan mahasiswa dalam penelitian. Riset yang kita lakukan tentu berbasis ajaran Islam,” ucapnya.

Ghofur ingin menerapkan sistem bilingual di kampus dan menerapkan budaya pembelajaran yang mengacu pada Al-Qur’an dan Hadist.

“Mahasiswa perlu menerapkan budaya pembelajaran yang mengacu pada Al-Qur’an dan hadits, juga tradisi yang berbahasa baik Arab maupun Inggris,” usulnya.

Ia juga memiliki misi untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di kampus dengan cara menghadirkan alumni, mengundang pakar baik luar maupun dalam negeri.

“Kami akan mendatangkan pakar agar nantinya mahasiswa memiliki bekal ilmu untuk menunjang kemajuan universitas dan mengembangkan kolaborasi, baik di dalam maupun luar negeri,” tegasnya.

Reporter: Ade Rizqi
Editor: Azkiya Salsa Afiana

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.