By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Aparat Bertindak Represif, Massa Aksi Tolak Perppu Ciptaker Beri Tanggapan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
RegionalVaria Kampus

Aparat Bertindak Represif, Massa Aksi Tolak Perppu Ciptaker Beri Tanggapan

Last updated: 14 April 2023 11:23 pm
Fatma Deka Latifah
Published: 14 April 2023
Share
SHARE
Aksi Tolak Perppu Ciptaker, DPRD Jawa Tengah
Para demonstran memenuhi halaman depan Gedung DPRD Jawa Tengah, Kamis (13/04/2023). (Amanat/Eka).

Amanat.id- Aliansi Gerakan Rakyat Menggungat (GERAM) Jawa Tengah kembali menggelar Aksi Tolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Cipta Kerja (Ciptaker) di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Kamis (13/04/2023).

Aksi yang bertajuk “UU Cipta Kerja Menyelamatkan Oligarki Menghabisi Demokrasi” tersebut berujung ricuh.

Saling dorong antara massa dengan aparat kepolisian mewarnai Aksi Tolak Perppu Ciptaker. Pada saat massa aksi mencoba memaksa masuk ke halaman gedung DPRD, aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa.

Hal tersebut membuat massa aksi bergeser ke pintu gerbang utara gedung DPRD untuk kembali mencoba masuk ke halaman gedung.

Selain itu, massa aksi melempar tikus ke halaman gedung DPRD dan melakukan penyegelan dengan menggembok pagar.

Koordinator Lapangan (Korlap) Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS), Naja mengatakan bahwa kondisi massa yang sulit ditebak menjadi penyebab terjadi kericuhan.

“Kondisi dan emosi masa sulit ditebak sehingga terjadi chaos,” tuturnya.

Salah satu mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), Ajis menyayangkan tindakan represif aparat kepolisian.

“Sejatinya teman-teman mahasiswa, elemen buruh, dan masyarakat kota lainnya hanya menyampaikan pendapat di muka umum. Mengapa harus bertindak represif,” ucapnya.

Ia berharap, Undang-undang (UU) Ciptaker dicabut dan diganti dengan UU yang memihak terhadap rakyat.

“Kami menginginkan UU Ciptaker dicabut dan diganti dengan UU yang pro terhadap rakyat,” pungkasnya.

Reporter: Fatma Deka Latifah 

Editor: Revina

TSC Adakan Kompetisi Futsal Perempuan Bertajuk Women’s Time for Action
Birokrasi Usul Pendaftaran UKM Gratis, Ketua UKM/UKK UIN Walisongo Sepakat Bertarif
Mahasiswa Ini Pusing, Laptop Untuk Ngerjain Skripsinya Digondol Maling
PBAK 2018 Sebentar Lagi, Begini Progres Persiapannya
Imbas Longsor, Perbaikan Kantin FST UIN Walisongo Diperkirakan Capai 400-600 Juta
TAGGED:aksi tolak perppu ciptakerdemo tolak perppu ciptakerdprd jawa tengahjawa tengahperppu ciptakertindakan represif aparat
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Regional

Belajar Menjadi Kartunis Bersama Komunitas Gold Pencil Semarang

Mohammad Hasib
29 Juli 2019
Peringati Harlah ke-35, SKM Amanat Luncurkan Bunga Rampai dan Antologi Puisi
Perjuangan Tim LKBB Sumbang Emas untuk FPK Meski Awalnya Tak Percaya Diri
Tak Harus Buat E-mail Walisongo, Mahasiswa Bisa Akses Aplikasi SIAP-KAWAL
Sheila On 7 akan Meriahkan Uincredible 2018 UIN Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Aparat Bertindak Represif, Massa Aksi Tolak Perppu Ciptaker Beri Tanggapan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Aparat Bertindak Represif, Massa Aksi Tolak Perppu Ciptaker Beri Tanggapan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?