By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Angkat Riset Resiliensi Mahasiswa Tahfidz Antarkan Nabela Raih Wisudawan Terbaik FPK
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoWisuda

Angkat Riset Resiliensi Mahasiswa Tahfidz Antarkan Nabela Raih Wisudawan Terbaik FPK

Berawal dari struggle pribadi antara hafalan Alquran dengan perkuliahan yang dijalaninya, Dewi Nabela Sofya El-Fikri meraih predikat wisudawan terbaik FPK setelah meneliti resiliensi mahasiswa Tahfiz

Last updated: 8 Februari 2026 2:39 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 8 Februari 2026
Share
SHARE
dewi nabela sofya el-fakri, uin walisongo, wisuda uin walisongo, wisuda ke-99, wisuda 2026, wisudawan terbaik fpk
Potret Dewi Nabela Sofya El-Fikri, Peraih wisudawan terbaik FPK sedang berpose bersama ijazahnya di depan Landmark UIN Walisongo, Sabtu (7/2/2026).

Amanat.id- Dewi Nabela Sofya El-Fikri, mahasiswi Program Studi (Prodi) Psikologi meraih predikat wisudawan terbaik Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 pada wisuda ke-99 di Auditorium II Kampus 3, Sabtu (7/2/2026).

Mahasiswi asal Semarang tersebut mengangkat skripsi berjudul “Pengaruh Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosional Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Baitul Abidin Darussalam Wonosobo”.

Nabela menjelaskan dua fokus utama penelitannya, yaitu dukungan sosial dan kecerdasan emosional mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik.

“Dukungan sosial merupakan faktor penting dalam perkembangan mahasiswa, sedangkan kecerdasan emosional akan menjadi bekal utama mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik maupun non akademik,” jelasnya.

Nabela mengaku bahwa yang melatabelakangi skripsinya adalah pengalaman pribadi ketika menempuh pendidikan di pondok pesantren dan tantangan akademik yang dihadapinya ketika berkuliah.

“Saya pernah merasakan struggle antara kegiatan pondok terutama hafalan dengan aktivitas kampus yang seringkali menuntut praktik. Dari situ saya belajar bahwa resiliensi sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Nabela menjelaskan jika ia memiliki perencanaan dalam menjalani perkuliahan, salah satunya memiliki target selesai tugas akhir di semester 7.

“Karena sudah memiliki rancangan kuliah, saya mulai mengerjakan tugas akhir lebih awal dengan mengajukan judul skripsi sebelum KKN dan menargetkan selesai pada semester 7,” ujarnya.

Pada proses penyusunan skripsinya Nabela juga mendapat dukungan dari dosen pembimbing yang selalu memberikan target.

“Dosen pembimbing saya menargetkan setiap satu minggu harus ada satu sub-bab yang selesai. Target itu sangat membantu saya agar tetap konsisten dan tidak menunda-nunda,” katanya.

Selain dukungan dosen, Nabela juga merasakan peran besar keluarga sebagai sistem pendukung utama.

“Saya merasa sangat beruntung memiliki keluarga yang berpendidikan, sehingga lingkungan saya selalu mendukung untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.

Nabela memiliki pola belajar dengan mempersiapkan segala sesuatu sejak jauh hari sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

“Menurut saya, belajar jauh-jauh hari memberikan hasil yang lebih maksimal dan membuat prosesnya lebih tenang dibandingkan menerapkan sistem kebut semalam,” tuturnya.

Nabela mengungkapkan bahwa capaian tersebut berawal dari niat sederhana untuk mengejar ketertinggalan akan gap year.

“Saya sempat gap year satu tahun, jadi target awal memang hanya ingin cepat wisuda bersama angkatan saya yang sesungguhnya,” ujarnya.

Bagi Nabela, predikat wisudawan terbaik yang diraihnya ia maknai sebagai sebuah amanah.

“Bagi saya, gelar wisudawan terbaik bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab ke depan untuk menjaga nama baik almamater dan memberi kontribusi positif,” lanjutnya.

Menutup ceritanya, Nabela menyampaikan pesan kepada rekan-rekan mahasiswa, terutama yang masih berjuang menyelesaikan skripsi.

“Teruslah berkembang sesuai kemampuan diri sendiri, tidak perlu memaksakan atau membandingkan dengan orang lain. Yang terpenting, ingat kembali tujuan awal kita ketika pertama kali memulai perkuliahan, jadilah versi terbaik masing-masing,” tutupnya.

Reporter: Defina
Editor: Dinda A.

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Keluhkan Adanya Kewajiban Katering dari Oknum Desa
Persiapkan MABA UIN Walisongo Ke Dunia Organisasi dengan LKMM-PD
Dukungan Orang Tua Jadi Motivasi Ahmad Raih Wisudawan Terbaik Fuhum
Tabloid SKM Amanat Edisi 120
Tantangan Dekopinda untuk Kopma di Kepengurusan Baru
TAGGED:dewi nabela sofya el-fakriheadlineuin walisongowisuda 2026wisuda ke-99wisuda uin walisongowisudawan terbaik fpk
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Gas air mata, Aksi Tolak RUU Pilkada, Pedagang aksi tolak RUU Pilkada, Dampak gas air mata, Aparat kepolisian
RegionalVaria Kampus

Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Aksi, Pedagang Terkena Imbasnya

Rio Ramadhan
22 Agustus 2024
Tak Jadi Satu, Korlap Silih Berganti Sampaikan Orasi Tuntutan Aksi
Hardiknas dan May Day, Buruh Jateng Serukan Kesetaraan dan Keadilan di Tempat Kerja
Menyelami Dunia Batin Seorang Perempuan Lewat Budaya Ronggeng
Panitia Diminta Kaji Ulang Jadwal Pelaksanaan Orsenik
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Angkat Riset Resiliensi Mahasiswa Tahfidz Antarkan Nabela Raih Wisudawan Terbaik FPK
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Angkat Riset Resiliensi Mahasiswa Tahfidz Antarkan Nabela Raih Wisudawan Terbaik FPK
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?