By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pola Pikir Instan Masyarakat Akar Krisis Iklim Berkelanjutan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Pola Pikir Instan Masyarakat Akar Krisis Iklim Berkelanjutan

Last updated: 13 Juni 2024 12:26 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 13 Juni 2024
Share
SHARE
Pola pikir Instan, Krisis Iklim, Pola pikir masyarakat, Hari Laut Sedunia, SKM Amanat, Greenpeace Indonesia
Writer and Support Community Greenpeace, Jibril Firman sedang memaparkan materi krisis iklim di seminar Hari Laut sedunia di Ruang teater FITK UIN Walisongo, Rabu (12/6/2024). (Dok. Amanat).

Amanat. id- Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo bersama LautSehat.id bersama mengadakan seminar bertema “Terhubung Untuk Lautan” di Gedung Teater IsDB Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Kampus 3, Rabu (12/06/2024).

Acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia tersebut turut mendatangkan Writer and Support Community Greenpeace, Jibril Firman Sofyan sebagai pemateri.

Menurutnya, permasalahan dari krisis iklim berkepanjangan dan kerusakan lingkungan terletak pada pola pikir masyarakat.

“Pola pikir masyarakat menjadi akar utamanya,” ucap Jibril.

Disebut dengan kabut peradaban, sambung Jibril, istilah yang muncul ketika manusia merusak alam dengan tidak sadar.

“Saya istilahkan itu kabut peradaban karena kita dilahirkan di dunia industri, seperti tahu fungsi kunang-kunang dalam ekosistem pun tidak,” tuturnya.

Jibril juga menekankan pentingnya pemberian literasi tentang cara kerja alam untuk mencegah pola pikir yang instan.

“Jika kita tidak memberikan literasi tentang bagaimana alam bekerja, akhirnya kita akan menciptakan pola pikir yang instan,” katanya.

Adapun Greenpeace, sambung Jibril, telah berupaya menyuarakan isu-isu pencemaran atau hal yang tidak sejalan dengan pelestarian lingkungan.

“Kita menyuarakan hal-hal apa pun jika ada yang bertentangan dengan pelestarian lingkungan,” terangnya.

Meskipun demikian, menurut Jibril Greenpeace hanyalah organisasi sipil sedangkan kewenangan untuk menyelesaikan masalah lingkungan merupakan kewenangan pemerintah.

“Greenpeace hanya sebagai organisasi sipil, kalau sampai kewenangan, itu urusan negara,” tutupnya.

Reporter: Moehammad Alfarizy
Editor: Gojali

HUT ke-22, HMJ Tasawuf dan Psikoterapi Gelar Turnamen Futsal 
Peka Terhadap Sekitar, Wisudawan Terbaik FDK Usung Isu Masyarakat Marjinal
Persiapan Kalam FUHUM UIN Walisongo Munculkan Komentar di Kalangan Mahasiswa
Muhammad Saifullah: FEBI dan PBAS Berselawat sebagai Rasa Syukur atas Segala Pencapaian
Cek Akreditasi Terbaru 2 Prodi S1 FISIP UIN Walisongo
TAGGED:greenpeace indonesiahari laut seduniakrisis iklimpola pikir instanpola pikir masyarakatskm amanat
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Warak Ngendog, Tradisi Warak Ngendog, Dugderan, Ramadan, Semarang, Makna Warak Ngendog
Artikel

Pesan Tersirat Tradisi Warak Ngendog

Redaksi SKM Amanat
11 Maret 2024
Yang Melejit dan Hilang Seketika di Pilpres 2019
Diwisuda, 256 Wisudawan FITK UIN Walisongo Siap Bermasyarakat
Alasan Kenapa Berbuka Puasa Harus dengan yang Manis
Mediokritas dalam Gejala Popularisme-Populisme Islam
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pola Pikir Instan Masyarakat Akar Krisis Iklim Berkelanjutan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Pola Pikir Instan Masyarakat Akar Krisis Iklim Berkelanjutan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?