By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mahasiswa UIN Walisongo Segel Rektorat, Bentuk Kekecewaan Terhadap Wajib Ma’had
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN Walisongo, Penyegelan Rektorat, Wajib Ma'had
Beberapa pihak keamanan berjaga di depan pintu Gedung Rektorat UIN Walisongo usai disegel mahasiswa, Rabu (9/8/2023). (Amanat/Salsabila).
UIN WalisongoVaria Kampus

Mahasiswa UIN Walisongo Segel Rektorat, Bentuk Kekecewaan Terhadap Wajib Ma’had

Last updated: 9 Agustus 2023 4:24 pm
Salsabila Alifia Widuri
Published: 9 Agustus 2023
Share
SHARE
Penyegelan Rektorat UIN Walisongo, Wajib Ma'had, UIN Walisongo
Ketua DEMA dan SEMA UIN Walisongo menyegel pintu Rektorat sebagai bentuk simbolis kekecewaan terhadap kebijakan wajib ma’had, Rabu (9/8/2023). (Amanat/Tegar).

Amanat.id- Aliansi Mahasiswa Walisongo bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan Aksi bertajuk “Kosongkan Ma’had Geruduk Rektorat” di depan Gedung Rektorat Kampus 3, Rabu (9/8/2023).

Pintu Gedung Rektorat digembok sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terkait program wajib ma’had. Beberapa vandel berisikan kekecewaan terhadap birokrasi, seperti ‘Ma’had Ugal-ugalan’, ‘UINWS Kacau’, ‘Bisnis kok Ma’had?!’ juga dipasang oleh mahasiswa. Tak hanya itu, mereka juga membakar ban dan meletakkan nasi basi di depan Gedung Rektorat.

Ketua DEMA-U, M. Faris Balya mengatakan bahwa Gedung Rektorat tidak berguna karena aspirasi yang digaungkan mahasiswa tidak mendapat tanggapan birokrasi.

“Kita sudah aksi panas-panasan sekitar dua jam, teriak-teriak menyampaikan aspirasi, tapi tidak ada satupun pimpinan kampus yang keluar,” tutur Faris saat diwawancarai oleh tim Amanat.id.

Hal senada diucapkan oleh Ketua SEMA-U, M. Sholihul Muafiq menuturkan bahwa penyegelan yang dilakukan adalah bentuk simbolis terkait pembungkaman aspirasi mahasiswa.

“Terutama dalam keluhan ma’had yang sedang dirasakan oleh mahasiswa baru,” ucapnya.

Ia pun menegaskan, pembatalan program wajib ma’had adalah solusi yang konkret untuk dilakukan.

“Bukan lagi perbaikan sistem atau apapun itu karena kami yakini bahwa kebijakan ma’had ini sudah jauh-jauh hari direncanakan dan dipersiapakan,”

“Namun, pada akhirnya action dari kampus tidak sesuai dengan apa yang mereka katakan. Kami tetap bulat bahwa pembatalan ma’had adalah solusi paling konkret untuk dilakukan bersama.” tegasnya.

Reporter: Salsabila Alifia
Editor: Revina

Antara Seni, Budaya, dan Agama di Nusantara
Antisipasi Banjir, Warga Karangrandu Bersama Tim KKN Bersihkan Sampah
Februari Mendatang, PPB Buka 1000 Kuota Tes Imka Toefl
Euforia Orsenik 2017, FSH Pertahankan Gelar Juara Umum
Beragama Melalui Media Sosial Menurut Ali Mufiz
TAGGED:aksi geruduk rektoratMa'had uin walisongomahasiswa uin walisongopenyegelan rektoratuin walisongowajib ma'had
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Puluhan Peserta PBAK Sakit, Pingsan, dan Satu Harus Dibawa Ke Rumah Sakit

Nafiatul Ulum
19 Agustus 2019
Kuliah Kebutuhan Tersier, Sekda Semarang; Butuh Pendidikan Vokasi Karena Hilirisasi
Melawan Budaya Prokrastinasi Akademik
Mengedepankan Kesenian, FUHUM UIN Walisongo Bangun Relief Peta Petunjuk
Buru Pembuat Pamflet Partai Komunis Mahasiswa, UIN Walisongo Bentuk TPF
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Mahasiswa UIN Walisongo Segel Rektorat, Bentuk Kekecewaan Terhadap Wajib Ma’had
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Mahasiswa UIN Walisongo Segel Rektorat, Bentuk Kekecewaan Terhadap Wajib Ma’had
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?