By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Lulus Tanpa Skripsi, Rasya’ Alfirdaus Raih Wisudawan Terbaik FUHUM Lewat Publikasi Jurnal SINTA 3
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
rasya' alfirdaus, wisudawan terbaik, wisuda 2026, wisuda uin walisongo, uin walisongo
Potret wisudawan terbaik FUHUM, Rasya' Alfirdaus sedang berpose bersama ijazah kelulusanya, Sabtu (7/2/2026). (Dok. Khusus).
WisudaWisuda

Lulus Tanpa Skripsi, Rasya’ Alfirdaus Raih Wisudawan Terbaik FUHUM Lewat Publikasi Jurnal SINTA 3

Wisudawan terbaik FUHUM, Rasya' Alfirdaus lulus dalam waktu 3 tahun 5 bulan dengan menerbitkan artikel ilmiah berindex SINTA 3

Last updated: 9 Februari 2026 5:57 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 9 Februari 2026
Share
SHARE
rasya' alfirdaus, wisudawan terbaik, wisuda 2026, wisuda uin walisongo, uin walisongo
Potret wisudawan terbaik FUHUM, Rasya’ Alfirdaus sedang berpose bersama ijazah kelulusanya, Sabtu (7/2/2026). (Dok. Khusus).

Amanat.id- Mahasiswa kelahiran Wonogiri, Rasya’ Alfirdaus berhasil menyandang predikat wisudawan terbaik Fakultas Usluhuddin dan Humaniora (FUHUM) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93 pada wisuda sarjana ke-99 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub, Sabtu (7/2/2026).

Ia berhasil menyelesaikan studinya selama 3 tahun 5 bulan dengan menerbitkan artikel ilmiah berindex Science and Technology Index (SINTA) 3 berjudul “Makna Qasd As-Sabil dalam Alquran (Analisis Semantik Toshihiko Izutsu)”.

Rasya memanfaatkan peraturan kampus yang menyatakan mahasiswa dapat lulus melalui publikasi jurnal dengan akreditasi minimal SINTA 3.

“Dalam pedoman tugas akhir di UIN Walisongo, tertera bahwa mahasiswa dapat lulus melalui jalur publikasi artikel ilmiah dengan akreditasi minimal SINTA 3,” ucapnya.

Rasya mengatakan bahwa artikel ilmiah yang diajukan sebagai pengganti skripsi berasal dari mata kuliah Semantik Al-Quran.

“Artikel yang saya buat berasal dari mata kuliah Semantik Al-Qu’ran sebagai pengganti skripsi,” titahnya.

Ia mengatakan bahwa ‘Qasd As-Sabil’ dimaknai sebagai ‘jalan yang lurus’, namun ada beberapa mufassir yang memaknainya dengan kata lain.

“‘Qasd As-Sabil’ itu dimaknai sebagai ‘jalan yang lurus’. Namun, ada beberapa mufassir yang memaknainya dengan kata lain seperti jalan makrifat, jalan yang tidak berbelok, cahaya petunjuk, dan lainnya,” jelasnya.

Dalam penelitiannya, ia ingin membahas relevansi dan asal makna tersebut bisa muncul dari sudut pandang semantik Toshihiko Izutsu.

“Setelah saya kaji dari sudut pandang semantik Toshihiko Izutsu, perbedaan ternyata tidak selamanya dipandang sebagai kontradiksi,” ujarnya.

Rasya memaparkan jika ilmu semantik Toshihiko Izutsu berpendapat bahwa pemaknaan lain bisa muncul akibat dari hubungan sistemik yang memiliki kedekatan makna.

“Semantik Toshihiko Izutsu melihat dan mengkaji bahwa makna tidak hanya dari kata tetapi juga relasi dengan kata-kata lain yang serupa, kemudian dilihat dari sisi historis dan filosofisnya,” ucapnya.

Rasya mengatakan bahwa rintangan terberat dalam proses pengerjaan tugas akhirnya adalah menyeimbangkan perkuliahan dengan kesibukan di pondok pesantren.

“Yang berat dalam proses saya itu ketika harus bisa membagi waktu untuk menyeimbangkan kesibukan pondok pesantren tanpa menganggu perkuliahan,” ungkapnya.

Bagi Rasya, manajemen waktu yang baik merupakan solusi untuk menyeimbangkan kegiatan pesantren dengan berkuliah.

“Solusinya di manajemen waktu. Semua tugas kuliah saya kerjakan di siang hari atau ketika ada waktu luang di kampus agar malam harinya saya bisa fokus di pesantren,” ucapnya.

Rasya menjelaskan dari manajemen waktu dan persiapan, di semester 7 ia sudah mempunyai bekal tugas akhir.

“Ketika semester 7 atau masa skripsi, alih-alih memikirkan penelitian, kita sudah punya bekal untuk diajukan sebagai tugas akhir,” ujarnya.

Rasya berpesan pada mahasiswa UIN Walisongo untuk terus menekuni dan memaksimalkan kuliah seperti artikel dan karya tulis ilmiah yang nantinya dapat diajukan menjadi tugas akhir.

“Tips dari saya untuk para mahasiswa bisa lebih serius lagi dalam mengerjakan tugas selama masa kuliah, karena nantinya akan sangat membantu dan memberikan inspirasi untuk tugas akhir,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Maulana
Editor: Dinda A.

Penebangan di Kampus Hijau, Untuk Apa?
Unggahan 5500 Poster Sosialisasi Prokes UIN Walisongo Pecahkan Rekor Muri
Walau Gagal Masuk FK, Imam Adlan Tetap Bisa Sabet Wisudawan Terbaik FDK
Teliti Karakter Zain dalam Film Capernaum, Eky Adelia Sari Jadi Wisudawan Terbaik FTIK
3 Paradigma Pembangunan Berperspektif Gender
TAGGED:headlinerasya' alfirdausuin walisongowisuda 2026wisuda uin walisongowisudawan terbaik fuhum
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Akademik

Imbas Covid-19, DEMA PTKIN Tuntut Pemotongan UKT Mahasiswa

Redaksi SKM Amanat
24 April 2020
Lima Bahasa Cinta Agar Hubunganmu Tetap Langgeng
Sebelum Ke Pare, Perhatikan 6 Hal Ini Agar Waktu Belajarmu Tidak Sia-sia
Teriakan dan Nyanyian Luar Biasa Suporter Bakar Semangat Tim Voli FEBI Hingga Raih Juara
Penggabungan UKM Masih Belum Jelas, Beberapa Ormawa UIN Walisongo Beri Tanggapan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Lulus Tanpa Skripsi, Rasya’ Alfirdaus Raih Wisudawan Terbaik FUHUM Lewat Publikasi Jurnal SINTA 3
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Lulus Tanpa Skripsi, Rasya’ Alfirdaus Raih Wisudawan Terbaik FUHUM Lewat Publikasi Jurnal SINTA 3
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?