By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: 3 Paradigma Pembangunan Berperspektif Gender
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Paradigma pembangunan, Paradigma gender, aspek kesetaraan gender, esensi kesetaraan gender, UIN Walisongo
Suryanto sedang memaparkan materi kesetaraan gender di Gedung Amcor Kampus 3 UIN Walisongo, Rabu (22/5/2024). (Amanat/Revina).
UIN WalisongoVaria Kampus

3 Paradigma Pembangunan Berperspektif Gender

Last updated: 22 Mei 2024 11:57 am
Revina Annisa Fitri
Published: 22 Mei 2024
Share
SHARE
Paradigma pembangunan, Paradigma gender, aspek kesetaraan gender, esensi kesetaraan gender, UIN Walisongo
Suryanto sedang memaparkan materi kesetaraan gender di Gedung Amcor Kampus 3 UIN Walisongo, Rabu (22/5/2024). (Amanat/Revina).

Amanat.id- American Corner (Amcor) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo bersama US Embassy Jakarta mengadakan Talkshow “Gender Equality and Women’s Right Gender in Men’s Perspective in Islam” di Gedung Amcor Kampus 3, Rabu (22/5/2024).

Dosen Sastra Indonesia dan Antropologi Sosial Universitas Diponegoro, Suryanto hadir menjadi pemateri.

Suryanto memaparkan empat aspek untuk mengukur kesetaraan gender.

“Aspek untuk mengukur kesetaraan gender adalah akses, kontrol, manfaat, dan partispasi terhadap sumber daya,”

Ia kemudian menjelaskan tentang paradigma pembangunan berperspektif gender.

“Pertama, women in development, yaitu pembangunan yang melibatkan perempuan,” ucapnya.

Lanjut Suryanto, paradigma kedua adalah gender and development.

“Gender and development, yaitu tidak hanya fokus perempuan dan laki-laki, tapi bagaimana relasi antara keduanya,” imbuhnya.

Paradigma terakhir, sambungnya, adalah gender mainstreaming.

“Gender mainstreaming, yaitu dalam semua perencanaan kebijakan, program, dan proyek harus memperhitungkan kepentingan laki-laki dan perempuan,” ujarnya.

Suryanto pun menjelaskan tiga faktor kritis untuk mengimplementasikan gender mainstreaming.

“Hindari malebacklash atau reaksi negatif dari laki-laki yang apriori terhadap perjuangan tersebut,” tuturnya.

Ia menambahkan, perlu ada perhitungan nilai tradisional ke nilai modern.

“Perhitungkan nilai tradisional ke nilai modern. Dalam konteks laki-laki dan perempuan dikenal dengan transisi demografi kedua, jatuhnya angka perkawinan dan meningkatnya angka kumpul kebo dan perceraian,” paparnya.

Selain itu, Suryanto juga menekankan pentingnya perhitungan jebakan gender.

“Perhitungkan tentang gender trap. Kesetaraan tidak berarti kuantitatif, semua harus sama,” katanya.

Di akhir, ia menegaskan esensi kesetaraan gender bagi laki-laki dan perempuan.

“Kesetaraan adalah adanya kebersamaan, saling memahami, menghargai. Ada peran gender yang harus diperjuangkan,” pungkasnya.

Reporter: Revina Annisa

Sya’ban, Bulan Istimewa yang Sering Dilalaikan
SEMA UIN Walisongo Adakan Audiensi ke DPRD Kota Semarang, Bahas Kemiskinan hingga Hukum
Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja, FORMAKIP UIN Walisongo Gelar Seminar Career Boost
3 Tingkat Kecerdasan Finansial dan Strategi Investasi Masa Kini
Nizar Ali Sampaikan Wisuda sebagai Titik Awal Pengabdian kepada Masyarakat
TAGGED:esensi kesetaraan genderkesetaraan genderparadigma genderparadigma pembangunanuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
ArtikelMilenial

Lakukan Ini Saat Teman Curhat Supaya Tidak Adu Nasib!

Ayu Reza Wulandari
10 Juni 2024
SKM Amanat Gunakan Google Classroom untuk Belajar Jurnalistik Online
Melihat Egoisme Bekerja di Kasus Covid-19
Tips dan Trik Dapatkan Skor TOEFL 400+ ala Electro Tobib
Kampus dalam Belenggu Rekor
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: 3 Paradigma Pembangunan Berperspektif Gender
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: 3 Paradigma Pembangunan Berperspektif Gender
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?