By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Demo Berujung Anarki, Beberapa Mahasiswa Terluka dan Masuk RS
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Demo, Demo RUU Pilkada, Korban Aksi Tolak RUU Pilkada, Aksi Tolak RUU Pilkada, Daftar korban demo
Para Demonstran membubarkan diri setelah aparat menembakkan gas air mata di halaman Gedung DPRD Jawa Tengah saat Demo Tolak RUU Pilkada 2024, Kamis (22/8/2024) (Dok. Khusus).
RegionalVaria Kampus

Demo Berujung Anarki, Beberapa Mahasiswa Terluka dan Masuk RS

Last updated: 23 Agustus 2024 5:53 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 23 Agustus 2024
Share
SHARE
Demo, Demo RUU Pilkada, Korban Aksi Tolak RUU Pilkada, Aksi Tolak RUU Pilkada, Daftar korban demo
Para Demonstran membubarkan diri setelah aparat menembakkan gas air mata di halaman Gedung DPRD Jawa Tengah saat Demo Tolak RUU Pilkada 2024, Kamis (22/8/2024) (Dok. Khusus).

Amanat.id- Demo Tolak Pengesahan Revisi Undang-undang (RUU) Pilkada yang bertajuk “Peringatan Darurat Jokowi Bikin Negara Sekarat” di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah berakhir chaos hingga menyebabkan beberapa mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit, Kamis (22/8/2024).

Dari informasi update Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, berikut data mahasiswa luka-luka dilarikan ke rumah sakit:

Rumah Sakit Roemani:

  1. Muchamad Fatah Akrom, LPM DinamikA, sesak napas dan pingsan
  2. ⁠Nabil Abiyan, BEM FPIK UNDIP, sesak napas dan pingsan
  3. ⁠Tiza, BEM UNDIP, sesak napas dan mata perih⁠
  4. Zahra, BEM UNNES, sesak napas mata perih pingsan
  5. ⁠Alzena, Mahasiswa FH UNDIP, sesak napas, mata perih, dan mual
  6. ⁠Indraswari, Mahasiswa UIN Walisongo, sesak napas, mata perih, pingsan, dan mual
  7. ⁠Ela Faizah, SEMA UIN Walisongo sekaligus Ketua Korpri UIN Walisongo, sesak napas dan mata perih
  8. ⁠Nadya Calista, BEM UNDIP, sesak napas, mata perih, pingsan, dan mual
  9. ⁠Hanif Muammar, UNNES, sesak napas hampir pingsan dan kaki terkena pagar hingga bengkak⁠
  10. Najwa, Mahasiswa UIN Walisongo, sesak napas dan sakit bagian perut
  11. ⁠Dimas Afila, BEM FH UNDIP, kena tembak peluru gas air mata dan harus dijahit Hidungnya
  12. Imam Akbar, FH UNDIP, mata perih, telinga pengang dan sesak napas
  13. Rizka Anjani, PMII UNNES, sesak napas dan pingsan
  14. Relyana Amalia Fauza, BEM FH UPGRIS, sesak napas, tenggorokan panas, dan lemas
  15. Deavita Marsolina Situmorang, GMNI UNNES, sesak hingga tidak bisa bernapas, dehidrasi, vertigo, dan pingsan dua kali

Rumah Sakit Tlogorejo:

  1. Rizik, FH UNNES, dikejar, dipukuli polisi, dan sesak napas

Rumah Sakit Pandanaran:

  1. M. Zidan, FH UNNES, sesak napas

Rumah Sakit Kariadi:

  1. Sa’adhatul Rhiham Muna, Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo, sesak napas dan pingsan

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, M. Ridho Amrullah mengatakan, aparat yang dipersenjatai tidak pantas untuk memukuli mahasiswa.

“Mereka dipersenjatai pistol, selongsong, tameng, dan pentungan, jadi tidak adil untuk kemudian mereka memukuli kita,” sambungnya.

Ia menegaskan, tindakan represif aparat harus dilawan.

“Represif aparat harus kita lawan karena kita tidak dipersenjatai apa pun, kecuali hanya dipersenjatai akal dan pikiran,” ucapnya.

Lanjutnya, banyak massa aksi yang mendapat luka-luka akibat tindakan represif aparat kepolisian.

“Saya melihat mahasiswa UIN Walisongo sekitar 4 orang, UNDIP juga ada, teman UNISSULA ada yang kita sempat gotong juga,” ujarnya.

Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG), Alfin menjelaskan bagaimana aparat melakukan tindakan represif terhadap para mahasiswa.

“Aparat melakukan tindakan represif terhadap para mahasiswa dengan water cannon, gas air mata, dan mendorong mahasiswa,” ujarnya.

Sambungnya, tembakan gas air mata yang dilakukan oleh kepolisian membuat suasana demo menjadi kacau.

“Tadi terjadi chaos, bener-bener tembakan gas air mata secara langsung dilakukan menjadikan suasana di sana pecah, bahkan aparat mendorong hingga mahasiswa banyak yang terjatuh,” lanjutnya.

Reporter: Ahmad Kholilurrokhman
Editor: Gojali

Faktor Konsistensi Keagamaan dalam Gerakan Sosial
Anies-Sandi Dilantik, Ini Harapan Mahasiswa UIN Walisongo Asal Jakarta
Rektor UIN Walisongo Lantik 14 Pejabat Periode 2024-2026
Triyani Handayani Berhasil Wujudkan Impian Jadi Wisudawan Terbaik FITK
Agus Sulistiyono Bagikan Kunci Jadi Mahasiswa Berprestasi
TAGGED:aksi tolak ruu pilkadadaftar korban demodemodemo ruu pilkadakorban aksi tolak ruu pilkadatindakan represif
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
valentine, perayaan hari valentine, sejarah valentine, perayaan kasih sayang, masyarakat konsumerisme, hari 14 februari
Opini

Orang Miskin Dilarang Rayakan Valentine

Tegar Ezha Pratama
15 Februari 2025
Cegah Infeksi WannaCry, Perpustakaan Pusat UIN Walisongo Tutup Sementara
LP2M UIN Walisongo Luluskan Seluruh Mahasiswa KKN Posko 6 Desa Getas
Bawakan Tagline Perdamaian dan Kebudayaan, Begini Konsep PBAK 2022!
Manfaatkan Sampah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Pembuatan Ecobrick
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Demo Berujung Anarki, Beberapa Mahasiswa Terluka dan Masuk RS
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Demo Berujung Anarki, Beberapa Mahasiswa Terluka dan Masuk RS
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?