By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: KKN UIN Walisongo Ciptakan SIMAS, Atasi Masalah Sampah di Desa Banyuringin Kendal
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
RegionalVaria KampusWarta

KKN UIN Walisongo Ciptakan SIMAS, Atasi Masalah Sampah di Desa Banyuringin Kendal

Tim KKN Reguler 85 Posko 3 Desa Banyuringin, Kabupaten Kendal ciptakan SIMAS untuk atasi masalah sampah

Last updated: 26 November 2025 1:38 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 26 November 2025
Share
SHARE
KKN UIN Walisongo, KKN Reguler, Program SIMAS, Program KKN, UIN Walisongo
Potret beberapa tokoh penting hadir dan meresmikan Program Unggulan SIMAS dan Ekonomi Daur Ulang di Desa Banyuringin, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Selasa (25/11/2025). (Dok. Khusus).

Amanat.id– Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 85 Posko 3 Desa Banyuringin Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo meresmikan program kerja unggulan Solusi Incinerator Minim Asap (SIMAS) dan Ekonomi Daur Ulang yang dilaksanakan di Dusun Banjaran, Desa Banyuringin, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Selasa (25/11/2025).

Koordinator Desa (Kordes) KKN Reguler 85 Posko 3 Desa Banyuringin, Muhammad Irfan Maulana Afifi menyatakan adanya program SIMAS bertujuan untuk menciptakan pengelolaan sampah berbasis ekonomi hijau.

“Menciptakan pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis ekonomi kerakyatan, menyediakan solusi pengelolaan sampah residu yang aman dan minim polusi asap,” ucapnya, Selasa (25/11).

Ia mengaku alasan dilaksanakannya program tersebut untuk meminimalisir pembuangan sampah secara berlebihan.

“Ancaman lingkungan dan ekonomi seperti praktik membuang sampah sembarangan yang dapat menggangu produktivitas tani dan keterbatasan fasilitas serta tindak lanjut yang pasif,” katanya.

Irfan menjelaskan bahwa program SIMAS dan Ekonomi Daur Ulang dapat menjawab masalah krusial di Desa Banyuringin.

“Menjawab secara langsung masalah krusial di Desa Banyuringin dengan solusi terpadu yang berdampak untuk lingkungan, ekonomi dan sosial,” paparnya.

Irfan menyampaikan bahwa target dari program SIMAS ditunjukan kepada seluruh warga Desa Banyuringin sebagai sasaran utama.

“Sasaran utama yaitu seluruh warga Desa Banyuringin, sasaran pengelola yaitu karang taruna serta sasaran spesifik yaitu ibu-ibu PKK,” imbuhnya.

Menurutnya keterlibatan perangkat desa sangat penting dalam keberlanjutan program SIMAS.

“Perangkat dan tokoh desa memiliki keterlibatan penting melalui peran mereka dalam perencanaan dan keberlanjutan program,” tuturnya.

Ia menegaskan program garapan Tim KKN Reguler Posko 3 Desa Banyuringin dapat digunakan oleh masyarakat sejak awal peresmiannya pada Selasa (25/11).

“Program ini mulai beroprasi dan siap digunakan pada 25 November 2025 di acara Peresmian Program Unggulan KKN dan Serah Terima Aset yang dihadiri oleh beberapa tokoh penting,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Program SIMAS dan Ekonomi Daur Ulang, Akmalhabib mengatakan prinsip kerja program tersebut adalah pengelolaan sampah terpadu yang mencakup tiga hal utama.

“Pengurangan dan pemanfaatan sampah anorganik, pemanfaatan sampah organik dan pengelolaan akhir,” katanya.

Akmal menceritakan alur kerja SIMAS dimulai dari pemilahan sampah hingga tahap akhir yaitu pengelolaan residu.

“Pertama dari pemilihan sumber yaitu masyarakat dilatih untuk dapat memilah sampah, lalu pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah, pemanfaat sampah organik melalui komposter gempita menjadi pupuk, dan pengelolaan residu,” paparnya.

Lanjutnya, perbedan antara SIMAS dengan incinerator biasa terletak pada efektivitas pembakaran sampah.

“SIMAS menggunakan bata merah karena membakar sampah lebih cepat sehingga menghasilkan asap yang minim, sedangkan incinerator biasa menghasilkan asap lebih banyak,” ucapnya.

Ia berharap program SIMAS dan Ekonomi Daur Ulang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Semoga dapat menciptakan masyarakat yang memiliki kesadaran, partisipasi dalam memilah dan memanfaatkan sampah,” tutupnya.

Reporter: Anisa Atun Maryam
Editor: Moehammad Alfarizy

WR III UIN Walisongo Sampaikan Beberapa Hal Sebelum Negosiasi Lanjutan
Temui LP2M, Berikut Hasil Audiensi DEMA Perihal Dana Stimulan KKN
Ahmad Izzudin: NU Gunakan Kriteria Baru untuk Melihat Hilal
Juara Wall Climbing Orsenik 2017 Dapat Voucher Mendaki Gunung Semeru Gratis
“Kantin Kejujuran” di UIN Walisongo Tidak Diperbolehkan, Ini Alasannya!
TAGGED:headlinekkn regulerkkn uin walisongoprogram kknprogram simasuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
kudus, tradisi ramadhan kudus, tradisi dandangan, tradisi kota kudus, semarak penyambutan ramadhan
Artikel

Semarak Penyambutan Awal Bulan Ramadhan di Kudus

Nailatul Fitroh
28 Februari 2025
Seberkas Cahaya Cinta Isyraqi
Selalu Manfaatkan Waktu dengan Baik, Kunci Nahla Raih Wisudawati Terbaik D3 PBS
Terbaru! 4 Akreditasi Prodi FEBI UIN Walisongo 2023
Ketua Umum Netfid Jelaskan Peran dan Pengaruh Kebijakan Politik bagi Masyarakat
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: KKN UIN Walisongo Ciptakan SIMAS, Atasi Masalah Sampah di Desa Banyuringin Kendal
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: KKN UIN Walisongo Ciptakan SIMAS, Atasi Masalah Sampah di Desa Banyuringin Kendal
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?