
Bolehkah aku menjadi pena, mendiktekan alurmu?
Menjelma kuas pada palet keindahan yang fana
Merampas kanvas sunyi di setiap sudut kehidupanmu
Kurasuki nadimu, menjadi tinta dalam syair yang getir
Menghiasi jantungmu dengan rindu yang tak terbelenggu
Pinta ini mungkin terdengar angkuh, menantang batas waras
Sebuah ambisi liar yang menari gila di atas kertas.
Namun kini, saat hatimu kuberi alunan tanpa batas,
Kau boleh memanggilku: Sang Penyair Liar
yang memabukkan sukma kasmaran
Semarang, 2025
Penulis: Dina Uzma Azizah (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)
Editor: Eka Rifnawati


