By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sempat Dilarang Masuk Kampus oleh Satpam, DEMA FEBI; Kami hanya Lakukan Pemotretan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Sempat Dilarang Masuk Kampus oleh Satpam, DEMA FEBI; Kami hanya Lakukan Pemotretan

Last updated: 9 Mei 2025 8:39 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 9 Mei 2025
Share
SHARE
dema febi, dema febi uin walisongo, larangan masuk kampus, satpam kampus, uin walisongo
Beberapa mahasiswa sedang duduk di depan landmark UIN Walisongo, Kamis (8/5/2025).(Amanat/Romaito).

Amanat.id- Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional (May Day) lalu, anggota Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sempat dilarang memasuki kampus oleh satuan pengaman (satpam), Kamis (1/5/2025).

Ketua DEMA FEBI UIN Walisongo, Alfa Rizki menjelaskan bahwa rombongannya sempat dilarang masuk kampus oleh satpam dengan alasan hari libur.

“Kami mau foto profil kepengurusan, tapi satpam tidak mengizinkan masuk karena tanggal merah. Mereka juga minta bukti izin dari Kabag Fakultas,” ujarnya saat diwawancarai tim Amanat.id via WhatsApp, Rabu (7/5).

Ia kebingungan karena tidak biasanya mahasiswa dilarang masuk kampus, walaupun di hari libur.

“Kampus seperti ingin mencegah sesuatu, entah apa alasannya, tapi menurut kami itu tidak bisa dibenarkan. Hari libur selain mayday kami bisa masuk, kenapa sekarang tiba-tiba dilarang,” imbuhnya.

dema febi, dema febi uin walisongo, larangan masuk kampus, satpam kampus, uin walisongo
Tangkapan Layar postingan akun @demafebiuinws di Instagram, Senin (5/5/2025).

Alfa menilai kampus seharusnya menjadi tempat civitas akademik berekspresi dan membangun dialektika.

“Kampus sebagai ruang publik seharusnya jadi wadah bagi seluruh civitas untuk berekspresi dan membuka ruang dialektika baru,” jelasnya.

Ia menyayangkan kejadian pelarangan tersebut karena dianggap mencerminkan kemunduran kampus.

“Larangan masuk kemarin justru menunjukkan kemunduran dan perampasan kebebasan di ruang publik kampus,” tambahnya.

Menteri Koordinator Sosial Politik DEMA FEBI, Yusuf Aditya Pratama juga merasa kesal karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan adanya pelarangan masuk kampus.

“Sebagai mahasiswa, kami merasa kesal karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya soal penutupan akses masuk kampus di hari libur,” katanya saat diwawancarai tim Amanat.id via WhatsApp, Selasa (6/5).

Ia mempertanyakan alasan pelarangan akses tersebut, padahal tidak ada keadaan darurat yang mendesak.

“Kami bertanya-tanya kenapa akses dilarang tanpa ada keadaan darurat yang mendesak,” lanjutnya.

Yusuf mengatakan mahasiswa bukan lah tamu kampus.

“Mahasiswa bukan tamu di kampus, mereka subjek utama yang harusnya diberi ruang berpikir kritis,” ucapnya.

Menurut Yusuf, kampus sebagai ruang publik seharusnya menjamin partisipasi aktif dalam diskursus publik.

“Universitas sebagai ruang publik bukan hanya soal akses fisik, tapi juga keterlibatan aktif dalam diskursus publik yang mendorong nilai, keadilan sosial, dan tanggung jawab sipil,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Bagian (Kabag) Umum UIN Walisongo, Muhammad Munif menyebutkan mahasiswa diperbolehkan berkegiatan di kampus selama masih dalam jam operasional.

“Sebetulnya mahasiswa itu berkegiatan di kampus ada regulasinya, yaitu dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam,” ujarnya saat diwawancarai secara langsung, Rabu (7/5)

Ia menjelaskan penggunaan kampus di hari libur diperbolehkan selama ada izin atau pemberitahuan.

“Kalau mahasiswa menggunakan kampus di hari libur dan ada izin minimal pemberitahuan, ya tidak apa-apa. Selama ini saya persilakan, monggo kampus dipakai untuk penelitian atau kegiatan lainnya,” paparnya.

Ia menambahkan pemberitahuan diperlukan agar petugas keamanan mengetahui siapa yang masuk dan jelas keperluannya.

“Minimal satpam tahu siapa yang masuk dan keperluannya apa. Saya sebagai Kabag Umum membolehkan, dan semua kegiatan mahasiswa itu melalui izin kami,” katanya.

Ia menyebutkan saat ini sistem keamanan kampus bukan lagi dijalankan oleh satpam internal, tetapi satpam outsourcing dari PT Bravo.

“Kami dari UIN Walisongo membeli jasa keamanan dari PT Bravo, dan mereka yang menempatkan personel untuk menjaga kampus,” jelasnya.

Menurutnya, PT Bravo sebagai pihak yang baru bekerja sama berupaya menerapkan standar keamanan yang ketat.

“Mungkin bagi mereka sistem ketat itu bentuk profesionalisme, tapi saya bilang ini kampus, bukan pabrik,” lanjutnya.

Ia menilai pendekatan keamanan kampus harus tetap proporsional.

“Kalau ada mahasiswa mau masuk, ya cukup ditanya ‘mau apa’ lalu diawasi. Kalau sudah jelas, ya izinkan saja,” tambahnya.

Ia menceritakan bahwa saat insiden terjadi, pihak keamanan sempat menghubunginya langsung untuk mengonfirmasi kegiatan mahasiswa FEBI.

“Satpam sempat menghubungi saya, katanya ada mahasiswa FEBI mau kegiatan di Joglo FEBI,” tuturnya.

Setelah mengetahui identitas mahasiswa dan maksud kegiatannya, ia langsung memberikan izin.

“Setelah saya telepon dan pastikan, langsung saya izinkan, bahkan saya minta fotonya ditunjukkan ke satpam, saat itu juga mahasiswa bisa langsung lanjut kegiatan sampai selesai,” pungkasnya.

Reporter: Romaito
Editor: Melini Rizki

Kampung Inggris Pare menjadi Solusi Jitu Mahasiswa Persiapkan TOEFL
Beasiswa Djarum Plus Periode 2020/2021 Resmi di Buka
Seminggu Galang Dana, MPI Serahkan Donasi untuk Korban Banjir Bantul
Aktif di Berbagai Kegiatan hingga Magang BEI, Risalatul Muawanah Berhasil Raih Wisudawan Terbaik FEBI
Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, FPK Gandeng HIMPSI Gelar Seminar Tanggap Bencana
TAGGED:dema febidema febi uin walisongolarangan masuk kampussatpam kampusuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Titik Rahmawati, Upaya perempuan meraih kemuliaan, UIN Walisongo
NasionalUIN WalisongoVaria Kampus

Upaya Perempuan Raih Kemuliaan di Bulan Ramadan

Redaksi SKM Amanat
28 Maret 2023
Penemuan Jadi Pengalaman yang Asyik
Warga Soeket Teki Raih Penghargaan Adi Acarya Award 2020
Memahami Seluk Beluk Profesi Jaksa, HMJ IH Adakan Seminar Nasional 
Walau Gagal Masuk FK, Imam Adlan Tetap Bisa Sabet Wisudawan Terbaik FDK
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sempat Dilarang Masuk Kampus oleh Satpam, DEMA FEBI; Kami hanya Lakukan Pemotretan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Sempat Dilarang Masuk Kampus oleh Satpam, DEMA FEBI; Kami hanya Lakukan Pemotretan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?