Puisi Orang Mabuk
Bau busuk mulai menjamah Tatkala kakiku mulai melangkah Gelapnya langit Angkuhnya gedung-gedung…
Cantik
Hangatnya pagi belum sempat mencium pundakku. Namun, kau sudah bertanya Mengapa aku…
Kayu Bakar yang Lembab
Di pangkuan bumi yang resah, ia berbaring Terhias embun menjerat napas Kulitnya…
Hijau
Wahai tuan muda, mengapa kau duduk di sana tanpa busana? Pagar kayu…
Sepasang Merpati
Percaya, merekalah sepasang merpati itu Mereka yang saling membentangkan sayapnya Yang menyatukannya…
Lingkaran Takdir
Samar-samar seruan melengking memenuhi udara Mengisi setiap sisi tersembunyi, Sungguh! Jantung berdetak…
Wajah-wajah Tanpa Mata
Gemercik gerimis terdengar di ujung gang, penuh sandiwara dan tawa debitur muda.…
Siapa pun yang Bersikukuh
Selalu kulantunkan harapan Tapi ia tak pernah setuju Kuungkap segala resah Tak…
Angin dan Angan
Secercah Senyum nan senandung membekas di pikirku, Membuatku gila membendung rindu Dalam…
