Habib Syafi’i: Berselawat Sama dengan Membangunkan Tidur Nabi Muhammad SAW

2 Min Read
Habib Syafi'i sedang berselawat di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Kamis (2/11/2023). (Amanat/Febriyanti).
Berselawat, Habib Syafi’I bin Idrus Alaydrus, UIN Walisongo, HMJ Perbankan Syari'ah
Habib Syafi’i sedang berselawat di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Kamis (2/11/2023). (Amanat/Febriyanti).

amanat.id- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan selawat bersama Habib Syafi’I bin Idrus Alaydrus dalam rangka Dies Natalis ke-8 di Auditorium II Kampus 3, Kamis (2/11/2023).

Habib Syafi’i mengatakan bahwa selawat sangat dicintai Allah dan Nabi Muhammad SAW.

“Selawat ini sangat dicintai Allah dan Nabi Muhammad SAW. Dengan berzikir, mengingatkan kita akan suri teladan dan tindakan yang kita lakukan,” ucapnya.

Ia mengingatkan ketika berselawat jangan memasang muka yang masam.

“Ketika selawatan mukanya jangan masam karena kita sedang berselawat dengan yang kita cinta. Apalagi ini sama halnya mengirim salam kepada Nabi,” tambahnya.

Mengutip dari sebuah hadis, Habib Syafi’i menambahkan, berselawat sama dengan membangunkan tidurnya Nabi Muhammad SAW.

“Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwasanya setiap kali orang mengucapkan salam, maksudnya selawat, dengan izin Allah Nabi menjawab salamnya. Jadi, dengan berselawat sama saja dengan membangunkan tidur Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Ia pun berharap mahasiswa dapat menjadi generasi penerus yang bisa mempertahankan agama, bangsa, dan negara.

“Semoga yang hadir di sini menjadi seorang pejuang, menjadi penerus generasi yang mempertahankan agama, bangsa, dan negara Indonesia ini,” tutupnya.

Reporter: Febriyanti

Editor: Revina

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.