Angkat Isu Komunitas Sastra Lokal, SKM Amanat UIN Walisongo Sabet Gold Winner ISMA 2026

Surat Kabar Mahasiswa Amanat UIN Walisongo Semarang sukses raih predikat Gold Winner kategori majalah terbaik di ajang Indonesia Students Media Awards (ISMA) 2026 yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS)

3 Min Read
Potret Majalah Soeket Teki edisi 13 meraih predikat Gold Winner Indonesia Students Media Awards (ISMA) 2026 oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) (Dok. Amanat).
skm amanat, uin walisongo, isma 2026, sps awards 2026, majalah soeket teki
Potret Ketua SPS Kalimantan Timur, Ajid Kurniawan dengan Moehammad Alfarizy dalam acara Malam Penghargaan SPS Awards 2026 di Balroom Dispora Kalimantan Timur, Jumat (6/11/2026). (Sumber: Balikpapan tv).

Amanat.id- Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo meraih penghargaan Indonesia Students Media Awards (ISMA) 2026 dengan predikat Gold Winner kategori majalah dan tabloid mahasiswa terbaik yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Ballroom Dispora Kalimantan Timur, Jumat (6/11/2026).

Lurah Kampoeng Soeket Teki 2025, Eka Rifnawati menyampaikan apresiasi kepada yang terlibat proses penyusunan Majalah Soeket Teki SKM Amanat edisi 13 sehingga menjadi salah satu pemenang SPS Awards 2026.

“Kembali berkesempatan untuk berkompetisi dan mendapat penghargaan tentu suatu kebahagiaan yang patut disyukuri, dirayakan, dan dinikmati sebagai apresiasi terhadap proses, kerja kolektif, serta dedikasi teman-teman yang terlibat di dalamnya,” ujarnya.

Eka menjelaskan pemilihan topik pada Majalah Soeket Teki edisi 13 mengeksplorasi komunitas sastra lokal sekitar.

“Dewasa ini, gairah berkomunitas itu masih ada, bisa jadi mungkin meningkat dengan banyaknya wadah baru. Namun, tidak sedikit komunitas lokal yang mengalami fase fluktuatif akibat keterbatasan manejerial, tantangan komersialisasi, atau bahkan jadi korban represi oknum,” jelasnya.

Dari pemilihan topik tersebut, Eka berharap pembaca dapat menikmati dan merenungkan kajian Majalah Soeket Teki edisi 13.

“Dari majalah Soeket Teki edisi 13, Kami ingin menciptakan ruang-ruang untuk realitas berkomunitas di lingkungan yang dapat kami jangkau. Harapan besar bahwa tulisan kali ini tidak hanya dinikmati secara estetis, tetapi juga dapat menemukan sesuatu untuk direnungkan setelah membacanya,” sambungnya.

Eka juga berharap SKM Amanat dapat menjadi tempat bertumbuh berbagai gagasan dan kreativitas.

“Di tengah sistem yang sibuk menghitung tinggi rendahnya literasi, harapan kedepannya untuk Soeket Teki dan SKM Amanat bisa terus menjadi ruang alternatif bagi tumbuhnya gagasan, kreativitas, dan keberanian berekspresi dalam menghidupkan lilin-lilin iklim bersastra,” ucapnya.

Pimpinan Umum SKM Amanat 2026, Moehammad Alfarizy merasa bangga Majalah Soeket Teki edisi 13 menjadi pemenang SPS Awards 2026.

“Tentu bangga Majalah Sastra Soeket Teki Edisi 13 memenangkan SPS Award tahun ini,” titahnya.

Bagi Alfarizy, hal tersebut menunjukkan potensi keterbukaan ruang diskusi sastra.

“Ini artinya menandakan bahwa kesusasteraan masih menarik untuk didiskusikan. Misalnya dalam laporan rawat sastra lereng medini, kerja perawatan merupakan upaya untuk bagaimana sastra sebagai sebuah medium dapat dilestarikan,” terangnya.

Alfarizy berharap SKM Amanat dapat melahirkan lebih banyak karya dengan menjunjung nilai jurnalistik.

“Harapannya kedepan bisa menghasilkan karya yang berkualitas lebih banyak, juga menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik,” pungkasnya.

Reporter: Azkiya Salsa Afiana

Share This Article