By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Dekan FST Buka Suara Soal Turunnya Pendaftar UIN Walisongo 2024
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
FST UIN Walisongo
Salah satu mahasiswa sedang berjalan di depan Gedung FST UIN Walisongo, Jumat (07/04/2023). (Amanat/Eka).
AkademikUIN WalisongoVaria Kampus

Dekan FST Buka Suara Soal Turunnya Pendaftar UIN Walisongo 2024

Last updated: 15 Agustus 2024 12:49 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 15 Agustus 2024
Share
SHARE
FST UIN Walisongo
Salah satu mahasiswa sedang berjalan di depan Gedung FST UIN Walisongo, Jumat (07/04/2023). (Amanat/Eka).

Amanat.id- Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Musahadi menanggapi terkait menurunnya jumlah pendaftar mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo tahun 2024, Rabu (14/8/2024).

Ketika diwawancarai tim Amanat.id, Musahadi mengatakan bahwa penurunan pendaftar terjadi karena animo lulusan Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah (SMA/SMK/MA/Sederajat) menurun.

“Beberapa tahun terakhir itu animo lulusan SMA, SMK, MA untuk kuliah menurun,” ucapnya.

Lanjutnya, menurunnya jumlah pendaftar mahasiswa baru tidak hanya terjadi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), melainkan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Tidak hanya di PTKIN, tetapi di perguruan tinggi di Kemendikbudristek juga,” tambahnya.

Sambungnya, permasalahan Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga memengaruhi jumlah pendaftar mahasiswa baru UIN Walisongo.

“Soal framing tentang UKT itu saya rasa juga patut untuk dicarikan solusinya. Jika dalam pandangan saya, dibandingkan dengan perguruan tinggi yang lain di bawah Kemendikbud itu relatif jauh di bawah,” ucapnya.

Ia juga menuturkan bahwa UIN Walisongo bahkan tidak memberikan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) bagi pendaftar jalur mandiri.

“Apalagi kita di Kementrian Agama tidak boleh ada SPI, untuk jalur mandiri juga tidak ada SPI, kalau sekarang namanya Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Jadi, itu terhitung kompetitif dalam hal UKT,” ungkapnya.

Ia berpendapat, wajib ma’had juga menjadi salah faktor yang membuat turunnya jumlah pendaftar di UIN Walisongo.

“Dalam dua tahun terakhir, UIN Walisongo mempunyai program wajib ma’had. Mungkin saja, sosialisasinya ke calon-calon mahasiswa itu belum tuntas. Jadi ide dan gagasan di balik itu belum optimal tersampaikan,” tuturnya.

Sambungnya, padahal program tersebut menjadi program wajib pemerintah.

“Padahal program itu bersifat obligatory dari Kementerian Agama,” ucapnya.

Menurut Musahadi, akibat dari belum tuntasnya sosialisasi ma’had membuat banyak yang salah paham tentang program ma’had.

“Sosialisasi yang tidak optimal membuat tangkapnya salah parsial dan boleh jadi salah tangkap karena banyak yang tersosialisasi itu justru soal manajemennya, masalah dalam hal konsumsi, dan fasilitas,” katanya.

Musahadi menyadari bahwa program ma’had menjadi tantangan bagi UIN Walisongo.

“Jadi, tantangan UIN Walisongo adalah bagaimana menjelaskan atau mensosialisasikan pada publik,” jelasnya.

Meskipun demikian, program ma’had menurutnya memiliki banyak kelebihan.

“Bahwa di belakang gagasan ma’had ada ide-ide yang sangat strategis, sangat penting untuk mencetak generasi muda ke depan yang kompatibel dengan tantangan,” tuturnya.

Ia menyampaikan agar seluruh civitas akademika UIN Walisongo dapat mengikuti perkembangan zaman.

“Semua elemen universitas harus cerdas membaca tanda-tanda perubahan, mendefinisikan perubahan perilaku,” katanya.

Musahadi juga mengingatkan agar UIN Walisongo dapat melihat peluang dan keinginan masyarakat.

“Orientasi dari masyarakat itu harus dibaca dan kita berusaha untuk menjadi lebih relevan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Reporter: Dwi Khoiriyatun
Editor: Gojali

Pastikan Awal Safar 1439 H, Prodi Ilmu Falak Adakan Rukyatul Hilal
4 Berkah Silaturahmi Menurut Antin Lathifah
Biro Akademik dan Kemahasiswaan UIN Walisongo Tanggapi Keluhan Mahasiswa Terkait Fasilitas Ma’had
Ramai Urus Surat Keterangan Bebas Perpustakaan Meski Pendaftaran Wisuda Ditutup
3 Tuntutan Dema-Sema dalam Audiensi Soal Polemik TOEFL dan IMKA
TAGGED:dekan fstmahasiswa baru uin walisongopeminat uin walisongopendaftar uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
sumatra, banjir sumatra, lahan sawit, pembalakan hutan, bencana nasional indonesia
Opini

Sumatra Jadi Peringatan, Papua Adalah Kesempatan

Hikam Abdillah
29 Desember 2025
Hasyim Muhammad: Tidak Ada Kesuksesan Tanpa Penderitaan
Panti Jompo, Bukan Warna Kusam di Akhir Jalan
Keluarga Mahasiswa Korban Penipuan Berharap Dapat Bantuan Dari Kampus
KSR UIN Walisongo Adakan Wahana Jumpa Prestasi Nasional
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Dekan FST Buka Suara Soal Turunnya Pendaftar UIN Walisongo 2024
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Dekan FST Buka Suara Soal Turunnya Pendaftar UIN Walisongo 2024
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?