Puisi

Rumah Rapuh

Tembok-tembok sunyi tanpa bunyi Dibaliknya kenangan berbahagia Penuh dengan kebisingan Meratakan waktu yang hampir tak dapat diperbaiki Ruang tv yang…

Pergi Tanpa Pamit

"Bu", ucap lirih dalam hati Kupandang sejenak, dalam Peluk hangat kan terlewati Lupa tuk mengucap aku pamit pergi Lidahku kelu…

Nyanyian Purba

Jika ada yang bertanya, apa yang paling kau rindu? jawabannya adalah, Menyandarkan kepalaku di dadamu Mendengar desis purba bulan purnama…

- Advertisement -
Ad imageAd image
Latest Puisi News

Detak Asing yang Bergerincing

Aku berdiri di tepi waktu Ditemani ratapan pilu yang merenyai-renyai Gejolak sendu…

Hujan adalah kita

Apa yang mendekap kita begitu lama? Sehingga kita tak sadar banyak yang…

Negeri di Ujung Tanduk

  Tegap berdiri namun rapuh Menyihir pandangan namun suram Terbalut banyak kesedihan…

Saksi Ruang Keluarga

Kecilku terperangkap di balik dinding kamar Serapah mendengung dari ruang keluarga Bantingan…

Aku, Siapa?

Di atas ranjang Telentang membicarakan kemelut dalam sunyi Pikiran mengawang pada bayangan…

Letup Kalbu

Semesta, maaf tidak bermaksud kufur Rasa itu hadir, kembali, untuk ke sekian…

Suara Parau Tukang Koran

Matahari berlebihan menuangkan panasnya ke bumi Nyaring bunyi klakson memekik Kala lampu…

Gemuruh Kerinduan

Termenung, Di kesunyian malam Aku menatap bintang yang bersanding rembulan Teringat diriku…

Jumat di Rumah Tua

Hembusan angin dari pantai selatan, Hamparan pasir putih menggiring langkah kaki. Pesonanya…