By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: KUPI II Saat Diskusi Buku Tekankan Hubungan Seksual Dalam Kemaslahatan Pernikahan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
NasionalUIN Walisongo

KUPI II Saat Diskusi Buku Tekankan Hubungan Seksual Dalam Kemaslahatan Pernikahan

Last updated: 24 November 2022 5:30 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 23 November 2022
Share
SHARE
KUPI II UIN Walisongo
Saat pembedahan buku di rektorat UIN Walisongo, Rabu (23/11/2022). (Amanat/Aissya)

Amanat.id- Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II menggelar acara Diskusi Buku “Justice and Beauty in Muslim Marriage: Towards Egalitarian Ethics and Laws”  karya Musawah di Gedung Teater Rektorat Lantai 4, Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Rabu (23/11/22).

KUPI II menghadirkan empat narasumber sekaligus. Ziba Mir-Hosseini dan Mulki Al-Sharmani yang merupakan editor Buku “Justice and Beauty in Muslim Marriage: Towards Egalitarian Ethics and Laws”, dosen Kajian Al-Qur’an di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an/ Majelis Muswarah (Board) KUPI Nur Rofi’ah, serta Dosen Ilmu Hadis di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Faqihuddin Abdul Qodir.

Sebagai narasumber pertama, Ziba menjelaskan tujuan diciptakannya buku yang ditulis oleh 17 penulis dari 12 negara sekaligus tersebut.

“Buku ini menjelaskan mengenai  sebuah eksplorasi holistik tentang bagaimana pernikahan didasarkan pada kesetaraan, keadilan, dan kesejahteraan bersama,” tuturnya.

Banyaknya kasus diskriminasi terhadap perempuan, lanjut Mulki, ada tiga fondasi dalam pernikahan.

“Surah An-Nisa ayat pertama, fondasi menikah ada tiga, yaitu jiwa yang tunggal, takwa, dan samawa, ” imbuhnya.

Kesehatan Biologis Perempuan Perlu Dipertimbangkan

Dalam hubungan pernikahan, keadilan terhadap perempuan sebagai istri sering kali terpinggirkan. Rofi’ah mengawali pembicaraan dengan bertanya kepada audiensi laki-laki mengenai berhubungan badan saat istri sedang Premesntrual Syndrome (PMS) atau nifas.

“Berhubungan badan saat istri lagi PMS, baik tidak? Tidak. Karena laki-laki hanya merasakan enaknya, istri yang merasakan sakitnya. Begitu juga saat istri selesai nifas, pembuluh darah yang belum kering bisa pecah kalau dipaksa berhubungan.  Itulah yang dinamakan keadilan hakiki, yaitu perspektif keadilan yang memastikan keadaan biologis perempuan tidak makin sakit, walaupun laki-laki tidak mengalami,” jelasnya.

Ia juga menambahkan mengenai kerentanan sosial perempuan yang sering kali diperlakukan tidak adil oleh suaminya.

“Menduakan dan di duakan rasanya pasti berbeda, seperti memukul dan dipukul. Kenapa perempuan dipukul? Karena dianggap tidak patuh, padahal belum tentu suaminya itu layak dipatuhi. Itu adalah kerentanan sosial bila mana perempuan diperlakukan tidak adil hanya karena menjadi perempuan,’’ ungkapnya.

Sebagai narasumber terakhir, Faqih memberikan satu contoh hadis yang sering disalahgunakan dalam hubungan pernikahan.

“Hadis yang sangat terkenal, bahwa laki-laki yang mengajak istrinya di ranjang, lalu istrinya menolak dan suaminya marah, maka istri itu akan dilaknat. Nah, hadis itu digunakan untuk menakut-nakuti perempuan. Padahal, hadis ini esensinya yaitu pentingnya saling melayani dalam kebutuhan suami istri,”

“Karena itu, dalam konsep mubadalah, jangan mudah marah apabila istri menolak karena suatu sebab. Karena kemarahan akan membuat hidup keluarga penuh laknat,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menggunakan hadis untuk mendiskriminasi perempuan adalah kesalahan yang besar.

“Orang yang menggunakan hadis untuk mendiskriminasi perempuan, maka salah besar,” pungkasnya.

Reporter: Aissya S

Tindak Lanjuti Penyebaran Covid-19, UIN Walisongo Keluarkan Kebijakan Akademik Baru
Kerusakan Jalan Akibat Proyek, Kasubbag RT: Akan Ada Perbaikan
Abdul Halim: Pentingnya Ilmu Komunikasi bagi Mahasiswa
Pentas Ozone KSK Wadas, Usung Isu Masa Kini Dikemas dengan Surealis
Sediakan Toilet Portabel, Antisipasi Maba Tinggalkan Lapangan
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Kasus Pembunuhan, Kasus Iwan Budi, Pembunuhan Anggota PNS, Iwan Budi, AJI Semarang
RegionalWarta

Hampir Genap Tiga Tahun, Kasus Pembunuhan Anggota PNS Iwan Budi Belum Ada Titik Terang

Redaksi SKM Amanat
3 Juli 2025
Desak Keringanan UKT di Semester Genap, Sema-U Lakukan Gerakan Virtual
Dampak Covid-19, UIN Walisongo Tak Akan Hapus Skripsi dan Bebas UKT
Polisi Semprotkan Water Canon, Mahasiswa Alami Luka hingga Dilarikan ke RS
Hindari 5 Hal Ini! Agar Berat Badan Tak Naik Saat Berpuasa
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: KUPI II Saat Diskusi Buku Tekankan Hubungan Seksual Dalam Kemaslahatan Pernikahan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: KUPI II Saat Diskusi Buku Tekankan Hubungan Seksual Dalam Kemaslahatan Pernikahan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?