By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Buru Pembuat Pamflet Partai Komunis Mahasiswa, UIN Walisongo Bentuk TPF
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Buru Pembuat Pamflet Partai Komunis Mahasiswa, UIN Walisongo Bentuk TPF

Last updated: 18 Juli 2018 12:30 pm
Mohammad Azzam
Published: 4 Desember 2017
Share
SHARE


Pamflet Partai Komunis Mahasiswa yang viral di grup WhatsApp sivitas akademika UIN Walisongo.

Skmamanat.com – UIN Walisongo merespon serius pamflet yang berisi ajakan bergabung ke Partai Komunis Mahasiswa (PKM). Rektor UIN Walisongo melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Suparman Syukur, mengintruksikan pembentukan tim pencari fakta (TPF).
 
Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Walisongo Afit Khomsani mengatakan, TPF merupakan hasil rapat pimpinan universitas yang dilaksanakan pagi tadi, Senin (4/12/2017).
“Tim pencari fakta adalah hasil rapat pimpinan tadi pagi. Dari rektorat mengintruksikan pembentukan TPF,” ujarnya kepada skmamanat.com saat di temui di kantor Dema.
Afit mengatakan, UIN Walisongo tidak main-main dalam menangani isu tersebut karena berkaitan dengan nama baik institusi. Meskipun saat ditelusuri nama dan sekretariat yang tercantum adalah fiktif.
“Ajakan yang terdapatkan di pamflet itu membahayakan ideologi negara,” tegas Afit.
Informasi tersebarnya pamflet Partai Komunis mahasiswa ini, lanjut afit, bahkan sudah sampai Menteri Agama. “Kemungkinan Presiden juga sudah tahu,” katanya.
Dema merasa bertanggung jawab dalam menyelesaikan kasus ini, mengingat PKM mengatasnamakan mahasiswa UIN Walisongo.
Afit menjelaskan, dibentuknya TPF adalah untuk mengusut tuntas apa maksud dibuatnya pamflet itu. “Pelaku yang membuat dan yang menyebar pamflet juga sedang kita cari,” pungkasnya.
TPF beranggotakan Wakil Rektor III, Sekretaris Pimpinan Wakil Rektor III, Ketua dan Wakil Ketua Dema, Ketua Senat Mahasiswa, serta Ketua Komisi Pemilihan Mahasiswa. Mereka akan mengadakan rapat perdana pada Selasa besok.
Untuk diketahui, pamflet PKM menjadi viral di grub WhatsApp sivitas akademika UIN Walisongo sejak Kamis (30/11/2017). Pamflet tersebut membuat geger selain menggunakan nama komunis, juga memakai palu arit sebagai lambang partai.
Reporter: M. S. Najib
Seminggu Galang Dana, MPI Serahkan Donasi untuk Korban Banjir Bantul
Perdana! University Clean Up DEMA UIN Walisongo; Bersih-bersih Bersama usai Wisuda
Stan Orda Sebabkan Kemacetan di Jalan Penghubung Kampus
DEMA FITK Adakan 6 Jenis Lomba Nasional dalam Education Festival 2022
Rektor Sebut UIN Walisongo Perlu Perubahan untuk Percepat Pencapaian Visi
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Mahasiswa rantau, Manfaat merantau, Manfaat jadi mahasiswa rantau, Anak rantau, Budaya merantau
ArtikelLifestyleMilenial

5 Manfaat Jadi Mahasiswa Rantau

Nita Putri Aprilyani
19 Juni 2024
Truk Proyek Kampus 3 yang Beroperasi di Tengah PBAK Dinilai Mengganggu
Desak Keringanan UKT di Semester Genap, Sema-U Lakukan Gerakan Virtual
Tidak Selesaikan Pembayaran Ma’had sampai 29 Januari, Sistem KRS Mahasiswa Akan Di-hold
Ubah Aturan UKM-F, WR 3 UIN Walisongo; Tidak Dihapus, tetapi Diproporsionalkan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Buru Pembuat Pamflet Partai Komunis Mahasiswa, UIN Walisongo Bentuk TPF
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Buru Pembuat Pamflet Partai Komunis Mahasiswa, UIN Walisongo Bentuk TPF
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?