
Amanat.id – Kabut putih yang bergerak turun dari belakang bukit mengiringi langkah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menuju Dusun Wadas, Desa Rejosari, Kabupaten Semarang kala mendata kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Minggu (24/8/2025).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi aktif antara mahasiswa KKN dengan Pemerintah Desa Rejosari dalam menyiapkan KDMP di desa setempat.
Ketua KMDP, Oktavianto Tri Utomo menjelaskan alasan dibentuknya koperasi untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan.
“Dasar pembentukan KDMP ini untuk menghidupkan kembali ekonomi kerakyatan yang sudah puluhan tahun mati suri, ucapnya saat diwawancarai melalui Whatsapp, Minggu (24/8).
Okta memaparkan KMDP menjadi salah satu jalur distribusi penyaluran produk subsidi.
“KDMP menjadi jalur distribusi baru dari pemerintah pusat untuk penyaluran produk-produk bersubsidi dari pemerintah,” jelasnya.
Ia menuturkan data yang sudah diperoleh akan dijadikan sebagai acuan pengambilan keputusan.
“Survey yang dilakukan tim KKN akan dijadikan sebagai pedoman pengambilan keputusan dari program kerja KDMP Desa Rejosari sehingga pengurus memiliki gambaran dari rencana strategis yang akan dilakukan,” katanya.
Okta mengaku produk dari program KDMP sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Insya Allah sesuai, dikarenakan kebutuhan pokok masyarakat desa adalah sembako dan pupuk bersubsidi dengan harga yang tergolong murah,” tuturnya.
Meski tidak wajib mendaftar, sambung Okta, pengurus KDMP terus berusaha mensosialisasikan program ini kepada masyarakat.
“Jika ada masyarakat yang tidak mau mendaftar langkah dari kami selaku pengurus akan terus mengajak dan bersosialisasi untuk bergabung menjadi anggota, bila mana memang tidak mau mendaftar menjadi anggota maka tidak akan mendapatkan manfaat atau fasilitas dari KDMP,” terangnya.
Ia berharap KMDP dapat bermanfaat bagi masyarakat di Desa Rejosari.
“Harapannya, semoga KDMP Rejosari mempunyai visi menjadi koperasi desa yang jujur, profesional dan bermanfaat bagi anggota,” harapnya.
Salah satu anggota KDMP Desa Rejosari, Muhammad Solehan mendukung penuh kegiatan koperasi.
“Saya sudah ikut KDMP sejak awal karena banyak sekali keuntungan jika menjadi anggota KDMP,” ujarnya.
Warga Dusun Wadas, Paimah menuturkan, bantuan pupuk subsidi sangat membantu masyarakat.
“Dengan adanya pupuk subsidi ini kami sebagai petani akan merasa terbantu,” tuturnya.
Menurutnya bantuan dari KMDP dapat mengurangi pembelian pupuk dengan harga yang tinggi.
“Mengingat harga pupuk sekarang yang tergolong lebih tinggi dari harga-harga sebelumnya,” ucapnya.
Reporter: Saskia R. N.


