By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Book Drop Masih Belum Bisa Digunakan, Ketua Perpustakaan Sebut Terkendala Spare Part
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Book drop, Book drop perpustakaan, Perpustakaan UIN Walisongo, Kerusakan book drop, UIN Walisongo, Mesin book drop
Seorang tengah berjalan di depan book drop Perpustakaan UIN Walisongo, Rabu (17/7/2024). (Amanat/Alfarizy).
UIN WalisongoVaria Kampus

Book Drop Masih Belum Bisa Digunakan, Ketua Perpustakaan Sebut Terkendala Spare Part

Last updated: 17 Juli 2024 6:30 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 17 Juli 2024
Share
SHARE
Book drop, Book drop perpustakaan, Perpustakaan UIN Walisongo, Kerusakan book drop, UIN Walisongo, Mesin book drop
Beberapa orang tengah berada di depan Perpustakaan UIN Walisongo, Rabu (17/7/2024). (Amanat/Alfarizy).

Amanat.id- Fasilitas book drop di Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengalami kerusakan dan sudah tidak beroperasi selama satu tahun.

Saat book drop masih bisa beroperasi, mahasiswa yang meminjam buku dapat langsung mengembalikannya melalui mesin tersebut. Namun, kini mahasiswa harus secara manual mendatangi petugas perpustakaan untuk mengembalikan buku.

Ketika diwawancarai tentang book drop perpustakaan yang sudah lama tak berfungsi, Kepala Perpustakaan UIN Walisongo, Umar Falahul Alam mengatakan bahwa butuh pemeliharaan lanjutan agar book drop bisa beroperasi.

Ia mengatakan bahwa terdapat tiga buah mesin book drop yang mengalami kerusakan.

“Beberapa kali teknisi datang mengecek, ada tiga alat yang rusak,” ucapnya saat diwawancarai oleh tim Amanat.id, Senin (15/7/2024).

Lebih spesifik, ia menyebutkan ada tiga buah spare part yang mengalami kerusakan, yakni Flex AMH sebelah kiri, Flex AMH sebelah kanan, dan Flex AMH untuk Staff Patron Return perlu disediakan.

“Jadi, 3 alat itu yang harus disediakan,” ungkapnya.

Pasalnya, spare part yang dibutuhkan tidak diproduksi di Indonesia, melainkan harus membeli dari Jerman.

“Alat itu tidak tersedia di Indonesia, tapi diproduksi di Jerman,” katanya.

Selain itu, terdapat regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian menjadi hambatan untuk melakukan pembelian spare part.

“Ada regulasi itu, tapi kalau tidak diadakan tidak akan bisa berfungsi,” ucapnya.

Menurutnya, jika ingin membeli barang dari luar negeri atau non-TKDN harus melalui persetujuan dengan Kementerian Agama (Kemenag).

“Kalau memang tidak ada unsur TKDN harus meminta persetujuan dari Kemenag,” jelasnya.

Umar mengatakan, teknisi principle yang memiliki otoritas perbaikan book drop juga belum tersedia di Indonesia.

“Teknisi principle di Indonesia itu belum ada, paling dekat itu di Singapura,” tuturnya.

Ia juga menambahkan untuk mendapatkan spare part harus menunggu kembali karena produksi yang terbatas.

“Masalah spare part harus menunggu sampai barang itu diproduksi,” imbuhnya.

Umar pun menyebutkan untuk pengadaan spare part membutuhkan dana sekitar 92 juta rupiah.

“Lumayan mahal, tiga alat itu sekitar 92 juta,” ucapnya.

Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga, Mahin Arnanto menegaskan belum pernah mengajukan dan akan mengarahkan belanja barang yang TKDN.

“Saya belum pernah mengajukan karena memang diarahkan untuk belanja di dalam negeri,” ucapnya saat diwawancarai oleh tim Amanat.id di kantornya, Selasa (16/7/2024).

Ia berpendapat, dibutuhkan dana sebesar 92 juta dan tetap diperlukan revisi.

“Itu baru usulan ya, perlu direvisi dulu. Perlu penambahan anggaran atau tidak,” katanya.

Terkait kerusakan spare part, Mahin mempertimbangkan ketersediaan barang di Indonesia terlebih dahulu sesuai dengan kebijakan TKDN.

“Kita mempertimbangkan ketersediaan barang di Indonesia,” ucapnya.

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo, Muhammad Isma Hidayat menilai kerusakan book drop sebagai akses penting di perpustakaan sangat merugikan mahasiswa.

“Menurut saya sangat merepotkan karena mesin tersebut juga salah satu akses penting dalam perpustakaan,” imbuhnya, Selasa (16/7/2024).

Menurutnya UIN Walisongo tidak bisa menjadikan TKDN sebagai alasan untuk tidak memperbaiki book drop.

“Seharusnya dari pihak kampus tidak menjadikan alasan tersebut menjadi hambatan untuk memperbaiki,” ucapnya.

Reporter: Moehammad Alfarizy
Editor: Gojali

Maraknya Kasus Kekerasan Seksual di UIN Walisongo, Pembentukan Satgas PPKS Masih Mandek
Menjaga Penyebaran Virus, Mahasiswa KKN MP UIN Walisongo Bagikan Masker Kepada Masyarakat
Penuhi Kuota, UIN Walisongo Masih Terima Mahasiswa Hingga H-1 PBAK
Nafidatun Nisa, Wisudawan Terbaik FITK Selesaikan Skripsi Selama 3 Bulan
Ketua DEMA FSH Sebutkan Alasan Maba Terlambat Visit UKM UIN Walisongo
TAGGED:book dropbook drop perpustakaankerusakan book dropmesin book dropperpustakaan uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Sempat Ricuh, Acara UIN Walisongo Bersholawat Tetap Berjalan sampai Akhir

Redaksi SKM Amanat
25 Maret 2022
Diwarnai dengan Joget, Aksi Kekecewaan Aliansi Masyarakat Sipil Jawa Tengah
Prinsip Prioritas dan Manajemen Waktu Kunci Sukses Novita Sari Raih Wisudawan Terbaik FPK
UIN Walisongo Luncurkan Petisi Sebagai Tanggung Jawab Sosial Kampus
3 Tuntutan Dema-Sema dalam Audiensi Soal Polemik TOEFL dan IMKA
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Book Drop Masih Belum Bisa Digunakan, Ketua Perpustakaan Sebut Terkendala Spare Part
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Book Drop Masih Belum Bisa Digunakan, Ketua Perpustakaan Sebut Terkendala Spare Part
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?