
Amanat.id- Komunitas Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi Tifosi TI Famiglia Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memeriahkan wisuda Doktor (S.3) ke-4, Magister (S.2) ke-66 dan Sarjana (S.1) ke-99 dengan menggelar arak-arakan di sepanjang jalan kampus 3 pada Sabtu, (7/2/2026).
Mahasiswa Teknologi Informasi (TI), Fajar Irham Hakim mengatakan arak-arakan bagi wisudawan TI sudah menjadi kultur di prodinya.
“Sejak prodi ini berdiri pada 2018, arak-arakan sudah menjadi bagian dari kultur kami dan terus dijalankan hingga sekarang,” ujarnya.
Ia menambahkan suasana arak-arakan kali ini ramai dengan sarana prasarana yang lebih mendukung.
“Suasananya kali ini lebih ramai. Ditambah lagi, sarana dan prasarana sekarang sudah jauh lebih mendukung untuk menggelar arak-arakan,” tambahnya.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan untuk merayakan wisudawan yang pernah menjadi bagian penting dalam membangun prodi.
“Kami mengadakan arak-arakan untuk merayakan kakak-kakak tingkat kami. Setidaknya mereka pernah menjadi bagian dari prodi ini dan ikut membangunnya,” jelasnya.
Ia juga mengutip Perunggu 33x sebagai pengingat bahwa mereka pernah di posisi yang sama.
“Selain itu, kami juga merayakan wisudawan terbaik dari prodi kami dan mengenang kakak-kakak yang sekarang diwisuda. Seperti lirik Perunggu 33x,” imbuhnya.
Irham menuturkan terdapat 50 wisudawan yang diarak dari landmark hingga ke gedung FST pada wisuda periode Februari 2026.
“Terdapat 50 wisudawan yang diarak dari landmark hingga ke gedung FST,” tuturnya.
Salah satu wisudawan Prodi TI, Dwi Yuni Saraswati merasa senang dan lega karena perjalanan kuliahnya akhirnya selesai.
“Senang dan lega tentunya, akhirnya perjalanan 3,5 tahun telah selesai. Setelah ini harus melanjutkan kehidupan yang sebenarnya,” ucapnya.
Ia mengatakan kebersamaan di TI masih terasa terbukti dari adik-adik tingkat yang antusias mengikuti arak-arakan wisuda TI.
“Ternyata TI kebersamaannya masih ada, dari adik-adik tingkatnya juga masih mau mengikuti kegiatan arak-arakan wisuda TI,” terangnya.
Menurutnya, hal tersebut terjadi karena prodi TI sudah terbentuk kultur saling mengayomi antara kakak tingkat dengan adik tingkat secara turun-temurun.
“Mungkin di TI memang sudah terbentuk culture dari awal kating terdahulu yang mengayomi adik tingkatnya, terus dari kebiasaan itu terbawa sampai angkatan seterusnya,” paparnya.
Wisudawan TI lainnya, Adika Kaka Saputra juga merasa bangga terhadap kegiatan arak-arakan yang diselenggarakan.
“Tentunya bangga, kebetulan saya juga suka suporteran,” katanya.
Selain membanggakan mahasiswa TI, bagi Adika arak-arakan tersebut juga menjadi hiburan menarik bagi tamu yang datang saat wisuda.
“Selain jadi kebanggaan mahasiswa TI, arak-arakan juga menjadi tontonan menarik bagi masyarakat luar dan keluarga wisudawan lain,” jelasnya.
Ia berharap prodi TI semakin baik dan bisa meraih akreditasi A.
“Saat ini prodi TI masih terakreditasi Baik Sekali, semoga ke depan lulusan setelah saya bisa menikmati capaian akreditasi A,” pungkasnya.
Reporter: Romaito



