
Mau jadi apa?
Kata mereka lewat kerongkongan yang dicekik asa
Mereka menuntutku untuk selalu melangkah
Sampai hilang menelan arah
Mengejar sesuatu yang tak kusebut dengan nama
Nama yang masih ragu tuk disapa
Kupikul ragu ini tuk menepati asa
Kata mereka yang menyerah akan kalah
Yang bertahan akan menang membawa nama di atas luka
Luka yang akan selalu disapa
Nama inilah yang mereka sebut sebagai “Penunggang cita”
Karanganyar, 8 Januari 2026
Friciliya Lutfiah Zulva Romadhoni (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)



