By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Peduli Lingkungan, Mahasiswa UIN Walisongo Bersih-bersih Sampah di Pantai Maron
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Peduli Lingkungan, Mahasiswa UIN Walisongo Bersih-bersih Sampah di Pantai Maron

Last updated: 1 Desember 2024 2:11 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 30 November 2024
Share
SHARE
UIN Walisongo, Bersih-bersih sampah, Clean Up Pantai Maron, MD UIN Walisong, FDK UIN Walisongo, Membara Kolektif Event Organizer 
Beberapa mahasiswa UIN Walisongo dengan membersihkan sampah dalam kegiatan Clean Up Pantai Maron, Semarang, Sabtu (30/11/2024). (Dok. Khusus).

Amanat.id- Membara Kolektif Event Organizer Program Studi (Prodi) Manajemen Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menyelenggarakan kegiatan bersih-bersih sampah bertajuk “Aksi Nyata Environment Clean Up” di Pantai Maron, Semarang, Sabtu (30/11/2024).

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mawapala) UIN Walisongo

Ketua Panitia, Ahmad Faza Maulana menjelaskan bahwa tujuan diadakannya acara tersebut untuk mengedukasi mahasiswa UIN Walisongo cara mengolah sampah.

“Tujuan diselenggarakannya acaranya ini untuk mengedukasi mahasiswa tentang pengolahan sampah,” ucapnya.

Pasalnya, sambung Faza, peningkatan jumlah sampah di Kota Semarang per hari kini mencapai 1.110-1.150 ton.

“Kota Semarang menghasilkan 1.110-1.150 ton per hari, maka dari itu perlunya edukasi,” sambungnya.

Faza juga menjelaskan bahwa pemilahan sampah batal dilaksanakan karena kondisi sampah yang sudah tercampur.

“Karena keadaan sampah sudah tercampur, kami tidak jadi melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik,” terangnya.

Selain kendala tersebut, Faza juga menjelaskan bahwa kesiapan panitia menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi.

“Panitia yang belum pernah ikut kepanitiaan event banyak yang belum siap terkait job desk dan waktu,” jelasnya.

Salah satu partisipan Clean Up Pantai Maron, mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Mushafirah mengatakan bahwa kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kesadarannya untuk menjaga lingkungan.

“Kotornya pantai membuat saya sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan,” jelasnya.

Ia juga menyadari bahwa lingkungan yang kotor dapat mengurangi keindahan.

“Pantai Maron kehilangan keindahan hanya karena sampah yang berserakan,” sambungnya.

Mushafira juga mengingatkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tugas manusia sebagai khalifah di bumi.

“Tugas manusia sebagai khalifah dibumi adalah menjaga kelestarian alam dan lingkungannya,” ucapnya.

Lanjutnya, ia menjelaskan bahwa lingkungan yang bersih akan menciptakan lingkungan yang sehat.

“Jika lingkungan kita bersih maka akan berdampak pada lingkungan kita,” terangnya.

Senada dengan Mushafirah, mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Walisongo Etsa mengaku termotivasi akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Bersih-bersih di Pantai Maron menyadarkan saya untuk semakin sadar akan kebersihan lingkungan,” ucapnya.

Kotornya pantai, sambung Etsa, merupakan cerminan ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Pantai yang kotor menunjukkan bahwa kita semakin hari, semakin abai dengan kebersihan,” tuturnya.

Reporter: Niliyal Mahiro
Editor: Eka R.

38 Pesantren Jateng Unjuk Karya di Ekspo Kemandirian Pesantren UIN Walisongo 2023
Walau Harus Belajar Dari Nol, Tak Halangi Romza Jadi Wisudawan Terbaik FST
Imbas Longsor, Perbaikan Kantin FST UIN Walisongo Diperkirakan Capai 400-600 Juta
Tim Peduli Bahasa Isyarat Semarang Jelaskan Tata Cara Komunikasi dengan Teman Tuli
Tabloid SKM Amanat Edisi 126
TAGGED:bersih-bersih sampahclean up pantai maronfdk uin walisongomd uin walisongomembara kolektif event organizeruin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Artikel

Perlunya Edukasi Sampah Sejak Dini

Mohammad Iqbal Shukri
20 Juni 2019
Dilema Agama dan Etika
Wakil Rektor III Tanggapi Beredarnya Ajakan Aksi Turun Jalan Tolak RUU
Berikut Daftar Calon Kru Magang SKM Amanat yang Lolos ke Tahap Pra Workshop 2021
Skincare dan Upaya Menemukan Kebenaran
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Peduli Lingkungan, Mahasiswa UIN Walisongo Bersih-bersih Sampah di Pantai Maron
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Peduli Lingkungan, Mahasiswa UIN Walisongo Bersih-bersih Sampah di Pantai Maron
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?