By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Adakan Aksi Kedua Kalinya, Vandel Keresahan Wajib Ma’had Dilepas Satpam
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Wajib Ma'had, Ma'had UIN Walisongo, Vandel Keresahannya Wajib Ma'had, UIN Walisongo
Satpam UIN Walisongo dan salah satu mahasiswa sedang melepas vandel yang telah terpasang, Jumat (11/8/2023). (Amanat/Eka).
UIN WalisongoVaria Kampus

Adakan Aksi Kedua Kalinya, Vandel Keresahan Wajib Ma’had Dilepas Satpam

Last updated: 11 Agustus 2023 10:18 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 11 Agustus 2023
Share
SHARE
Wajib Ma'had, Ma'had UIN Walisongo, Vandel Keresahannya Wajib Ma'had, UIN Walisongo
Satpam UIN Walisongo dan salah satu mahasiswa sedang melepas vandel yang telah terpasang, Jumat (11/8/2023).
(Amanat/Eka).

Amanat.id- Menindaklanjuti aksi “Kosongkan Ma’had Geruduk Rektorat“, Aliansi Mahasiswa Walisongo (AMW) bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menempelkan vandel-vandel keresahan terkait wajib ma’had di depan gerbang Kampus 3, Jumat (11/8/2023).

Beberapa dari vandel tersebut bertuliskan ‘Inpo tiga juta kami’, ‘Ma’had tidak manusiawi’, dan ‘Biaya elit fasilitas sulit’.

Namun, sekitar pukul 09.50 WIB, Ketua Satuan Pengamanan (Satpam), Sutarman meminta anggota keamanan untuk menurunkan vandel-vandel yang telah terpasang.

Ia mengatakan bahwa tulisan-tulisan tersebut dapat mempermalukan pihak kampus. Pasalnya, UIN walisongo menjadi tuan rumah dalam acara Nahdlatul Ulama Health Summit 2023 yang berlangsung di Auditorium II Kampus 3.

“Tolong untuk tulisannya bisa diturunkan dan dikondisikan. UIN Walisongo juga rumah kita, tolonglah dijaga. Malu dengan tamu yang datang,” tuturnya.

Sutarman juga mengatakan, dirinya baru mengetahui vandel-vandel tersebut setelah mengamankan area Auditorium II.

“Saat pagi tadi belum ada. Baru saja saya mengamankan di depan auditorium dan balik ke sini sudah ada coret-coretan seperti ini,”

“Itu yang di banner ‘selamat datang mahasiswa’ tadi pagi juga belum ada coretan-coretan begitu, saya masuk tadi masih bersih.” ujarnya.

Menurutnya, pemasangan vandel dan coret-coretan tersebut dilakukan saat pihak keamanan sedang menertibkan area lain.

“Tadi ada dua orang  yang fokus di penyebrangan, sementara yang lainnya berfokus di auditorium untuk mengarahkan parkir,” ucapnya.

Vandel Ma'had Tidak Manusiawi, UIN Walisongo
Vandel yang ditempelkan pada banner di depan Kampus 3 UIN Walisongo, Jumat (11/8/2023)
(Amanat/Eka).

Dirinya berharap agar permasalahan wajib ma’had tersebut dapat segera terselesaikan.

“Harapan saya, mahasiswa dan birokrasi bisa duduk bersama. Jika kalian merasa dirugikan oleh yang berkepentingan dan berwenang, bisa dibicarakan baik-baik,” harapnya.

Sementara Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq tidak mengetahui terkait pemasangan vandel tersebut.

“Kurang tahu saya tentang itu,” ujarnya.

Ia juga menuturkan. jika dilakukan aksi lagi maka dirinya akan mengadakan diskusi dengan mahasiswa atau Wakil Rektor (WR) III.

“Jika akan diadakan aksi lagi, mungkin kita akan berdiskusi dengan mahasiswa, atau bisa melalui WR III,” pungkasnya.

Tanggapan Mahasiswa

Salah satu mahasiswa yang mengikuti seruan aksi, Syamsul Arifin mengatakan bahwa pencopotan vandel tersebut merupakan bukti ketakutan pihak birokrasi jika Menteri Agama (Menag) RI mengetahui isi vandel tersebut.

“Kita bukannya tidak mau berhadapan dengan mereka (red. satpam), tetapi mereka juga punya kepentingannya sendiri. Itu menandakan ketakutan birokrasi kepada tamu-tamu undangan yang kita berikan vandel-vandel,” ujarnya.

Dirinya berharap, vandel-vandel tersebut dapat ter-notice oleh Menag RI.

“Besar harapan kami, Pak Yaqut bisa me-notice apa yang kami usahakan dan bisa memberi pengertian mengenai permasalahan ma’had kepada pihak birokrat,” harapnya.

Reporter: Saskia Rida N.
Editor: Fathur

Kurangi Stigma Negatif HIV-AIDS, An-Niswa Gelar Seminar Hari Aids Sedunia
TSC Adakan Kompetisi Futsal Perempuan Bertajuk Women’s Time for Action
Belum Miliki Rute dan Waktu yang Jelas, Beberapa Mahasiswa Keluhkan Layanan Shuttle UIN Walisongo
Merasa Salah Jurusan? Begini Caranya Pindah Jurusan di UIN Walisongo
Parkiran Mandalika Kerap Berantakan, Kabag Umum: Penertiban Bukan Tugas Satpam
TAGGED:aksi penolakan wajib ma'hadMa'had uin walisongopermasalahan wajib ma'hadsatpam lepas vandeluin walisongovandel keresahan wajib ma'had
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
BYPM, Pemilwa, Pemilwa UIN Walisongo, SEMA UIN Walisongo, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria Kampus

Komitmen Pemilwa Adil dan Damai, SEMA UIN Walisongo Bentuk Lembaga Baru “BYPM”

Redaksi SKM Amanat
21 Desember 2024
Ini 4 Fitur KTM Angkatan 2017 yang Wajib Kamu Ketahui
UIN Walisongo Selenggarakan Halaqah Ulama Perempuan
Segera Cek! Apakah Namamu Tercantum Sebagai Penerima Beasiswa PPA
Layanan SMS Perpustakaan Pusat UIN Walisongo Minim Peminat
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Adakan Aksi Kedua Kalinya, Vandel Keresahan Wajib Ma’had Dilepas Satpam
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Adakan Aksi Kedua Kalinya, Vandel Keresahan Wajib Ma’had Dilepas Satpam
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?