By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: MAWAPALA UIN Walisongo Ceritakan Pengalaman Pencarian Korban Tenggalam Bersama Tim SAR Gabungan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
MAWAPALA UIN Walisongo, Mahasiswa UIN Hanyut, KKN UIN Walisongo, Mahasiswa KKN Tenggelam, KKN
Tim SAR gabungan ketika sedang berdiskusi saat proses pencarian mahasiswa KKN UIN Walisongo di Sungai Genting, Kabupaten Kendal, Rabu (5/11/2025). (Dok. Istimewa)
RegionalUIN WalisongoVaria Kampus

MAWAPALA UIN Walisongo Ceritakan Pengalaman Pencarian Korban Tenggalam Bersama Tim SAR Gabungan

MAWAPALA UIN Walisongo menceritakan pengalaman dan kondisi lapangan saat ikut serta dalam proses pencarian mahasiswa KKN yang tenggelam di Sunga Genting, Jolinggo, Desa Getas, Kabupaten Kendal

Last updated: 7 November 2025 10:26 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 7 November 2025
Share
SHARE
MAWAPALA UIN Walisongo, Mahasiswa UIN Hanyut, KKN UIN Walisongo, Mahasiswa KKN Tenggelam, KKN
Tim SAR gabungan ketika sedang berdiskusi saat proses pencarian mahasiswa KKN UIN Walisongo di Sungai Genting, Kabupaten Kendal, Rabu (5/11/2025). (Dok. Istimewa).

Amanat.id- Dalam insiden hilangnya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo di Sungai Genting, Jolinggo, Mahasiswa Walisongo Pencinta Alam (MAWAPALA) sempat ikut serta dalam proses pencarian bersama dengan Tim SAR gabungan, Rabu (6/11/2025).

Tim SAR gabungan tersebut melibatkan beberapa pihak, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan instansi relawan lainnya.

Kepala Divisi Tim SAR MAWAPALA UIN Walisongo, Syarif Mustofa Masyur menceritakan pengalamannya ketika ikut serta membantu mencari korban yang sempat hilang. Ia mengatakan dalam proses pencarian tim relawan di bagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).

“Dari instansi relawan yang ada, kita di bagi menjadi empat titik dan di setiap titik terdapat Sru atau relawan yang bertugas,” katanya saat diwawancarai di Kantor Mawapal, Kamis (6/11).

Ia juga menjelaskan setiap SRU memiliki tugasnya masing-masing, seperti menyisir daerah hingga ke tengah sungai menggunakan perahu.

“Tugas Sru ini menyisiri daerah yang sudah ditentukan dan terdapat satu Sru Rafting yang tugasnya bukan di daratan tetapi di perairan menggunakan perahu,” jelasnya.

Gotri mengungkapkan dalam proses pencarian saat itu, tim SAR gabungan sempat terhambat karena beberapa kendala. Kondisi alam yang tidak menentu menyulitkan tim SAR gabungan sulit untuk terjun ke lapangan, ditambah juga minimnya penerangan.

“Hambatan utama itu medan karena terdapat beberapa titik yang tidak bisa kami lewati ditambah hujan yang membuat kita kesusahan juga. Kedua, kurangnya penerangan saat malam hari sehingga pencaharian malam hari kita hentikan,” ujarnya.

Selain itu, Gotri mengatakan tim SAR gabungan juga dibantu oleh warga sekitar, atas kerja sama seluruh pihak, korban terakhir, yaitu Nabila Yulian Dessi Pramesti dapat ditemukan di sekitar Jembatan Banyuringin yang berjarak 10 KM dari titik awal Nabila terbawa arus.

“Berawal dari inisiatif warga Desa Banyuringin untuk ikut terjun ke lokasi pencarian, akhirnya sekitar jam sepuluh malam salah satu warga melihat sesosok mayat mengapung di tengah sungai. Kemudian, warga melaporkan temuannya kepada tim SAR gabungan,” ujarnya.

Menurut Gotri, lokasi penemuan korban dengan lokasi hilangnya Nabila yang cukup jauh disebabkan adanya luapan air dari atas daerah Sumowono sehingga menyebabkan korban terbawa arus ke ujung sungai Jalinggo.

“Kenapa Nabila ini lebih jauh, karena di hari Rabu dan Selasa daerah Sumowono hujan sehingga luapan air inilah yang membawa Nabila sampai ujung,” tuturnya.

Ia mengatakan ditemukannya korban terakhir dari keenam mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, tim SAR gabungan serta relawan lainnya menghentikan proses pencarian di Sungai Genting, Rabu (5/11) pukul 22.23 WIB.

“Setelah ditemukannya Nabila, pada saat itu pencarian enam korban hilang di sungai Jalinggo dinyatakan selesai,” pungkasnya.

Reporter: David Setiawan

Editor: Gojali

Hari Ini, Sebagian Mahasiswa UIN Walisongo Ikuti Wisuda Secara Offline
Cabang Lomba Orasi Aksi Sumbang Emas Pertama untuk FSH
HMJ KPI Bakal Gelar Nobar Film Turah
Bersama Raisa, UIN Walisongo Usung Konsep Batik dalam Konser Uincredible 2.0
Ahmad Luthfi Beberkan Kunci Melamar Kerja bagi Fresh Graduate
TAGGED:headlinekknkkn uin walisongomahasiswa kkn tenggelammahasiswa uin hanyutmawapala uin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Peluk Erat Kemelut, Puisi peluk erat kemelut, Puisi Amanat, Sastra soeket teki, SKM Amanat, Kampoeng Soeket teki
PuisiSastra

Peluk Erat Kemelut

Naili Zumna Hidayah
16 Juni 2024
Dian Nafi: Puisi Bukan Hanya Ekpresi Namun Juga Solusi
Modal Sendiri, Saintek Sport Boyong Juara Pingpong Se-Jateng dan DIY
Gebyar Festival Islami, Perayaan 30 Tahun JQH dengan Membumikan Kajian Islam
Tak Hanya UMPTKIN, UIN Walisongo Juga Terapkan Wajib Ma’had Pada Maba UJM
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: MAWAPALA UIN Walisongo Ceritakan Pengalaman Pencarian Korban Tenggalam Bersama Tim SAR Gabungan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: MAWAPALA UIN Walisongo Ceritakan Pengalaman Pencarian Korban Tenggalam Bersama Tim SAR Gabungan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?