Perbedaan Orang Idealis dan Realistis dalam Dunia Kerja

2 Min Read
Tangkapan layar Hanif Dwi Kurniawan saat menyampaikan materi dalam Seminar Career Path HRD GenBI UIN Walisongo melalui Zoom Meeting, Sabtu (10/2/2024). (Dok. Khusus).
Perbedaan Orang Tipe Idealis dan Realistis, Tipe Orang dalam Dunia Kerja, Dunia Kerja, GenBI UIN Walisongo, UIN Walisongo
Tangkapan layar Hanif Dwi Kurniawan saat menyampaikan materi dalam Seminar Career Path HRD GenBI UIN Walisongo melalui Zoom Meeting, Sabtu (10/2/2024). (Dok. Khusus).

amanat.id- Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan Seminar Career Path HRD GenBI Series 2024 secara online melalui Zoom Meeting, Sabtu (10/2/2024).

Tentor Sosiologi dan Marketing, Hanif Dwi Kurniawan hadir untuk menyampaikan materi seputar dunia kerja.

Hanif menjelaskan bahwa terdapat dua tipe orang dalam dunia kerja.

“Terdapat dua tipe orang yang memasuki dunia kerja, yaitu tipe idealis dan realistis,” jelasnya.

Menurutnya, seseorang dengan tipe idealis akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan.

“Tipe idealis akan sulit mendapatkan pekerjaan karena banyak pertimbangan, seperti gaji yang didapatkan harus cocok, posisi sesuai keinginan, dan lain-lain,” ucapnya.

Sedangkan, tuturnya, tipe realistis akan cenderung mudah mendapatkan pekerjaan.

“Tipe realistis akan lebih mudah dalam mendapatkan pekerjaan karena tidak terpaku dengan bidang pekerjaan dan tidak muluk-muluk soal gaji,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hanif menjelaskan perbedaan orang idealis dan realistis dalam dunia kerja.

“Tipe idealis melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati. Tipe realistis apabila pekerjaannya tidak nyaman, maka dia akan lebih memilih resign,” jelas Hanif.

Hanif juga memaparkan tips agar dapat menyeimbangkan tipe idealis dan realistis dalam bekerja.

“Misalnya, ketika kita ingin berkarier di bidang hukum, tetapi background kita marketing maka kita bisa mengambil bidang marketing hukumnya atau menjadi social media specialist-nya,” tutupnya.

Reporter: Annisa Indriati
Editor: Fathur

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.