Penunggang Cita

1 Min Read
Ilustrasi seseorang di depan garis abstrak (Istockphoto.com).
penunggang cita, puisi skm amanat, puisi soeket teki, sastra soeket teki, skm amanat
Ilustrasi seseorang berdiri di depan tembok dengan gambar garis abstrak (Istockphoto.com).

‎Mau jadi apa?
‎Kata mereka lewat kerongkongan yang dicekik asa
‎
‎Mereka menuntutku untuk selalu melangkah
‎Sampai hilang menelan arah
‎Mengejar sesuatu yang tak kusebut dengan nama
‎Nama yang masih ragu tuk disapa
‎
‎Kupikul ragu ini tuk menepati asa
‎
‎Kata mereka yang menyerah akan kalah
‎Yang bertahan akan menang membawa nama di atas luka
‎Luka yang akan selalu disapa
Nama inilah yang mereka sebut sebagai ‎“Penunggang cita”

 

Karanganyar, 8 Januari 2026

Friciliya Lutfiah Zulva Romadhoni (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki) 

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.