
Amanat.id– Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali meluluskan 1.277 mahasiswa dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Doktor (S.3) ke-41, Magister (S.2) ke-66, dan Sarjana (S.1) ke–99 pada Periode Februari 2026, yang diselenggarakan di Auditorium Kampus 3, Sabtu (7/2/2026).
Pelaksanaan wisuda periode Februari 2026 dilaksanakan dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang. Pembagian sesi ini dilakukan sebagai upaya efisiensi waktu dan pemanfaatan tempat, sehingga dalam satu hari UIN Walisongo dapat menyelenggarakan dua prosesi wisuda secara efektif dan tertib.
Berdasarkan laporan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo, wisuda periode Februari Tahun Akademik 2025/2026, UIN Walisongo meluluskan wisudawan dengan rincian sebagai berikut:
1. Fakultas Syariah dan Hukum: 20 Magister dan 187 Sarjana;
2. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam: 6 Magister dan 125 Sarjana;
3. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik: 89 Sarjana;
4. Fakultas Sains dan Teknologi: 173 Sarjana;
5. Pascasarjana: 13 Doktor dan 16 Magister;
6. Fakultas Ushuluddin dan Humaniora: 8 Magister dan 137 Sarjana;
7. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan: 22 Magister dan 164 Sarjana;
8. Fakultas Dakwah dan Komunikasi: 8 Magister dan 211 Sarjana;
9. Fakultas Psikologi dan Kesehatan: 98 Sarjana.
Ketua Senat UIN Walisongo, Abdul Jamil menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan tahun ajaran 2025/2026 serta para orang tua wisudawan.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan tahun ajaran 2025/2026 serta kepada para orang tua dan wali yang telah mengantarkan putra-putrinya hingga meraih gelar sarjana,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa UIN Walisongo memberikan potongan biaya sebesar 50% bagi para wisudawan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 maupun S3.
“UIN Walisongo memberikan potongan biaya sebesar 50 persen bagi wisudawan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister (S2) maupun doktor (S3),” tambahnya.
Ia berpesan kepada para wisudawan agar tidak terlibat dalam praktik korupsi apabila kelak menduduki jabatan publik.
“Kelak jika kalian menjadi pejabat, jangan ikut-ikutan berjamaah dalam praktik korupsi uang negara. Hentikan korupsi agar negara memiliki cadangan dana yang cukup untuk pembangunan, termasuk membiayai proyek kereta cepat,” titahnya.
Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan UIN Walisongo, Nur Rohman berharap agar para wisudawan senantiasa menjaga nama baik almamater.
“Saya berharap para wisudawan tetap menjaga nama baik almamater UIN Walisongo di mana pun berada,” katanya.
Ia juga menambahkan harapan agar para wisudawan dapat meraih kesuksesan setelah lulus, baik dalam bidang pendidikan, dunia kerja, maupun kehidupan sosial.
“Semoga setelah lulus, para wisudawan dapat meraih kesuksesan dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan sosial,” tutupnya.
Reporter: Matsna Adilya Rahmawati
Editor: Ragil Alfiyyah



