Kayu Bakar yang Lembab

1 Min Read
Ilustrasi kayu bakar (Istokphoto.com)
Kayu bakar, Puisi kayu bakar, Sastra Soeket Teki, Puisi Soeket Teki, SKM Amanat, Puisi SKM Amanat
Ilustrasi kayu bakar (Istokphoto.com)

Di pangkuan bumi yang resah, ia berbaring
Terhias embun menjerat napas
Kulitnya sarat rindu pada api
Namun, hujan telah menjahitnya dengan dingin

Bagai harapan yang basah
Sinarnya terkurung dalam kabut malam
Tiap seratnya bersenandung lirih
Menanti angin menghapus jejak beku

Langit,
Cawan perak yang tumpah
Menitipkan dingin pada tubuhnya
Di sela gigilnya beku,
Ada nyala kecil yang belajar bertahan.

Dalam diam tersimpan cahaya
Percikan kecil yang bermimpi menjadi bara

Saat fajar menebar selendang hangat
Ia bangkit,
Tak hanya menyala
Menari, menjelma nyanyian paripurna

Januari 2025
Rio Ramadhan (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)

Share This Article