Gebyar Festival Islami, Perayaan 30 Tahun JQH dengan Membumikan Kajian Islam

3 Min Read
Gus Harir dalam acara Gebyar Festival Islami oleh JQH El-Fasya El-Febi's UIN Walisongo di Auditorium II Kampus 3, Jumat (8/11/2024). (Amanat/Luthfi).
Gebyar Festival Islami, Harlah JQH, JQH El-Fasya El-Febi's, JQH UIN Walisongo, UIN Walisongo
Gus Harir dalam acara malam puncak Gebyar Festival Islami oleh JQH El-Fasya El-Febi’s UIN Walisongo di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub Kampus 3, Jumat (8/11/2024). (Amanat/Lutfi).

amanat.id- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jam’iyatul Quroz’ Walhuffad (JQH) El-Fasya El-Febi’s Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan Gebyar Festival Islami bertemakan “Merajut Ukhuwah, Menginspirasi dengan Cahaya Islam” yang berlangsung di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub Kampus 3, Jumat (8/11/2024).

Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) UKM JQH yang ke 30 tahun, acara tersebut menghadirkan beberapa tokoh seperti Gus Fahmi, Cak Fandi Iraone, dan Gus Harir.

Selain perayaan, Ketua Pelaksana Gebyar Festival Islami, M. Haqqi Annazili menjelaskan acara tersebut juga bentuk semangat UKM JQH dalam membumikan kajian islami.

“Selain memperingati milad UKM JQH, tujuan yang paling utama adalah sesuai semangat dari JQH yaitu membumikan kajian seni dan kajian islami,” katanya.

Selain itu, sambung Haqqi, diusungnya tema acara tersebut yakni untuk merekatkan hubungan persaudaraan menebar inspirasi melalui cahaya Islam.

“Kami mengusung tema tersebut tujuannya untuk merekatkan hubungan persaudaraan antar keluarga dan harapannya JQH selalu menginspirasi melalui cahaya Islam,” imbuhnya.

Dirinya juga menerangkan bahwa adanya guest star selain untuk menyambung ukhuwah dan silaturahmi juga sebagai sosok inspiratif.

“Guest star merupakan salah satu sosok inspiratif yang selaras dengan tema kami dan dapat menginspirasi melalui cahaya Islam melalui khalayak luas,” ujarnya.

Salah satu pengunjung yang merupakan penggemar dari cak Fandi, mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI) UIN Walisongo, Khaedar Syah At-taufiqi, mengatakan bahwa alasannya mengikuti acara tersebut ingin bershalawat dengan penuh khidmah.

“Saya adalah salah satu fans dari cak Fandi dan ingin sekali rasanya saya mengikuti acara shalawat ini dengan penuh khidmah,” ucapnya.

Khaedar juga menambahkan bahwa acara tersebut membawa ketenangan dan ketenteraman.

“Saya merasakan ketenangan mendengarkan lantunan shalawat yang merdu dan merasa tentram ketika berada di sebuah majelis seperti ini,” sambungnya.

Begitu juga dengan Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Maulid Syafi’i memberikan kesannya setelah mengikuti kegiatan Gebyar Festival Islami dapat menumbuhkan cinta kepada Nabi dan mendapatkan ilmu.

“Kesan yang bisa didapatkan setelah mengikuti kegiatan ini yaitu semakin cinta sama baginda Nabi, selain itu pasti ada ilmu yang bisa didapatkan setelah mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

Terakhir, Maulid berharap agar acara serupa dapat berjalan setiap tahunnya untuk memotivasi masyarakat lain.

“Semoga kegiatan-kegiatan positif seperti ini bisa berjalan terus setiap tahunnya dan bisa selalu memotivasi teman-teman untuk mengikuti kegiatan yang bermanfaat,” tutupnya.

Reporter: Lutfi Ardiansyah
Editor: Eka R.

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.