
Apakah kamu termasuk mahasiswa yang sering begadang akibat tugas atau organisasi? Bagaimana agar tetap mendapat tidur berkualitas di tengah kesibukan yang mengantre?
Tidur menjadi salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting, termasuk mahasiswa. Rata-rata, seseorang membutuhkan kurang lebih 8 jam untuk tidur per-harinya.
Namun karena kesibukan dan sebagainya, tak jarang mahasiswa memilih untuk begadang demi menyelesaikan pekerjaan yang ada, misalnya tugas atau organisasi. Beberapa dari mereka terbiasa tidur kurang dari 5 jam, bahkan tidak tidur sampai pagi.
Karena kepala dipenuhi tugas dan pekerjaan yang harus segera diselesaikan, terkadang diri kesulitan untuk tidur nyenyak dan berkualitas di malam harinya.
Lalu, adakah cara agar mahasiswa tetap bisa mendapat tidur yang berkualitas?
Berikut tim Amanat.id merangkum tips mendapat tidur berkualitas bagi mahasiswa.
1. Hindari konsumsi kopi dan rokok
Kopi mengandung kafein yang membuat tubuh sulit untuk tidur. Menurut Journal of Sleep Research (2022), konsumsi kafein akan menghambat adenosin yang bisa membuat seseorang terlalu waspada untuk dapat tidur. Selain itu, kafein juga mengganggu hormon pemicu tidur.
Begitu pula rokok mengandung nikotin yang membuat otak ketagihan. Otak akan “membangunkan” seseorang hanya untuk memuaskan keinginannya, merokok lagi dan lagi.
Menurut studi yang dilakukan oleh University of Florida di tahun 2013, menemukan bahwa setiap orang kehilangan rata-rata 1,2 menit waktu tidur untuk setiap batang rokok yang mereka hisap.
Hal ini dikarenakan stimulasi nikotin dan efek tidak merokok saat tidur. Mereka yang merokok dua jam sebelum beranjak ke tempat tidur, kesulitan untuk tertidur karena nikotin mengganggu siklus tidur-bangun alami.
2. Hindari makan berat menjelang tidur
Ketika waktunya tidur, sebisa mungkin hindari makanan berat. Makanan berat akan membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras, sehingga bisa mengganggu tidurmu.
Jika memang lapar di malam hari, kamu bisa mengonsumsi makanan ringan, seperti biskuit, sereal, atau susu. Batasi juga waktu makan mu, paling lambat 1 jam sebelum tidur.
3. Bersihkan kamar tidur
Meskipun kelelahan karena beraktivitas seharian, pastikan kamu tetap menjaga kerapihan kamar tidur. Suasana kamar yang nyaman dan santai akan membuat tidurmu berkualitas. Mulailah dari memilih peralatan tidur, seperti kasur, bantal, sprei, dan selimut yang nyaman supaya badan terhindar dari rasa sakit dan nyeri.
Kamu juga bisa mematikan lampu atau cukup menyalakan lampu tidur. Pasalnya, paparan cahaya yang berlebihan mengganggu ritme dan sirkadian tubuh.
4. Sempatkan berolahraga
Salah satu manfaat dari olahraga adalah mengurangi stres. Olahraga juga bisa merenggangkan tubuh setelah seharian beraktivitas, sehingga bisa membuat tidur lebih nyaman dan rileks.
Namun, jangan pula melakukan olahraga berat menjelang tidur karena hal ini bisa merangsang tubuh untuk melepaskan hormon stres (kortisol) yang dapat membuat tubuh tetap terjaga dan tidak mengantuk. Sebaiknya lakukan setidaknya 3 jam sebelum waktu tidur.
Kunci melakukan olahraga sebelum tidur adalah memilih waktu dan jenis olahraga yang tepat untuk dilakukan, seperti yoga, stretching, dan jalan santai.
5. Tenangkan pikiran dan mental
Sebelum tidur, kamu bisa meluangkan waktu 15-30 menit untuk menenangkan pikiran. Bisa dengan beribadah, mendengar musik, melihat video animasi, atau hal lain yang bisa membuat pikiran lebih fresh.
Karena jika kamu overthinking dan mempertanyakan banyak hal dalam kepala, bisa dipastikan kamu tidak akan bisa tidur dengan tenang. Maka dari itu, cobalah untuk rileks sesaat.
Itulah lima tips agar tidurmu berkualitas. Jangan sampai kamu tidak tidur hanya karena sibuk beraktivitas seharian. Tetap utamakan kesehatan diri, di tengah kesibukan yang ada.


