By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Anggota SKM Amanat Sempat Ditangkap Kepolisian saat Meliput Aksi Solidaritas Ojol Semarang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

Anggota SKM Amanat Sempat Ditangkap Kepolisian saat Meliput Aksi Solidaritas Ojol Semarang

Last updated: 30 Agustus 2025 5:40 am
Rizki Gojali
Published: 30 Agustus 2025
Share
SHARE
Aksi Solidaritas Ojol, SKM Amanat, Ojol Semarang, Demo Semarang, Pers Mahasiswa
Kondisi chaos dan tembakan gas air mata massa aksi yang bertahan di sekitar Polda Jateng, Sabtu (30/8) pukul, 02.30 dini hari. (Amanat/Giezka).

Amanat.id- Salah satu anggota dari Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat sempat ditangkap oleh kepolisian saat sedang meliput aksi solidaritas untuk ojol di depan Polisi Daerah (Polda) Jawa Tengah, Jumat (29/8/2025).

Johan Aufa Sujito ditangkap saat sedang mendokumentasikan massa aksi yang sedang dipukuli oleh kepolisian saat sedang chaos. Johan sendiri sudah menggunakan identitas persnya berupa id card SKM Amanat dan membawa kamera untuk dokumentasi.

Johan Aufa Sujito dibebaskan dari Polda Jateng, Sabtu (30/8) pukul 03.30 dini hari setelah ditangkap pada Jumat (29/8) pukul 05.30 sore.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, Fajar Dika sempat kesulitan untuk menemui massa aksi yang ditangkap kepolisian.

“Tim Advokasi Suara Aksi belum bisa masuk mendampingi massa aksi yang ditangkap,” katanya.

Ia mengatakan kepolisian sempat menghalangi LBH dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang untuk mengunjungi massa aksi yang ditangkap.

“Kami sedang mencoba kembali mendorong agar kepolisian membuka akses bantuan hukum,” ujarnya.

Hingga saat ini, menurut LBH Semarang, massa aksi yang diamankan di Polda Jateng diperkirakan berjumlah 45 dan salah satunya adalah anggota SKM Amanat.

“Kami masih kesulitan bersama mahasiswa. Masih menunggu dan berkumpul menjemput massa aksi. Kabarnya ada dua mahasiswa, salah satunya adalah pers mahasiswa dari SKM Amanat yang sedang melakukan kerja jurnalistik” tuturnya.

Ia juga menyayangkan tindakan kepolisian yang arogan dan sempat menghalang-halangi untuk menemui massa yang ditangkap.

“Ini mandat dari UU, apabila dari seorang ditangkap tidak diberikan akses bantuan hukum maka aparat kepolisian menjadi institusi yang tidak profesional dan melanggar hukum,” katanya.

Pemimpin Umum SKM Amanat, Rio Ramadhan menyayangkan tindakan polisi yang arogan kepada massa aksi.

“Sangat disayangkan, apa yang dilakukan aparatur polisi di samping kerja jurnalistik dilindungi UU kita masih tetap ditangkap,” imbuhnya.

Padahal menurut Rio, anggota SKM Amanat yang sedang bertugas pada aksi solidaritas untuk ojol sudah menjaga jarak dan berhati-hati.

“Meskipun kita menjaga jarak daripada aksi massa itu sendiri, tetap saja ketika kondisi tidak terkendali masyarakat dan jurnalis dianggap sama dan ditangkapi,” katanya.

Rio menceritakan Johan bertugas mendokumentasikan aksi di Polda Jateng dengan membawa kamera dan menggunakan perlengkapan identitas pers dari SKM Amanat.

“Johan kru magang kami, waktu kejadian kita sedang melipir di warung sedang mencuci muka dan makan. Kami mencoba mengambil liputan dari apa yang diterima oleh massa kondisi yang tidak terkendali dan rekan kami ditangkap,” ujarnya.

“Padahal secara SOP kita sudah mengikuti prosedur berupa identitas jurnalis, tapi kami tetap ditangkap,” lanjutnya.

Salah satu anggota SKM Amanat lainnya yang ikut meliput aksi bersama Johan, Alfarizy menjelaskan Johan yang sempat tidak ada kabar dan ternyata ditangkap kepolisian.

“Saat ada pemukulan massa aksi, kami keluar bertiga untuk dokumentasi. Setelah itu Johan sudah tak ada kabar,” katanya.

Alfarizy mengetahui Johan ditangkap ketika Johan sempat menghubunginya melalui handphone.

“Setelah mencari selama kurang lebih dua jam, akhirnya Johan menghubungi melalui hp temannya saat ditahan,” jelasnya.

Ia sangat menyayangkan tindakan polisi yang tidak menghargai kerja jurnalistik.

“Cukup disayangkan karena kerja-kerja jurnalistik harusnya dilindungi hukum,” tambahnya.

Reporter: Gojali

Jalin Komitmen dan Silaturahmi, SKM Amanat Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja
SEMA UIN Walisongo Klarifikasi Soal Penggunaan Foto Amanat Tanpa Izin di Pedoman PBAK 2025
Demo Tak Terkendali, Puluhan Mahasiswa Luka-luka Hingga ditangkap Polisi
Buntut Ricuh di Stadion Jatidiri, Suporter Semarang Gelar Aksi Tuntut Tindakan Represif Polisi
Belajar Menjadi Kartunis Bersama Komunitas Gold Pencil Semarang
TAGGED:aksi solidaritas ojoldemo 2025demo semarangojol semarangpers mahasiswaskm amanat
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Ma'had UIN Walisongo, Wajib Ma'had
UIN WalisongoVaria Kampus

Wajib Ma’had Jadi Syarat KRS dan Sidang Skripsi Maba UIN Walisongo 2023

Erika Layliyah
18 April 2023
Buktikan Produktivitas Kru, Walisongo TV Bakal Gegerkan Balai Kota Semarang
Sejak Itu
Jangan Tanya Kapan Nikah
Membangun Karir Sejak Kuliah
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Anggota SKM Amanat Sempat Ditangkap Kepolisian saat Meliput Aksi Solidaritas Ojol Semarang
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Anggota SKM Amanat Sempat Ditangkap Kepolisian saat Meliput Aksi Solidaritas Ojol Semarang
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?