By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mendes PDTT: Mahasiswa Harus Mendidik Dirinya Agar Dibutukan di Dunia Kerja, Masyarakat dan Umat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
NasionalPBAK

Mendes PDTT: Mahasiswa Harus Mendidik Dirinya Agar Dibutukan di Dunia Kerja, Masyarakat dan Umat

Last updated: 4 Agustus 2021 10:40 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 3 Agustus 2021
Share
SHARE
Tangkapan layar Mendes PDTT ketika memberikan orasi di acara PBAK Online UIN Walisongo, Senin (02/08/2021).

Amanat.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, hadir di tengah pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) yang digelar secara Online melalui aplikasi Zoom dan Youtube, Senin (02/08/2021)

Dalam orasi ilmiahnya, ia mengatakan bahwa mahasiswa selayaknya harus menjadi penanda sejarah, serta sibuk mendidik dirinya dengan softskill yang dibutuhkan dunia kerja, masyarakat, dan umat.

Menurutnya perguruan tinggi tidak cukup hanya sekadar beperan sebagai lembaga pendidikan semata. Hal ini karena adanya tuntutan terhadap kontribusi perguruan tinggi saat ini sangat besar, baik secara internal maupun eksternal.

“Jadi carilah softskill dari manapun, tidak hanya dari bangku kuliah saja. Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu yang kesehariannya hanya diisi dengan rutinitas, kuliah, kemudian pulang”, tuturnya.

Halim Iskandar berpendapat bahwa kampus bukan hanya tempat belajar teori dan ilmu pengetahuan, namun juga sebagai arena mengembangkan diri dan mengasah kepribadian.

“Optimalkan segala potensi kalian, karena di era 5.0 saat ini, masyarakat dituntut untuk menjadi generasi multitalenta dengan bertumpu pada artificial intelligence“, sambungnya.

Di akhir orasinya, Halim Iskandar mengingatkan mahasiswa bahwa tidak semua anak muda di usia mereka memiliki kesempatan istimewa dapat mengenyam pendidikan tinggi di Universitas.

“Maka dari itu, jangan menyia-nyiakan kesempatan tersebut hanya sekadar bercita-cita lulus dengan IPK terbaik dan bekerja sebagai karyawan. Tetapi haruslah memiliki cita-cita untuk menjadi manajer karyawan”, tutupnya.

Reporter: Eva Salsabila

Editor: Shafril Hidayat

 

Imam Taufiq: UIN Walisongo Mempunyai Semangat Sinergitas untuk Rekognisi
GenBI UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Beasiswa BI, Bedah Regulasi Pendaftaran Terbaru
KSK Wadas Kembali Adakan Studi Pentas dari Naskah Karya Arifin C Noer
Sakit Akibat Revisi Berulang Kali Tidak Runtuhkan Dinny Raih Wisudawan Terbaik FISIP
Inilah 55 Cakruma Terpilih Lanjut ke Tahap Pra Workshop!
TAGGED:Genwa 2021Halim iskandarMendes PDTTpbakuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Soal Permohonan Maaf HMI, PU Amanat: ke Depan Harus jadi Pelajaran Bersama

Sigit A.F
29 November 2017
Angkat Isu Ekofeminisme, Shafira Putri Indraswati Sabet Gelar Wisudawan Terbaik FISIP UIN Walisongo
Tahun Ini, Pelaksanaan Orsenik 2021 Dibagi dalam Dua Tahap
4 Pilar yang Menjadikan Indonesia Negara Unggul
KH. Anwar Zahid: Budaya Telat Masyarakat Indonesia Berasal dari Sejarah Masuknya Islam di Nusantara
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mendes PDTT: Mahasiswa Harus Mendidik Dirinya Agar Dibutukan di Dunia Kerja, Masyarakat dan Umat
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Mendes PDTT: Mahasiswa Harus Mendidik Dirinya Agar Dibutukan di Dunia Kerja, Masyarakat dan Umat
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?