By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Lewat Syair Lagu, Sudjiwo Tedjo Soroti Perbedaan Pilihan dalam Pilkada
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Lewat Syair Lagu, Sudjiwo Tedjo Soroti Perbedaan Pilihan dalam Pilkada

Last updated: 20 Oktober 2024 6:11 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 20 Oktober 2024
Share
SHARE
Sudjiwo Tedjo, Perbedaan pilihan, Metamorfosart, ISAI UIN Walisongo, UIN Walisongo, Indahnya perbedaan pilihan
Sudjiwo Tedjo sedang menyampaikan materi dalam acara Metamorfosart di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Sabtu (19/10/2024). (Amanat/Naila).

Amanat.id- Program Studi (Prodi) Ilmu Seni dan Arsitektur Islam (ISAI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar acara Metamorfosart, di Auditorium II Kampus 3, Sabtu (19/10/2024).

Acara tersebut menghadirkan tokoh kondang, seorang budayawan sekaligus penyanyi, Sudjiwo Tedjo sebagai bintang tamu.

Kerap disapa “Mbah Tedjo”, setelah menyanyikan lagu ‘Demokrasi’, dirinya menerangkan makna lagu tersebut ialah tentang indahnya perbedaan pilihan.

“Dari lagu ini, saya ingin menyampaikan bahwa berbeda-beda pilihan itu lebih indah,” ucapnya.

Mengingat adanya perbedaan pilihan Calon Gubernur (Cagub) masa dulu, Mbah Tejo mengatakan bahwa hal itu kini menjadi kenangan yang menyisakan tawa.

“Dulu ketika kita beda pilihan Cagub, sekarang itu sudah menjadi masa lalu yang kita kenang dengan tawaan,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa Pilkada dan catur, keduanya sama-sama hanyalah sebuah permainan.

“Seserius-seriusnya catur ini hanya permainan, orang yang tidak sadar, akan merasa dendam,” jelasnya.

Dalam setengah tubuhnya, sambung Mbah Tedjo, manusia seperti binatang yang memiliki intuisi dan tidak peduli dengan kata-kata.

“Kata Gus Mus, setengah tubuh kita itu binatang yang punya intuisi dan tidak peduli dengan kata-kata,” tuturnya.

Lantas dirinya mengumpamakan intuisi seekor kobra dengan kondisi manusia saat ini ketika akan menentukan pilihan.

“Sama seperti saat memegang ular kobra, yang didengar itu frekuensi hati. Kalau gelisah kobra menggigit, tapi di zaman sekarang saya suka A, mau menyatakan harus tengok kiri kanan dulu,” lanjutnya.

Dirinya juga mengatakan menjadi orang yang netral karena hanya untuk mencari aman, sebenarnya mereka berada pada posisi yang rawan.

“Orang di tengah itu rawan, paling enak jalan di kiri atau kanan,” ucapnya.

Namun, sambungnya, dengan menjadi pemusik dirinya bisa dekat dengan semua orang.

“Tapi bisa dekat dengan semua orang karena saya pemusik,” paparnya.

Menurutnya, politik memiliki cara kerja yang sama dengan kebudayaan, bahwa bahri banyaknya pilihan, hasil akhir dapat berubah kapan saja.

“Dalam kerja kebudayaan, saat kita mau A jadinya bisa B, begitu juga di dalam politik rencana A jadinya B,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa banyak calon yang meminta pada KPU akan berdampak pada tidak adanya orang-orang berprestasi yang tidak mendaftar.

“Sekarang calon yang datang ke KPU, ngemis, jadinya orang-orang yang berprestasi dan pintar malas datang ke KPU untuk mendaftar,” tutupnya.

Reporter: Nailatul Fitroh
Editor: Kumala

Tingkatkan Kesehatan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ubah Daun Kelor Jadi Minuman Berkhasiat
FSH UIN Walisongo Berlakukan Kuliah Online Saat Wisuda
Wisudawan Terbaik FISIP Usung Skripsi Tema “Fan War NCTzen”
Mahasiswa UIN Walisongo Segel Rektorat, Bentuk Kekecewaan Terhadap Wajib Ma’had
Nugroho Agung Pambudi: Jadilah Ikan Kecil di Kolam yang Besar
TAGGED:indahnya perbedaan pilihanisai uin walisongoMetamorfosartperbedaan pilihansudjiwo tedjouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Antara Kata dan Nyata, Kenyataan, Keteladanan, Pengertian, Memberikan Pengertian, Esai
Esai

Antara Kata dan Nyata

Nur Rozikin
31 Januari 2024
HMJ Matematika UIN Walisongo Sukses Gelar COMMATH ke-12
Asmara yang Merenggut Kebebasan Wanita
UIN Walisongo Keluarkan Surat Pencairan Dana Bantuan Covid-19, Cek Apakah Namamu Tercantum?
Aplikasi untuk Mempermudah Pembuatan Makalah Menurut Ikbal Agustami
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Lewat Syair Lagu, Sudjiwo Tedjo Soroti Perbedaan Pilihan dalam Pilkada
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Lewat Syair Lagu, Sudjiwo Tedjo Soroti Perbedaan Pilihan dalam Pilkada
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?