By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Angka dan Kehidupan Nyata
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Esai

Angka dan Kehidupan Nyata

Last updated: 4 Januari 2024 7:12 pm
Nur Rozikin
Published: 4 Januari 2024
Share
SHARE
Angka dan Kehidupan Nyata, Hidup Bukan Sekedar Angka, Kehidupan Nyata, Kehidupan
Ilustrasi orang sedang menghitung (shutterstock.com)

“Kita tidak belajar di sekolah, tetapi yang utama adalah belajar dalam kehidupan nyata.” –Fahruddin Faiz. 

Petikan kata Fahruddin Faiz tersebut seakan menampar kita yang seringkali membanggakan angka tinggi yang kita dapatkan di setiap institusi, baik sekolah maupun perguruan tinggi. Padahal, dalam kehidupan nyata angka-angka tersebut seakan tidak berguna jika kita tidak pernah mengerti apa yang sedang kita alami.

Kita seringkali cepat menaruh rasa puas ketika mendapatkan peringkat dan angka yang tinggi di sebuah institusi sehingga seringkali kita lupa akan pembelajaran apa yang akan datang nantinya tanpa melihat nilai-nilai itu.

Di sekolah, seringkali kita diajarkan untuk memiliki rasa idealisme yang tinggi, bahkan ilmu-ilmu yang diterima pun seakan berjarak dengan kehidupan nyata. Bagaimana tidak, kita di dalam kelas seringkali hanya mendapatkan teori, tanpa tahu fakta seperti apa yang akan kita hadapi nantinya.

Hal itu serupa seperti yang pernah diungkapkan George Santayana, penulis berkebangsaan Spanyol. George menekankan bahwasannya teori membantu kita menanggung ketidaktahuan kita tentang fakta.

Meskipun dengan memiliki sebuah teori tentang kehidupan nyata, hal itu tidak memberikan jaminan sempurna dalam merangkai cerita kehidupan. Semangat belajar dalam hidup harus seringkali kita miliki untuk bisa tetap survive dalam kehidupan.

Belajar Setiap Saat

Seorang filsuf barat, Lucius Annaeus Seneca pernah berkata jika pelajaran paling penting dan banyak menghuni di pikiran kita adalah dari kehidupan nyata. Banyak pembelajaran yang tersebar luas di kehidupan, tergantung diri kita mau mengambil pelajaran itu atau mengabaikannya.

Belajar merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh setiap individu untuk mendapatkan perubahan tingkah laku, baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, juga sikap dan nilai positif sebagai suatu pengalaman yang dipelajari.

Seringkali kita menganggap belajar itu harus berada di suatu tempat dan tidak bisa dari sembarang orang. Namun, sejatinya tidak demikian. Semua orang bisa belajar dimanapun dan dengan siapapun yang mereka mau.

Akhir kata, mari kita renungkan kutipan berikut:

“Siapapun orangnya adalah guru, di manapun tempatnya adalah sekolah, peristiwa apapun hakekatnya adalah pelajaran-pelajaran.” –Anonim 

Nur Rzkn

Mengapa Orang Begitu Bodoh setelah Mengenal Cinta?
Minority Influence, Pengaruh Minoritas Terhadap Mayoritas
Cinta atau Harapan, Mana yang Sebenarnya Menyakitkan?
Alasan Mengapa Pikiran Harus Ditulis di Blog, Bukan di Story WA?
Raih Keseimbangan dengan Ekonomi Hijau
TAGGED:angka dan kehidupan nyatahidup bukan sekedar angkakehidupankehidupan nyatapembelajaran hidup
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
NasionalPBAK

Mendes PDTT: Mahasiswa Harus Mendidik Dirinya Agar Dibutukan di Dunia Kerja, Masyarakat dan Umat

Redaksi SKM Amanat
3 Agustus 2021
Sebanyak 1.406 Mahasiswa Lulus pada Wisuda UIN Walisongo Periode Agustus 2024
Pro Kontra Penggabungan UKM-F UIN Walisongo
Truk Proyek Kampus 3 yang Beroperasi di Tengah PBAK Dinilai Mengganggu
Yaqut Cholil Ajak Mahasiswa untuk Ikut Wing Chun guna Latih Konsentrasi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Angka dan Kehidupan Nyata
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Angka dan Kehidupan Nyata
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?