
Amanat.id– Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-41, Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat mengadakan Sarasehan dan Temu Alumni di Auditorium 1 Kampus 1 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Rabu (10/9/2025).
Salah satu alumni SKM Amanat sekaligus Dosen Ilmu Seni Arsitektur Islam (ISAI) UIN Walisongo, Tolha menceritakan pengalamannya menjadi ilustrator hingga berkarir di Suara Merdeka.
“Di Amanat saya menjadi ilustrator, menggambar hitam putih untuk cerpen dan koran kampus, dan setelah lulus saya menjadi illustrator di suara Merdeka,” ucapnya.
Ia menuturkan perjalanan karirnya saat mengikuti tes di Suara Merdeka menggambar di kertas sebanyak 1 rim.
“Saya tesnya menggambar di kertas sebanyak 1 rim, dan salah satu dari pengawasnya lulusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang dulu mendampingi layout di Amanat,” ujarnya.
Alumni SKM Amanat sekaligus Redaktur Media Era Kini, Ahmad Baihaqi Arsyad menekankan pentingnya belajar di SKM Amanat.
“Saya belajar di Amanat 11 semester. Amanat memiliki ruang eksplor yang kaya, jadi manfaatkanlah hal tersebut,” ujarnya.
Menurut Arsyad belajar di SKM Amanat akan memiliki banyak pengalaman.
“Jika kalian tidak ingin jadi reporter, illustrator, jurnalis itu tidak masalah. Karena teman-teman yang punya pengalaman di Amanat memiliki nilai plus,” tuturnya.
Menurutnya anggota SKM Amanat memiliki pola pikir yang berbeda dari mahasiswa lainnya.
“Teman-teman yang berproses di Amanat pasti cara berpikir, cara memandang, dan cara bersikapnya berbeda dari mahasiswa lain,” katanya.
Ia berpesan untuk anggota SKM Amanat agar memanfaatkan fasilitas belajar.
“Jika teman-teman dimandati untuk menjadi illustrator atau layouter misalkan, maksimalkan dan manfaatkan hal itu. Selamat berproses di amanat, semoga berkah dan bermanfaat terutama nanti saat terjun di masyarakat,” tutupnya.
Reporter: Ragil Alfiyyah
Editor: Moehammad Alfarizy


