Abdul Halim: Pentingnya Ilmu Komunikasi bagi Mahasiswa

1 Min Read
Abdul Halim dalam acara Kuliah Umum di Ruang Sidang FDK Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa (28/02/2023). (Amanat/Nita).
Abdul Halim
Abdul Halim dalam acara Kuliah Umum di Ruang Sidang FDK Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa (28/02/2023). (Amanat/Nita).

amanat.id- Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan acara Kuliah Umum Pascasarjana dengan tema “Penyiaran Islam dalam Pergumulan Praktik Komunikasi di Ruang Publik” secara offline di Ruang Sidang FDK Kampus 3, Selasa (28/02/2023).

Acara ini menghadirkan Guru besar Ilmu Sosiologi Politik UIN Sunan Ampel Surabaya, Abdul Halim sebagai salah satu pemateri.

Menurut Abdul, ada 9 prinsip aktivitas dakwah yang harus diketahui oleh mahasiswa.

“Dalam kitab Ad-Da’wah karya Jum’ah Amin Abdul Aziz ada 9 prinsip aktivitas dakwah, tiga di antaranya adalah cara penyampaian pesan yang baik, persuasi, dan memberikan pemahaman,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan jika mahasiswa harus paham beberapa ruang lingkup keilmuan.

“Komunikasi berada di wilayah yang tidak terbatas oleh ruang. Jadi, mahasiswa harus paham ekonomi, budaya, politik, dan menguasai teknologi,” tuturnya.

Abdul menegaskan peranan penting mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

“Seluruh mahasiswa KPI adalah pelaku dakwah yang berada di garda terdepan untuk mentransformasikan nilai-nilai Islam di mana pun,” ungkapnya.

Reporter: Nita Putri A.
Editor: Revina

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.