
Amanat.id- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang meluluskan wisudawan dalam Sidang Senat Terbuka wisuda Sarjana (S.1) ke-101, Magister (S.2) ke-68 dan Doktor (S.3) ke-43 yang berlangsung di Auditorium II Kampus 3, Sabtu (22/8/2026).
Berdasarkan laporan Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo, wisuda periode Agustus 2026 meluluskan wisudawan dengan total 2.016 dan rincian sebagai berikut:
- Fakultas Syari’ah dan Hukum: 235 sarjana
- Fakultas Ushuluddin dan Humaniora: 209 sarjana
- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan: 463 sarjana
- Fakultas Dakwah dan Komunikasi: 216 sarjana
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam: 207 sarjana
- Fakultas Ilmu Sosial dan Politik: 132 sarjana
- Fakultas Psikologi dan Kesehatan: 104 sarjana
- Fakultas Sains dan Teknologi: 332 sarjana
- Pascasarjana: 46 orang doktor dan 72 magister
Rektor UIN Walisongo, Musahadi menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua wisudawan atas keterbatasan kapasitas tempat wisuda UIN Walisongo.
“Saya merasa harus minta maaf kepada orang tua wisudawan karena belum bisa menghadirkan ruangan yang nyaman untuk wisuda kali ini,” ujarnya saat diwawancarai secara langsung oleh Tim Amanat.id (22/8).
Musahadi melanjutkan, UIN Walisongo telah menyiapkan gedung dengan kapasitas yang cukup untuk dua pendamping setiap peserta wisuda.
“UIN Walisongo sudah membangun Gedung Pendidikan Vokasi yang di dalamnya terdapat aula besar dengan kapasitas 3.000. Kedepan kalau wisudawannya 1.000, ditambah dua orang pendamping berarti 3.000, itu bisa masuk semua,” katanya.
Ia memaparkan bahwa gedung tersebut hampir selesai dan dapat digunakan acara wisuda UIN Walisongo mendatang.
“Insya Allah wisuda yang akan datang sudah bisa digunakan. Gedungnya sudah bisa dilihat di depan rektorat sudah hampir jadi,” ungkapnya.
Wisudawan S1 Program Studi (Prodi) Bahasa Arab, Ro’khaitul Jannah mengaku terharu dapat melaksanakan wisuda UIN Walisongo.
“Rasanya campur aduk. Ada senangnya, leganya, dan tidak menyangka akhirnya bisa berada di titik ini,” katanya.
Meskipun telah menuntaskan pendidikan di perguruan tinggi, ia berharap bisa terus belajar dan mengembangkan potensi diri.
“Sebagai fresh graduate, ke depannya pastinya ingin terus berkembang dan tidak berhenti belajar,” ujarnya.
Reporter: Irbah Fatin


