By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Penjelasan Wakil Dekan I FSH Terkait Wisudawan Ber-IPK 3,94 yang Tak Disebut Saat Wisuda
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Penjelasan Wakil Dekan I FSH Terkait Wisudawan Ber-IPK 3,94 yang Tak Disebut Saat Wisuda

Last updated: 16 Juli 2018 12:10 pm
Afifah Kamaliyah
Published: 8 Maret 2018
Share
SHARE
Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum Sahidin. (Sumber: elsaonline.com)

Skmamanat.com – Prosesi Wisuda Program Sarjana ke-72 UIN Walisongo telah usai. Dalam acara yang diselenggarakan di Auditorium II itu juga disebutkan wisudawan terbaik tingkat universitas maupun fakultas.

Baca juga: UIN Walisongo Lepas 968 Wisudawan

Namun seusai acara, foto Lutfi Nur Fadilah mendadak viral di status whatsapp mahasiswa UIN Walisongo. Lutfi adalah mahasiswi yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 yang sama persis dengan wisudawan terbaik UIN Walisongo, Nadea Lathifah Nugraheni. Mereka merupakan mahasiswi dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).

Di foto yang viral tersebut bernada menyayangkan Lutfi yang tidak disebut dalam acara wisuda. Padahal ia memiliki IPK tinggi.

Di dalam foto tertulis ‘Lutfi Nur Fadhilah adalah pemilik IPK 3,94 yang nilainya sama dengan wisudawan terbaik UIN WS, dan saat perhelatan kemarin namanya satu kalipun tidak tersebut’.

Status viral di kalangan mahasiswa UIN Walisongo

 Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan FSH Sahidin menjelaskan, semua telah diukur dan dipertimbangkan dengan matang. Penetapan wisudawan terbaik dengan IPK yang sama bukan kali ini saja.

Keputusan ini telah melewati rapat Dekan dan Kepala Jurusan di lingkungan FSH.

“Semuanya sudah melalui proses, kami juga membandingkan dari IPK, tahun masuk, dan nilai skripsi. Ternyata  semuanya sama,” jelasnya.

Pihak fakultas kemudian membandingkan dengan faktor-faktor lainnya, seperti bahasa skripsi, umur, dan organisasi yang digeluti wisudawan.

“Akhirnya dibandingkan lagi bahasa skripsinya, ternyata punya Nadea menggunakan bahasa Inggris, sedangkan Lutfi menggunakan bahasa Indonesia. Tidak hanya itu, kita juga membandingkan diranah organisasi,” ungkap Sahidin.

Nadea juga mendapatkan predikat skripsi terbaik oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo.

Tak hanya itu, Sahidin juga menambahkan, umur juga mempengaruhi dalam proses penentuan wisudawan terbaik. Saat di cek kembali ternyata umur Nadea lebih muda dari Lutfi.

“Jadi tidak ada kekeliruan dalam menentukan kebijakan ini,” kata Sahidin.

Sementara itu, Lutfi tidak pernah mempermasalahkan keputusan ini. Baginya gelar wisudawan terbaik itu hanya saat ceremony semata. Ia lebih berharap ilmu yang di dapat selama kuliah di UIN Walisongo bermanfaat baginya dan orang banyak.

Lutfi paham betul, pihak fakultas telah mempertimbangkan matang-matang terkain wisudawan terbaik.

“Saya sih enggak masalah, hanya teman-teman dekat yang tahu IPK saya sama dengan Nadea dan meluapkan perasaan mereka lewat status-status Whatsapp,” ujarnya.

Mahasiswi asal Bojonegoro ini juga mengungkapkan bahwa niatnya kuliah untuk mencari ilmu. Tidak untuk mengejar IPK tinggi.

Ditanya soal respon orang tua tentang hal ini, Lutfi mengatakan tidak masalah.

“Orang tua saya tahu tentang ini, tapi beliau tidak mempermasalahkannya, yang penting bagi beliau adalah prestasi anaknya baik,” ujar Lutfi.

Reporter: Afifah Kamaliyah
Editor: Khanif Maghfiroh

Puasa Tidak Jadi Halangan Mahasiswa Gelar Aksi Duduki Rektorat Jilid II
Pancasila Manifestasi Piagam Madinah
Angkat Tema Sensitif, Tasya dan Saeful Keluar Sebagai Pemenang Lomba Poster
Persiapan Hanya Seminggu, FEBI Menangkan Lomba Presma Orsenik 2017
Kepala Sub Umum FSH Keluhkan Perilaku Mahasiswa dan Dosen yang Kerap Lalai
TAGGED:kriteria wisudawan terbaikwisudawan terbaikwisudawan terbaik uin
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Puisi

Sosok itu

Redaksi SKM Amanat
13 November 2021
Kriteria Guru Profesional Menurut Syaifuddin Najib
Keputusan Rektor untuk TOEFL dan IMKA, Tetap Harus Dikawal
Penyebab Manusia Bisa Jadi Lola
Gunawan: Mereka Para Akademisi Sastra, Omong Kosong Saja
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Penjelasan Wakil Dekan I FSH Terkait Wisudawan Ber-IPK 3,94 yang Tak Disebut Saat Wisuda
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Penjelasan Wakil Dekan I FSH Terkait Wisudawan Ber-IPK 3,94 yang Tak Disebut Saat Wisuda
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?