By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Peka Terhadap Sekitar, Wisudawan Terbaik FDK Usung Isu Masyarakat Marjinal
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
SosokUIN WalisongoVaria KampusWisuda

Peka Terhadap Sekitar, Wisudawan Terbaik FDK Usung Isu Masyarakat Marjinal

Last updated: 22 Agustus 2024 12:55 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 22 Agustus 2024
Share
SHARE
Wisudawan Terbaik, Wisudawan terbaik FDK, UIN Walisongo, Skripsi isu pemberdayaan Masyarakat, Masyarakat marjinal,
Wisudawan terbaik FDK UIN Walisongo, Darmawanti Putri Supriyanto berfoto dengan ijazah kelulusannya, Rabu (21/8/2024). (Dok. Khusus).

Amanat.id- Mengangkat isu masyarakat yang termajinalkan, mahasiswi Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Darmawanti Putri Supriyanto berhasil menjadi Wisudawan terbaik pada wisuda ke-93 Periode Agustus 2024 yang berlangsung di Auditorium II Kampus 3, Rabu, (21/8/2024).

Mahasiswi UIN Walisongo asal Semarang tersebut berhasil menyelesaikan tugas akhir dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat pada Komunitas Harapan (Studi Masyarakat Pinggiran Kauman Kecamatan Semarang Tengah)”. Alasannya memilih judul tersebut karena menurutnya pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan bagi masyarakat yang tidak terlihat oleh pemerintah.

“Alasan mengambil judul tersebut karena ternyata banyak masyarakat pinggiran, tentu saja di sekeliling kita yang termarjinalkan,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa judul yang dipilihnya cukup sesuai dengan apa yang dipelajarinya selama diperkuliahan.

“Saya mengambil persoalan terkait pemberdayaan masyarakat, yang mana hal itu linier dengan pembelajaran saya di jurusan Pengembangan Masyarakat Islam,” katanya.

Menurutnya, kepekaan terhadap kaum yang terpinggirkan menjadi urgen sebagai bentuk pemenuhan hak manusia dan mendapat kesejahteraan.

“Setiap orang berhak atas keadilan, kesejahteraan. Apa kita tega melihat saudara kita khususnya masyarakat pinggiran yang ingin hidup lebih baik tetapi kita malah diam saja,” tuturnya.

Darmawanti menjelaskan bahwa sebagai makhluk sosial, masyarakat harus turut andil dalam pemberdayaan sekitar melalui simpati, memberikan peluang dan kesempatan dalam menuntut ilmu.

“Sebagai mahkluk sosial, sudah seharusnya kita turut serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat pinggiran dengan bersimpati, memberikan peluang, serta kesempatan bagi mereka untuk mendapat ilmu sehingga menjadi bekal kehidupan mereka kelak,” paparnya.

Adapun bentuk kepedulian, sambung Darmawanti, dapat dalam berbagai bentuk seperti pelatihan, pengajaran, dan motivasi.

“Bentuk kepedulian bisa dengan cara memberikan banyak pelatihan, pengajaran, dan motivasi berkelanjutan agar mereka bisa memberdayakan kehidupan mereka secara mandiri,” lanjutnya.

Selain berkuliah, Darmawanti mengatakan bahwa dirinya juga menyibukan diri dengan bekerja sebagai guru, operator sekolah, hingga berjualan jajanan pasar.

“Selain berkuliah, saya juga bekerja sebagai guru TK dan guru les privat calistung, Operator sekolah, dan pernah berjualan jajanan pasar,” paparnya.

Menurutnya, mencoba ha-hal baru akan memberikan pengalaman yang berharga.

“Alasan saya banyak berkegiatan karena ingin mencoba hal baru, karena dari situ akan memberikan kita banyak pengalaman berharga,” tuturnya.

Darmawanti mengaku bahwa dengan kesibukan yang ada tidak menjadi beban ataupun mengganggu studi karena hal tersebut sudah ia persiapkan sejak jauh-jauh hari.

“Butuh effort lebih dalam pembagian waktunya. Karena itu, saya sudah mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari sehingga bisa menyelesaikan studi dengan waktu 3 tahun 7 bulan 29 hari,” jelasnya.

Darma tidak menyangka bahwa ia mampu berjuang untuk kuliah sembari melakukan kegiatan lain seperti bekerja dan berorganisasi.

“Hal yang paling berkesan yakni ketika ternyata saya mampu membagi waktu sedemikian hebatnya untuk mengajar, berjualan, aktif di organisasi kampus dan luar kampus. Hal itu menjadi momen yang ‘wow’ dan tak terlupakan bagi saya,” jelasnya.

Terakhir Darmawanti berharap agar ilmu yang dimilikinya bisa bermanfaat bagi orang banyak.

“Semoga ilmu yang saya punya bisa bermanfaat bagi Masyarakat dan lebih kuat untuk terus semangat melakukan banyak kebaikan,” tutupnya.

Reporter: Azkiya Salsa Afiana
Editor: Eka R.

Pengalaman Kuliah di Luar Negeri, Salsabiela Teliti Isu Boikot dan Jadi Skripsi Terbaik UIN Walisongo
Abdul Ghofar; Pelepasan Emisi sebagai Tolok Ukur Dampak Perubahan Iklim
Meski Sempat Gap Years Dua Tahun, Liana Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik FISIP
Meski Dibuka, Perpustakaan Pusat UIN Walisongo Tidak Melayani Peminjaman Buku
FITK Tebang Tangkai Pohon yang Berisiko Tumbang di Parkiran
TAGGED:masyarakat marjinalskripsi isu pemberdayaan masyarakatuin walisongowisudawan terbaikwisudawan terbaik fdk
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Hendi Pratama, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Hendi Pratama Bagikan 2 Cara Pelestarian Bahasa Daerah

Redaksi SKM Amanat
9 Juni 2023
Masih Jarang Diteliti, Skripsi Rifai Jadi Skripsi Terbaik Universitas
Tips Menyulap Rasa Malas Menjadi Produktif
Inilah Para Juara Lomba MMF di Anniversary FUPK ke-12
Penjelasan Wakil Dekan I FSH Terkait Wisudawan Ber-IPK 3,94 yang Tak Disebut Saat Wisuda
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Peka Terhadap Sekitar, Wisudawan Terbaik FDK Usung Isu Masyarakat Marjinal
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Peka Terhadap Sekitar, Wisudawan Terbaik FDK Usung Isu Masyarakat Marjinal
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?