Peran Penting SKM Amanat bagi Mahasiswa

2 Min Read
Joko Tri Hartanto sedang menceritakan pengalaman di SKM Amanat dalam Sarasehan di Pendopo FEBI Kampus 3 UIN Walisongo, Sabtu (30/9/2023). (Amanat/Nita).
Joko Tri Hartanto, Sejarah SKM Amanat, SKM Amanat
Joko Tri Hartanto sedang menceritakan pengalaman di SKM Amanat dalam Sarasehan di Pendopo FEBI Kampus 3 UIN Walisongo, Sabtu (30/9/2023). (Amanat/Nita).

amanat.id- Dalam rangka peringatan Hari lahir (Harlah) ke-39, Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat mengadakan sarasehan dengan para alumni di Pendopo Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Sabtu (30/9/2023).

Acara tersebut menghadirkan Demisioner Pimpinan Umum (PU) SKM Amanat, Joko Tri Hartanto sebagai salah satu pembicara.

Joko menyebutkan bahwa SKM Amanat menjadi wadah belajar selama menjadi mahasiswa.

“Amanat menjadi wadah dan kesempatan bagi kita untuk membangun semua skill yang akan dipakai setelah lulus nanti,” tuturnya.

Joko juga menjelaskan tentang prinsip Apa Manfaat Bagiku (AMBA).

“Paling penting di Amanat adalah diri sendiri, kita mau menjadi apa dan mendapatkan apa itu bergantung pada diri sendiri,”

“Pikirkan bahwa anda akan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat di Amanat.” lanjutnya.

Ia menuturkan, SKM Amanat mempunyai peran penting dalam hidupnya.

“Saya menjadi seperti ini tidak terlepas dari jalan saya di Amanat. Kita benar-benar belajar itu di Amanat, bukan di perkuliahan,” ujarnya.

Ia pun berpesan agar SKM Amanat selalu menebar kebermanfaatan bagi orang-orang serta memupuk semangat bagi para generasi yang hebat.

“Membawa kemanfaatan kepada semua orang dan bersama membangun semangat untuk generasi yang hebat,” pungkasnya.

Reporter: Nita Putri Aprilyani
Editor: Revina

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.