By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Diskusi Publik HMJ IAT-FKMTHI, Luthfi Rahman Singgung Konsolidasi Atas Nama Agama
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Luthfi Rahman (nomor dua dari kanan) ketika menyampaikan materi dalam diskusi publik, Senin(30/11/2020). (Amanat/ Fikri)
Varia Kampus

Diskusi Publik HMJ IAT-FKMTHI, Luthfi Rahman Singgung Konsolidasi Atas Nama Agama

Last updated: 2 Desember 2020 9:08 pm
Syifa Mariyatul Kibtiyah
Published: 30 November 2020
Share
SHARE
Luthfi Rahman (nomor dua dari kanan) ketika menyampaikan materi dalam diskusi publik, Senin(30/11/2020). (Amanat/ Fikri)

Amanat.Id- Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al Quran dan Tasfir (HMJ IAT) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang bersama Forum Komunikasi Mahasiwa Tafsir Hadist Indonesia (FKMTHI) se- Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan diskusi publik dengan tema “Urgensi Moderasi Beragama dalam Menguatkan Nilai-nilai Kemanusiaan” pada Senin (30/11/20).

Acara yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Karanganyar kecamatan Tugu, Kota Semarang tersebut menghadirkan tiga pemateri. Turut hadir ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Anasom, Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo, Syamsul Ma’arif, dan sekretaris rumah moderasi beragama UIN Walisongo Luthfi Rahman.

Salah satu pemateri, Luthfi Rahman mengatakan ideologi garis keras telah memiliki ruang yang cukup di Indonesia. Bahkan, menurutnya sejumlah orang dari golongan barat berhasil meracuni lebih dari separuh orang muslim di Indonesia.

“Ini adalah bagian dari rencana negara barat untuk melakukan racunisasi terhadap ideologi moderatnya orang indonesia yang sudah ada sejak dahulu,” ungkapnya.

Luthfi menambahkan, berdasarkan pengalamannya ketika dimintai menerjemahkan hasil wawancara dengan intellegent di Boston, Amerika Serikat pada tahun 2017 lalu, terdapat fakta mengejutkan.

Hasilnya, lanjut Luthfi ada intellegent Amerika yang membocorkan informasi bahwa negara-negara barat bekerja sama dengan Arab Saudi, sengaja membuat lembaga pendidikan yang didanai oleh mereka agar bisa mendirikan kursus-kursus dan pesantren untuk meracuni ideologi orang muslim Indonesia.

“Ini artinya ada pihak-pihak yang memainkan dengan berkedok atas nama agama. Ini jelas konsolidasi,” terangnya.

Luthfi juga berpesan kepada mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiwa Tafsir Hadist Indonesia (FKMTHI) untuk lebih berhati-hati dan jangan sampai terbawa arus.

“Boleh jadi nantinya kalian akan diminta bantuannya dari lembaga tersebut, kalian harus lebih berhati-hati,” pungkasnya.

Kegiatan ini sendiri sebagai bentuk peringatan hari lahir program studi IAT, sekaligus rapat kerja dan pelantikan pengurus FKMTHI se-Jawa Tengah dan DIY.

Reporter: Syifa Mariyatul K

Derlina : Jaga Diri dan Selektif dalam Bergaul itu Penting
Berpolitik dari Hal Kecil
Tak Hanya Ulama Indonesia, 31 Perwakilan Negara Hadir dalam KUPI II
SMP Tahfidz Yanbu’ul Kudus dan SMA Semesta Semarang Sabet Juara Satu OFIN 2019
Berkat Kontribusinya di Dunia Gender, K.H Husein Muhammad Raih Gelar Doktor Honoris Causa
TAGGED:diskusi moderasi beragamafkmthihmj iatluthfi rahmanuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Esai

Apa yang Salah dengan Hari Senin?

Rima Dian Pramesti
17 Juni 2019
Nur Syamsudin; 3 Alasan Pemilu Harus Diadakan
3 Hal Rukun Taubat Menurut Nadia Salama
Miracle in Cell no. 7: Potret Kedzaliman Penguasa
73 Formasi MOB Genwa, Ramaikan Pembukaan PBAK 2018
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Diskusi Publik HMJ IAT-FKMTHI, Luthfi Rahman Singgung Konsolidasi Atas Nama Agama
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Diskusi Publik HMJ IAT-FKMTHI, Luthfi Rahman Singgung Konsolidasi Atas Nama Agama
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?